Have an account?

MENJADI FAKULTAS PELOPOR dan UNGGUL dalam PENGEMBANGAN ILMU,TEKNOLOGI,dan PROFESI berbasis PENELITIAN pada tahun 2020

Forgot your password?

Forgot your username?

FPIPS UPI News
Selasa, 01 Maret 2011 - 13:59:54 WIB
Mahasiswa Bidik Misi Fpips Bertemu Mendiknas
Diposting oleh : Dewi Turgarini,S.S. MM.Par
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 1467 kali

Kehadiran Mendiknas pada hari Senin (28/11/2011) sontak membuat civitas academika Universitas Pendidikan (UPI) menjadi begitu bersemangat.  Para pimpinan dan khususnya Bidang Akademik Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum, Dr. Cecep Darmawan S.Pd, S.Ip, MM serta Dr. Suwatno Fakhrudin Kepala Hubungan Masyarakat berkoordinasi untuk mempersiapkan mahasiswa Bidik Misi untuk bergegas menyiapkan diri menyambut kehadiran Mentri di Balai Pertemuan Upi.

 

Delegasi rombongan kemudian pertama hadir di Partere, disambut langsung oleh Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. Delegasi rombongan tersebut adalah Mentri M. Nuh bersama stafnya yaitu. Dirjen Dikti Joko Santosa, Sukemi (Staf Khusus Mendiknas), Ibnu Hamad (Kepala Pusat Informasi), Soetiono (Kepala Bidang Humas).  Rektor dari perguruan tinggi pun hadir dalam rombongan ini yaitu Prof. Dr. Akmaloka  (ITB) dan Prof. Dr. Ganjar Kurnia, DEA Rektor Universitas Padjadjaran.  Sedangkan para pimpinan UPI yang hadir adalah Prof. Dr Furqon (PR I), Prof. Dr. Idrus Afandi (PR II), Prof. Dr. Abin (MWA), Prof. Dr. Endang Somantri (SA), Dr. Suwatno Fakhrudin (Humas).   

 

Setelah berbincang-bincang bersama di Partere, semua rombongan lalu menuju Balai Pertemuan UPI.  Di gedung ini telah hadir ratusan mahasiswa serta civitas academika UPI yang telah menunggu kehadiran sang Menteri.  Rektor UPI pun atas nama mahasiswa mengucapkan terima kasih atas kehadiran Mendiknas. Ia pun menginformasikan bahwa mahasiswa Bidik Misi UPI seluruhnya berjumlah 415 orang dan mereka mendirikan Forum Komunikasi Silahturahmi Bidik Misi UPI.

 

Sang Mentri dengan bersahaja kemudian mengajak para peserta acara hari itu untuk melantunkan Shalawat Badar yang diikuti oleh semua peserta .  Ia menyatakan terima kasih atas sambutan yang diberikan, karena dirasakan sangat menyenangkan baginya. “Memang benar keadaan sosial ekonomi memang berada di bawah, namun bukan berarti semangat juang dan motivasi luntur dalam menghadapi masa depan.  Karena kemuliaan bukan terletak pada penampilan kita namun pada semangat.  Faktanya menunjukkan bahwa para pimpinan UPI pun menunjukkan tekad itu, buatlah kondisi kita semakin bertambah baik.  Kemuliaan kita dan semangat kita akan memotong mata rantai kemiskinan terutama dari sisi pendidikan.  Hanya pendidikan terbaik lah diperoleh di Universitas Pendidikan Indonesia.” Ujar M. Nuh disambut applause yang membahana di BPU.

 

Ia pun mengundang beberapa mahasiswa peserta Bidik Misi  untuk menceritakan latar belakang keluarga serta cita-citanya.  Suasana haru begitu menyelimuti gedung tersebut, karena dengan menyimak satu persatu kondisi realitis yang dihadapi mahasiswa memang memprihatinkan.  Kondisi orang tua yang terbatas dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari bagi mereka dirasakan tidak mungkin untuk bermimpi dapat mengikuti pendidikan kuliah di UPI.  Cita-cita yang tinggi yang berkeinginan menjadi presiden, menjadi guru yang dapat mendidika kalangan yang tidak mampu serta keinginan untuk memberangkatkan orang tua ke tanah suci adalah sebagian dari aspirasi terdalam dari para mahasiswa.  Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat mendengarkan cerita haru dan perjuangan para mahasiswa tersebut. 

 

“Program Bidik Misi adalah suatu tradisi dan bukan hanya janji yang terpenting adalah selalu menyiapkan diri.  Karena hanya orang yang mempersiapkan diri dengan baik lah yang akan mampu berkompetisi. Asah dan gosoklah diri kalian menjadi berlian dan mutiara, sudah saatnya kita menggali semua potensi diri secara optimal.  Selalu sisihkanlah 2.5 % bagi adik-adik kalian yang tidak mampu, dengan bersedekah akan semakin tinggi nilai hakekat ikhlas. Tradisikanlah selalu berjalan lurus, sesuai prinsip moralitas dan kebenaran.  Jangan khawatir bila menghadapi masalah, karena pada dasarnya semua masalah itu akan diambil alih oleh yang Maha Kuasa. Saya yakin bahwa kalian akan menjadi orang yang sukses pada 10 hingga 15 tahun mendatang.”paparan pamungkas sang Menteri di sore hari tersebut.




0 Komentar :

Komentar Dengan Facebook