Have an account?

MENJADI FAKULTAS PELOPOR dan UNGGUL dalam PENGEMBANGAN ILMU,TEKNOLOGI,dan PROFESI berbasis PENELITIAN pada tahun 2020

Forgot your password?

Forgot your username?

FPIPS UPI News
Kamis, 18 April 2013 - 09:54:18 WIB
Urgensi Perpaduan Ilmu Pengetahuan Dengan Etika, Akhlak Dan Moral
Diposting oleh : Dewi Turgarini,S.S. MM.Par
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 484 kali

Universitas Pendidikan Indonesia melangsungkan prosesi wisuda gelombang I di Gymnasium pada 17 April 2013.  Pada kesempatan Enggartisto Lukita Ketua Ikatan Alumni UPI untuk memberikan orasinya kehadapan 2.174  lulusan wisudawan pada gelombang ini.

Ia menyampaikan kepada para alumni agar sadar secara moral memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan sarjana dari bidang lainnya.  Predikat UPI sebagai universitas pendidikan yang saat ini merupakan satu-satunya di Indonesia menuntut para alumninya untuk membuktikan sudah sesuaikan perilaku kehidupan dengan gelar yang dimiliki.

Almamater hanya memberi bekal awal dan dasar-dasarpengetahuan untuk diterapkan dalam kondisi real saat saudara semua terjun ke masyarakat.  Penerapannya pun sama sekali tidak boleh sekedar mengulangi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.  Tapi yang terpenting adalah memadukan antara ilmu pengetahuan dengan etika, akhlak dan moral.  Setiap orang boleh lebih pandai, tetapi kepandaian tidak akan ada artinya manakala dia tidak bermoral.

Ia menyampaikan dua isu penting yang ramai dibicarakan masyarakat adalah pertama adalah ujian nasional penyelenggaraan tahun ini tidak berjalan baik karena ketidaksiapan dari panitia penyelenggara. Kedua adalah adanya rencana perubahan kurikulum dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2013.  Perubahan dan penyesuian kurikulum serta perubahan metode pengajaran memang diperlukan sebagai antisipisasi terhadap perkembangan jaman dan kemajuan teknologi.  Namun demikian perubahan tersebut jangan pernah dilakukan sebagai reaksi atas satu peristiwa yang terjadi.

Pendidikan dan pengajaran adalah dua hal yang sangat berbeda  dan kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaran kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum lebih terkait pada pelajaran dan pengajaran.  Sementara pendidikan selain menyangkut materi akademis tetapi juga menyangkut masalah etika, norma, moral dan budi pekerti dan karenanya perlu ditinjau dari aspek sosiao ekonomi, budaya setempat serta demografi.

“Itu sebabnya alumni UPI bertanggungjawab sebagai materi akademis juga bertanggung jawab atas etika dan moralitas peserta didik.  Pendidikan harus dilakukan oleh orang  yang memiliki pengalaman dalam pendidikan.  Bila tidak, lengkaplah carut-marut dunia pendidikan dan kita mempertaruhkan masa depan bangsa dan negara.  Sebagai alumni saya berharap agar para alumni agar memegang teguh bersikap kritis, idealis, dan proaktif yang menjadi ciri khas kehidupan mahasiswa.  Pendidikan yang paripurna yang menyangkut aspek akademis, dan juga etika, perilaku dan budi pekerti akan menentukan wajah dan masa depan bangsa.” Ujarnya.

“Kemana pun saudara melabuhkan masa depan dan pengabdian, tunjukkan bahwa alumni UPI memang berbeda dengan universitas negeri yang lainnya.  Karena hanya kita yang mengerti makna dan maksud pendidikan dalam arti yang sebenarnya, dan karenanya kita wajib mewarnai dunia pendidikan Indonesia.  Jangan kecewakan para dosen dan Guru Besar yang telah mendidik dan membagikan ilmunya dengantulus dan sepenuh hati.  Berbuatlah dan lakukanlah perubahan yang menuju perbaikan bagi bangsa ini dimanapun saudara-saudara akan bekerja.  Marilah bergabung bersama-sama memberikan kontribusi nyata untuk pendidikan bangsa dan negara demi menjunjung tinggi almamater.” Pungkasnya dengan tegas (Teks Dewi Turgarini Foto Deni Nurahmat)

 




0 Komentar :

Komentar Dengan Facebook