News Archive

Kedatangan Tamu Internasional dari Negara Tetangga

Riki Ridwana,S.Pd.M.Sc

16 Apr 2019

904

Oleh: Agil Akbar Fahrezi (SaIG, 1807716)

‘Selamat datang di Indonesia’, kalimat pertama yang kami ucapkan pada hari itu. Pada hari Kamis, 11 April 2019, Departemen Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia kedatangan tamu yang luar biasa, tamu internasional. Pada hari itu SMK Telok Panglima Garang, Selangor, Malaysia melakukan kunjungan studi banding ke Departemen Pendidikan Geografi FPIPS UPI. Kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian acara Progam Pengantarbangsaan dan Eksplorasi Jawa Barat yang dilaksanakan oleh SMK tersebut.

Persiapan yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa Departemen Pendidikan Geografi hanya dilakukan selama satu hari karena informasi yang datang terlambat, namun dengan demikian, hal itu bukan menjadi suatu halangan bagi kami semua karena selama niatnya lurus maka semua akan di rahmati oleh Sang Maha Kuasa. Sebelum mereka berkunjung ke UPI, mereka melakukan beberapa studi banding lainnya di daerah puncak, daerah Kawah Putih dan lain sebagainya.

Pagi hari yang cerah itu diawali dengan hangatnya sinar matahari yang menyinari Kota Bandung, persiapan dimulai dari pukul 8 pagi. Beberapa mahasiswa dan staff Departemen menyiapkan ruangan di ruang pertemuan lantai 4 FPIPS UPI. Persiapan sound system, proyektor, laptop, kursi, dan konsumi menjadi persiapan utama kami. Seiring waktu berjalan, kami mendapat kabar bahwa peserta studi banding akan datang terlambat, sehingga kami harus menunggu lebih lama. Waktu menunjukan pukul 11 siang, kami mendapat kabar dari ketua program studi SaIG, Bapak Lili bahwa waktu kunjungan mereka di Labschool telah selesai dan segera menuju FPIPS UPI. Beberapa rekan kami menunggu di lantai pertama untuk mengarahkan peserta menuju ruangan.

Pada pukul 11 lebih, akhirnya peserta tiba di ruang pertemuan lantai 4 FPIPS UPI. Rasa bingung mulai bermunculan di benak kami selaku panitia karena kami bingung harus berbicara menggunakan bahasa Indonesia atau Inggirs, karena ada sebagian peserta khususnya guru dari negara tetangga tersebut yang berbicara dalam bahasa Inggris yang campur dengan bahasa Melayu. Namun kendala bahasa ini dapat diselesaikan karena ternyata sebagian besar peserta studi banding mampu memahami bahasa Indonesia, namun kami sebagai panitia memiliki sedikit kendala. Acara dibuka oleh Dekan FPIPS UPI dan dihadiri oleh beberapa dosen senior di lingkungan Departemen Pendidikan Geografi UPI, termasuk Bapak Prof. Darsiharjo, Bapak Drs. Wahyu, M.Si, Ibu Dr. Epon Ningrum dan dosen lainnya.

Pemaparan materi dilakukan oleh Bapak Dr.rer.nat. Nandi didampingi oleh Bapak Dekan Dr. Agus Mulyana, M.Hum dan Bapak Dr. Lili Somantri, M.Si. Materi yang disampaikan mengenai pengenalan Departemen Pendidikan Geografi beserta prodi-prodi yang ada beserta profil mengenai prodi-prodi tersebut termasuk kegiatan kemahasiswaan, dan kegiatan praktikum lapangan. Bapak Nandi memberikan materi dengan sangat khidmat, beliau menjelaskan dengan mencampurkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia agar peserta lebih mengerti isi dari pemaparan materi tersebut. Setelah pemaparan profil Departemen dan jurusan selesai, acara dilanjut dengan memaparkan materi mengenai kondisi geografi Jawa Barat. Namun ditengah pematerian ada seorang peserta yang jatuh sakit karena kedinginan dan kami selaku panitia membawa dia untuk istirahat di ruang Prodi SaIG.

Setelah semua pematerian selesai agenda selanjutnya adalah kunjungan ke lab SIG untuk melihat langsung proses praktikum kartografi prodi SPIG. Peserta terlihat sangat tertarik untuk mengamati praktikum ini, banyak dari mereka yang penasaran dan menanyakan berbagai hal mengenai kartografi kepada mahasiswa SPIG yang sedang melakukan praktikum. Selain dari praktikum kartografi, peserta juga penasaran mengenai alat-alat survei yang ada di lab SPIG sendiri. Pada awalnya kami selaku panitia juga memberikan penjelasan terhadap alat-alat ini, namun karena memang bukan keahlian utama kami, kami mempersilahkan kepada mahasiswa yang lebih menguasai untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai alat-alat tersebut.

Waktu tak selalu berpihak kepada kami, peserta studi banding tidak bisa berlama-lama karena harus mengunjungi tempat lain. Kami mengakhiri studi banding ini dengan melakukan sesi foto di depan gedung FPIPS UPI bersama guru dari peserta, panitia dan dosen. Kunjungan yang terasa singkat namun sangat melekat di kami selaku panitia karena kami merasa terhormat untuk menerima tamu Internasional dan bahkan bisa berbincang-bincang bersama. Hal ini juga menjadi salah satu keuntungan bagi prodi SaIG karena untuk pertama kalinya prodi SaIG dapat dikenal dikancah Internasional, kami berharap studi banding seperti ini tidak hanya terjadi sekali, namun lebih banyak lagi sehingga dapat memperkenalkan prodi SaIG di Indonesia dan bahkan di dunia.


Related News You May like

INI MAHASISWA

24 Mar 2013

1

INI MAHASISWA

Read More

PEMBEKALAN BAGI CALON

19 Dec 2011

1911

PEMBEKALAN BAGI CALON

Read More
`