News Archive

Pelatihan Pengelolaan Jurnal Online di Lingkungan FPIPS

Riki Ridwana,S.Pd.M.Sc

06 Oct 2018

49

Sabtu (6/10) telah dilaksanakan pelatihan pengelolaan jurnal online di lingkungan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia. Acara yang digelar di GH. Universal Jl. Setiabudhi No. 376 Bandung ini, diikuti oleh masing-masing dua orang perwakilan dosen dari setiap program studi di lingkungan FPIPS yang berjumlah 24 orang. Turut hadir pada acara tersebut Dekan FPIPS Dr. Agus Mulyana, M.Hum; Wakil Dekan I Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd; Wakil Dekan II Dr. Aceng Kosasih M. Ag; Wakil Dekan III Dr. Hj. Siti Nurbayani K, S.Pd., M.Si; dan jajaran pejabat fakultas lainnya.

Acara yang dimulai Pukul 08.00 – 15.30 WIB diawali oleh sambutan yang disampaikan oleh Dekan FPIPS sekaligus secara resmi membuka acara. “Pengelolaan jurnal membutuhkan tenaga ekstra bahkan sering disebut kerja gila, sehingga ketika tidak memiliki rasa mencintai dan semangat tentu akan membebani” ungkap Agus Mulyana. Selain itu beliau menyampaikan “Dekanat dibantu oleh Faiz Urfan, M.Pd sampai dengan saat ini sering meluangkan waktu untuk mengedit artikel yang masuk, bagi saya ketika kita memiliki jurnal terakreditasi bagaikan memilki emas. Maka ketika pengelolaannya dilakukan secara serius dengan sendirinya tulisan-tulisan akan banyak masuk. Selain itu untuk memperoleh artikel yang banyak dapat menggunakan tugas artikel karya mahasiswa S-2 dengan mengkoordinasikan dengan dosen senior yang mengajar di pascasarjana, meskipun nantinya masih perlu kerja ekstra untuk mengedit. Saat ini di FPIPS ada 12 jurnal dan diantaranya tiga jurnal yang sudah terakreditas SINTA, kami harapkan yang sudah terakreditasi dapat meningkatkan kualitasnya, kemudian sisanya sembilan jurnal lagi untuk ikut didaftarkan akreditasi SINTA pada tahun 2019”.

Acara penyampaian materi pertama disampaikan oleh narasumber Dr. Uwes Fatoni, M.Ag dari Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Korda Jawa Barat, yang dimoderatori oleh Faiz Urfan, M.Pd. Membuka materi narasumber memperkenalkan apa itu RJI, kemudian dipaparkan permasalahan-permasalahan pengelola jurnal diantaranya pengelola jurnal tidak terlatih OJS (Open Journal System), kekurangan naskah (penulis 60% eksternal), kualitas substansi artikel belum baik, infrastruktur dan dana terbatas (hosting, ISSN, crossres, cek plagiarisme), dan dukungan pimpinan tidak ada, namun masalah yang terakhir ini tidak terjadi di FPIPS. Kelebihan pengelola jurnal antara lain memiliki relasi luas; pengelola jurnal terlatih untuk menulis, mengedit, dan mempublikasikan jurnal; dan cepat menjadi guru besar.

E-Publishing di OJS terdiri dari manajemen situs (IT Support), manajemen jurnal (journal manager), manajemen penerbitan (editor, section editor, reviewer, copy editor, layout editor, proofreader). Tahapan akreditasi antara lain memiliki E-ISSN, ruang lingkup jurnal, etika publikasi, terbitan bersifat ilmiah (adanya proses review), minimal dua tahun berturutan, satu tahun minimal dua nomor, indeksisasi nasional (SINTA, ISJD, Portal Garud, Moraref, Indonesia one search). Selain itu pastikan terdapat gaya selingkung website, rekam jejak publikasi editor dan reviewer, kerja reviewer, kerja reviewer ada di OJS, petunjuk dan template penulisan, statistic akses tertelusur, dan google scholar journal.

Setup jurnal terdiri dari header nama jurnal yang menggambarkan isinya, terdapat menu, deskripsi jurnal dengan menyertakan nomor ISSN yang bertaut kepada website LIPI dan terdapat juga di dalamnya scope jurnal. Cara membuat blok antara lain editorial board, aim and scope, author guidelines, online submissions, reviewer acknowledgement, abstracting and indexing, dan publication ethic. Cara membuat custom block manager masuk ke journal manager, system plugin, generic plugin. Custom block manager isinya adalah side menu, template, tools, dan visitor.

Materi kedua dilanjutkan Pukul 13.00 WIB setelah sebelumnya diselingi istirahat terlebih dahulu. Materi ini disampaikan oleh narasumber yang masih berasal dari Relawan Jurnal Indonesia (RJI) yakni, Aldy Rialdy Atmadja, M.T. Beliau menyampaikan “kenapa perlu indeksasi jurnal? Salah satunya jurnal terindeks dapat memperoleh keuntungan jika mau ditujukan untuk kepentingan entrepreneur, seperti halnya jurnal-jurnal yang terdapat di luar negeri kebanyakan berbayar.”

DOAJ (Directory of Open Access Journals) direktori yang terbuka dan bebas untuk diakses sehingga berbeda dengan jurnal yang tertutup. DOAJ dapat diakses di www.doaj.org, cara mendaftarkannya dengan klik menu apply dan melengkapi 58 isian yang dipersyaratkan, proses pendaftaran membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Hal penting untuk submit ke DOAJ adalah dengan mempersiapkan persyaratan yang diminta dan sejumlah artikel (minimal lima artikel) yang sudah siap untuk dipublikasikan.

SINTA adalah upaya kemenristekdikti untuk memantau riset termasuk juga memantau guru besar apakah produktif dalam riset atau tidak. Selain itu dengan SINTA dapat diketahui kualitas jurnal yang ada di Indonesia yang dibagi menjadi baik, menengah, dan buruk. SINTA dapat dikatakan meniru sistem yang ada pada https://www.scimagojr.com/. Terakhir para peserta disarankan dan diajak langsung oleh pemateri untuk membuat akun di Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional) di arjuna.ristekdikti.go.id, sebagai langkah awal untuk mempersiapkan submit akreditasi jurnal.


Related News You May like

Revitalisasi Tutorial

16 Jul 2018

62

Revitalisasi Tutorial

Read More

OSN MAPEL IPS DI MANADO

29 Jul 2011

1

OSN MAPEL IPS DI MANADO

Read More
`