Profil

KELEMBAGAAN

FPIPS dipimpin oleh seorang Dekan yang  dibantu oleh  Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan SDM,Wakildekan Bidang Kemahasiswaan. Selain itu juga dibanu oleh 5 ketua Departemen, 5 sekretaris Departemen, 7 Ketua Prodi dan 2 Sekretaris Prodi,serta didukung oleh pelaksana administrasi yaitu: Seorang KBTU; Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan;Kepala Sub Bagian Keuangan dan SDM;Kepala Sub Bagian Umum dan Perlengkapan.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mempersiapkan sumberdaya manusia dalam bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di berbagai jenis dan jenjang pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial untuk berbagai jenis keahlian dan profesi.

Departemen dan Program Studi

  1. Departemen/Program Studi  Pendidikan Kewarganegaraan

Departemen ini secara khusus mendidik mahasiswa untuk menjadi guru profesional dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Tata Negara. Berbagai rumpun studi seperti politik kenegaraan, kewarganegaraan, hukum, dan moral dibina dan dikembangkan oleh Departemen ini. Mahasiswa diarahkan untuk mempelajari berbagai aspek pendidikan dan pengajaran ketatanegaraan, kewarga negaraan, dan Pancasila. Pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran bidang bidang tersebut dibahas dan dipelajari secara mendalam dengan semangat dan kemampuan profesional tinggi, baik dalam kegiatan akademik perkuliahan, maupun dalam jurnal Civicus, (ISSN:1412-5463) jurnal milik Departemen ini. Prodi Pendidikan Kewarganegaraan telah memperoleh akreditasi BAN PT, dengan Peringkat A. Selain itu, prodi PKn sedang dalam proses pengajuan untuk memperoleh rekognisi internasional dari AUNQA.

  1. Departemen/Program Studi Pendidikan Sejarah

Disiplin sejarah dikelompokkan sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, meninggalkan tradisi lama yang memasukkannya sebagai bagian dari humaniora. Mendidik mahasiswa menjadi guru profesional dalam sejarah nasional, sejarah dunia dan sejarah kebudayaan. Pada Departemen ini mahasiswa dididik berfikir kritis dalam membahas berbagai peristiwa sejarah yang terjadi baik di wilayah Nusantara, Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Mahasiswa diajak pula menganalisis berbagai masalah sejarah lokal dan sejarah tematis seperti sejarah perekonomian, sejarah lokal dan pendidikan. Secara profesional mahasiswa juga didididk untuk mengembangkan keterampilan dalam pendidikan sejarah, Sosiologi dan Antropologi. Inovasi dalam pendidikan sejarah diperkenalkan oleh tenaga pengajar pada bidangnya sebagai bahan kajian profesional. Departemen ini memiliki jurnal ilmiahHISTORIA. (ISSN : 0215-1073). Prodi Pendidikan Sejarah telah memperoleh akreditasi BAN PT, dengan Peringkat A.

  1. Departemen/Program Studi Pendidikan Geografi

Pendidikan Geografi pada awalnya berupa Kursus B1 Ilmu Bumi, yang didirikan sejak tahun 1961 dibawah FKIP Universitas Padjadjaran. Departemen Geografi mendidik mahasiswa untuk mempelajari berbagai kajian dalam disiplin geografi, untuk dipersiapkan menjadi guru professional. Persoalan lingkungan aktual (fisik, social dan budaya) yang terjadi dalam masyarakat senantiasa dianalisis di prodi ini. Berbagai keterampilan teknis yang berkaitan dengan geografi maupun berbagai persoalan kependidikan geografi, baik yang konseptual maupun teknis dianalisis dan diajarkan secara mendalam dan professional. Sebagian besar lulusannya menjadi Guru Geografi dan Guru Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di SMP/MTs dan SMA/MA. Namun demikian, ada pula beberapa lulusannya yang bekerja di Departemen Transmigrasi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Departemen Pertambangan, dan Jawatan Topografi Angkatan Darat. Dalam forum akademik internasional, Departemen Pendidikan Geografi setiap dua tahun sekali menyelenggarakan International Geography Seminar (IGEOS). Departemen Pendidikan Geografi sampai saat ini memiliki jenjang S1, S2 dan Strata 3. Departemen ini memiliki jurnal ilmiah GEA. (ISSN : 1412-0313). Prodi Pendidikan Geografi telah terakreditasi BAN PT dengan Peringkat A.

  1. Program Studi Survey Pemetaan dan Informasi Geografi (SPIG)

Prodi SPIG dibuka mulai tahun akademik 2008. Prodi ini berada di bawah Departemen Pendidikan Geografi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan jenjang Diploma III (D III). Calon mahasiswa dipersyaratkan lulusan SMA/Aliyah Jurusan IPA dan IPS, lulus tes seleksi tertulis dan tes kesehatan. Kehadiran prodi ini dilatarbelakangi kebutuhan tenaga surveyor yang semakin meningkat. Proporsi perkuliahan di dalam kelas (indoor) dengan praktikum di luar kelas (outdoor) diseimbangkan. Kegiatan praktikum terdiri atas : Praktikum Mata Kuliah, Ekskursi dan Field Camp. Dosen sebagian besar terdiri atas dosen Departemen pendidikan Geografi UPI, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Nasional (ITENAS), lulusan Strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, telah dan akan terus dilakukan kerjasama dengan berbagai lembaga, seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Ikatan Surveyor Indonesia (ISI), Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan lembaga terkait lainnya. Lulusannya, sebagian besar menjadi surveyor ahli madya di berbagai jasa konsultan, Pertamina, dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Prodi SPIG terakreditasi BAN PT dengan Peringkat B.

  1. Program Studi Pendidikan IPS

Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) didirikan di FPIPS UPI pada tahun 2009 dengan visi sebagai program studi yang terkemuka dan unggul (leading and outstanding) yang direalisasikan dalam bentuk penyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan guru IPS yang profesional, yaitu guru yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 mengenai Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Program studi ini bertujuan untuk 1) menghasilkan calon guru IPS bergelar Sarjana Pendidikan IPS yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif yang mampu mengintegrasikan disiplin ilmu-ilmu sosial dalam pembelajaran IPS di sekolah menengah, khususnya SMP dan MTs; 2) menghasilkan calon guru IPS profesional yang memiliki pandangan kritis, berpikir komprehensif dalam pendidikan IPS dan selalu menggunakan unsur keilmuannya untuk memberikan layanan profesional kepada peserta didik dalam menghadapi persoalan sehari-hari; 3) menghasilkan calon guru IPS yang responsif terhadap persoalan-persoalan sehari-hari seperti kemajemukan (multikultur), kerusakan lingkungan hidup, penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan, dan lain-lain, dan memiliki keahlian dalam mengkaji persoalan tersebut secara terpadu dalam pembelajaran IPS di sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, perkuliahan dalam Program Studi Pendidikan IPS mengacu pada Kurikulum Pendidikan IPS yang di dalamnya memiliki matakuliah keahlian bidang studi IPS yang terpadu yang tidak menggunakan nama matakuliah disiplin ilmu sosial. Selain itu, mahasiswa program studi ini juga dibekali dengan matakuliah perluasan dan pendalaman secara terpadu berupa matakuliah tentang isu-isu tertentu yang berkembang dalam masyarakat seperti lingkungan hidup, kependudukan, kemajemukan dan pendidikan antikorupsi. Selain Jenjang S1, Pendidikan IPS tersedia juga Jenjang S2 dan Strata 3. Perkuliahan dibimbing oleh dosen-dosen berpendidikan S-2 dan S-3 yang berlatarbelakang Pendidikan IPS. Prodi ini terakreditasi BAN PT, dengan Peringkat A.

  1. Program Studi Manajemen Resort & Leisure (MRL)

Program studi ini didirikan sejak tahun 2015. Program studi Manajemen Resort & Leisure mempelajari aspek pengelolaan, perencanaan dan pengembangan kepariwisataan khususnya bidang Resort & Leisure. Program studi ini merupakan lembaga pendidikan tinggi bidang Pariwisata yang menyelenggarakan proses belajar mengajar untuk tingkat sarjana, yang didalamnya mengkaji dan mengembangkan keilmuan serta praktek mata kuliah yang berkaitan dengan aspek kepariwisataan termasuk didalamnya adalah sumber daya alam, ekonomi dan sosial budaya sebagai ilmu dasar pengembangan pariwisata. Bidang kajiannya meliputi aspek kepariwisataan secara luas, namun terspesifikasi dalam bidang manajemen Resort dan Leisure. Mereka juga dibekali dengan teori dan pengalaman praktis agar mampu menyusun tema dan konsep resort & leisure dengan tetap memperhatikan prinsip ekonomis dan lestari yang berbasis kemasyarakatan, budaya dan agama.

Sistem Pembelajaran pada Program Studi Management Resort & Leisure tidak saja mempersiapkan lulusannya untuk menjadi seorang manajer pada suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang kepariwisataan, tetapi juga mengarahkan lulusannya untuk dapat menciptakan lowongan/kesempatan kerja. Secara akademis, kompetensi lulusan MRL diarahkan untuk memahami kelayakan pariwisata, tata ruang kepariwisataan, manajemen berbagai usaha wisata, manajemen akomodasi dan transportasi, serta kemampuan dasar kewirausahaan di bidang kepariwisataan melalui pendidikan, pelatihan, praktek lapangan, dan praktek penyelenggaraan pertunjukkan dan atraksi wisata. Lulusan MRL harus memiliki pemahaman pengetahuan kepariwisataan baik nasional maupun internasional yang mampu merencanakan, mengelola dan mengembangkan resort & leisure yang dilandasi kaidah-kaidah keilmuan dan profesi. Lulusannya bergelar Sarjana Pariwisata (S.Par). Prodi ini terakreditasi BAN PT, dengan Peringkat A.

  1. Program Studi Manajmen Indsutri Katering (MIK)

Prodi ini berdiri sejak tahun 2015. Visi Program Studi Manajmen Industri Katering adalah menjadi program studi pelopor dan unggul dalam bidang ilmu Manajmen Katering berbasis penelitian. Kurikulum dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan lulusan yang mampu merencanakan, mengelola, dan mengembangkan usaha bidang makanan dan minuman (food and beverage) secara profesinal berlandaskan ilmu pengetahuan. Sebagian besar lulusannya bekerja di industry pariwisata, terutama perhotelan, catering dan restoran. Lulusannya bergelar Sarjana Pariwisata (S.Par). Prodi MIK terakreditasi BAN PT, dengan Peringkat B. Ketiga  program studi pariwisata MRL, MPP dan MIK), telah pula memperoleh rekognisi internasional dari TedQual UNWTO.

  1. Program Studi Manajmen Pemasaran Pariwisata (MPP)

Program Studi lainnya yang mengembangkan pariwisata, selain MRL dan MIK adalah Manajemen Pemasaran Pariwisata. Program studi ini mempersiapkan lulusannya untuk dapat berkarya di bidang pariwisata sebagai suatu industri, terutama di bidang pemasarannya. Kajian utama Program Studi Manajemen Pemasaran Pariwisata adalah pengelolaan pemasaran pariwisata khususnya analisis lingkungan pemasaran pariwisata internal dan eksternal, menyusun, mengimplementasikan dan mengevaluasi strategi penerapan pariwisata untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Lulusan ketiga program studi pariwisata bergelar Sarjana Pariwisata (S.Par.). Di ketiga program studi pariwissata (MRL, MPP dan MIK) secara periodik(dua tahunan) diselenggarakan International Seminar on Tourism (ISOT). Ketiga program studi pariwisata didirikan melalui Surat Keputusan Rektor UPI Tahun 2015. Prodi MPP terakreditasi BAN PT dengan peringkat A.

  1. Departemen Pendidikan Umun (DPU)

Departemen Pendidikan Umum membina pendidikan Agama, Pancasila, Kewiraan, Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya Teknologi (PLSBT), Olahraga, Kesenian, dan Bahasa Indonesia untuk seluruh mahasiswa UPI. Perbedaan Departemen MKDU dengan Departemen lainnya adalah Departemen Pendidikan Umum memberikan pelayanan perkuliahan dan bimbingan bagi seluruh mahasiswa UPI. Departemen ini mempunyai tujuan utama yakni pembentukan karakter kepribadian seorang sarjana dalam bidang pendidikan (guru dan nonguru) dan bidang nonkependidikan.

10. Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam

Sejak tahun Akademik 2007/2008 telah dibuka Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) dan menerima mahasiswa baru yang menjadi program studi unggulan UPI sebagai program kelas Internasional. Visi yang diemban adalah sebagai pusat kajian dan pengembangan teori dan praktik pendidikan yang bersumber pada Al-Quran dan Al-Hadis, untuk membuktikan UPI sebagai kampus yang edukatif, ilmiah, dan religius. Tujuan didirikannya  program studi ini adalah untuk memperkuat dakhwah islam di kampus, mencetak guru PAIyang kreatif-inovatif dan mengembangkan ilmu pendidikan islami.Mahasiswa yang akan menempuh ujian sidang S1 dipersyaratkan memiliki hapalan Al Qur’an minimal 4 juz. Lulusannya, sebagian besar menjadi Guru Pendidikan Agama Islam di berbagai satuan pendidikan. Prodi ini terakreditasi BAN PT, dengan peringkat A.

11. Departemen/Program Studi Ilmu Komunikasi

Departemen Ilmu Komunikasi berdiri sejak 20 Mei 2011. Departemen ilmu komunikasi, bertujuan menghasilkan sarjana komunikasi dan tenaga ahli ilmu komunikasi yang mampu mengembangkan ilmu komunikasi melalui kajian dan penelitian serta pengabdian dan mampu menginformasikannya kepada khalayak. Lulusannya bergelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom). Prodi ini terakreditasi BAN PT dengan peringkat B.

12. Program Studi Pendidikan Sosiologi

Program Studi Pendidikan Sosiologi merupakan Program Studi pertama di Jawa Barat yang akan melahirkan calon pendidik yang memiliki kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial, dan profesional di bidang mata pelajaran Sosiologi. Dengan kompetensi ini diharapkan lulusannya dapat memainkan peran yang maksimal dalam mengembangkan pembelajaran sosiologi di sekolah. Selain sebagai calon pendidik profesional, lulusannya juga diharapkan dapat ikut berkiprah dalam menyelesaikan masalah-masalah pembangunan di bidang sosial dan budaya yang selama ini sering muncul seperti konflik, tawuran, penyimpangan dan sebagainya. Setiap dua tahun sekali, Prodi Pendidikan Sosiologi menyelenggarakan International Conference on Sociology Education (UPI ICSE). Prodi Pendidikan Sosiologi terakreditasi BAN PT, dengan peringkat A.

13. SAIN Informasi Geografi (SaIG)

Saat ini, perkembangan teknologi geospasial dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis geografi begitu cepat, sehingga diperlukan sebuah inovasi dan pengembangan dalam bentuk institusi pendidikan tinggi yang dapat mewadahi hal tersebut dengan dibukanya program studi Sains Informasi Geograif (SaIG) yang menghasilkan sarjana sains informasi geografi dengan membekali kompetensi utama lulusannya sebagai profesional dalam bidang sains informasi geografi.
Bagi masyarakat, bangsa dan negara pembukaan program studi SaIG bekontribusi secara praktis (aplikasi bidang ilmu) dalam menyelesaikan permasalahan kewilayahan seperti pemetaan bencana alam, eksploitasi sumberdaya alam, perubahan lingkungan global dan lokal, pemilihan lokasi untuk berbagai kepentingan perencanaan wilayah, masalah kesatuan dan persatuan bangsa, dan nasionalisme.
Adapun lulusan program studi SaIG diproyeksikan dapat bekerja di instansi pemerintah seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementrian Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan lembaga pemerintah lain yang membutuhkan tenaga di bidang pemetaan. Selain itu lulusan juga dapat bekerja pada instansi pemetaan swasta.