Profil

Dekan: Dr. Agus Mulyana M.Hum.

FPIPS dipimpin oleh seorang Dekan yang dibantu oleh 2 orang Pembantu Dekan, 4 orang Ketua dan Sekretaris Departemen, 6 Ketua Program Studi, dan didukung oleh pelaksana administrasi yaitu: Kepala Seksi Administrasi Akademik danKemahasiswaan; Kepala Seksi Keuangan dan SDM; Kepala Sub Bagian Aset, Fasilitas dan TIK.

Tugas Pokok dan Fungsi
Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mempersiapkan sumberdaya manusia dalam bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, untuk berbagai jenis dan jenjang pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial untuk berbagai jenis keahlian dan profesi.

Departemen dan Program Studi

  1. Departemen/Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan
    Departemen ini secara khusus mendidik mahasiswa untuk menjadi guru profesional dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Tata Negara. Berbagai rumpun studi seperti politik kenegaraan, kewarganegaraan, hukum, dan moral dibina dan dikembangkan oleh Departemen ini. Mahasiswa diarahkan untuk mempelajari berbagai aspek pendidikan dan pengajaran ketatanegaraan, kewarga negaraan, dan Pancasila. Pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran bidang bidang tersebut dibahas dan dipelajari secara mendalam dengan semangat dan kemampuan profesional tinggi, baik dalam kegiatan akademik perkuliahan, maupun dalam jurnal Civicus, (ISSN:1412-5463) jurnal milik Departemen ini.
    Departemen/Program Studi Pendidikan Sejarah
    Disiplin sejarah dikelompokkan sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, meninggalkan tradisi lama yang memasukkannya sebagai bagian dari humaniora. Mendidik mahasiswa menjadi guru profesional dalam sejarah nasional, sejarah dunia dan sejarah kebudayaan. Pada saat ini telah dikembangkan program pendidikan untuk mereka yang berminat menjadi guru antropologi/ sosiologi. Pada Departemen ini mahasiswa dididik berfikir kritis dalam membahas berbagai peristiwa sejarah yang terjadi baik di wilayah Nusantara, Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Mahasiswa diajak pula membahas berbagai masalah sejarah lokal dan sejarah tematis seperti sejarah perekonomian, sejarah lokal dan pendidikan. Secara profesional mahasiswa juga didididk untuk mengembangkan keterampilan dalam pendidikan sejarah, Sosiologi dan Antropologi. Inovasi dalam pendidikan sejarah diperkenalkan oleh tenaga pengajar pada bidangnya sebagai bahan kajian profesional. Selain itu dalam kegiatan akademik, Departemen ini memiliki jurnal ilmiah .HISTORIA. (ISSN : 0215-1073).
  2. Departemen/Program Studi Pendidikan Geografi
    Departemen Geografi mendidik mahasiswa untuk mempelajari berbagai kajian dalam disiplin geografi, mempelajari masalah yang berkaitan dengan lingkungan tempat manusia tinggal dan alam semesta termasuk didalamnya sosial dan budaya. Persoalan lingkungan aktual yang terjadi dalam masyarakat diajarkan menjadi pokok bahasan, demikian pula berbagai keterampilan teknis yang berkaitan dengan geografis dan berbagai persoalan kependidikan geografi baik yang konseptual maupun teknis dibahas dan diajarkan secara mendalam dan profesional, demikin pula inovasi baru dikengembangkan menjadi pemikiran pemikiran baru. Departemenn ini memiliki jurnal ilmiah GEA. (ISSN : 1412-0313)
  3. Program Studi Survey Pemetaan dan Informasi Geografi (SPIG)
    Prodi SPIG dibuka mulai tahun akademik 2008. Prodi ini berada di bawah Departemen Pendidikan Geografi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan jenjang Diploma III (D III). Calon mahasiswa dipersayaratkan lulusan SMA/Aliyah Jurusan IPA dan IPS, lulus tes seleksi tertulis dan tes kesehatan. Kehadiran prodi ini dilatarbelakangi kebutuhan tenaga surveyor yang semakin meningkat. Proporsi perkuliahan di dalam kelas (indoor) dengan praktikum di luar kelas (outdoor) diseimbangkan. Kegiatan praktikum terdiri atas : Praktikum Mata Kuliah, Ekskursi dan Field Camp. Dosen sebagian besar terdiri atas dosen Departemen pendidikan Geografi UPI, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Nasional (ITENAS), lulusan Strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, telah dan akan terus dilakukan kerjasama dengan berbagai lembaga, seperti Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL), Ikatan Surveyor Indonesia (ISI), Badan Bertanahan Nasional (BPN), dan lembaga terkait lainnya.
  4. Program Studi Pendidikan IPS
    Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) didirikan di FPIPS UPI pada tahun 2009 dengan visi sebagai program studi yang terkemuka dan unggul (leading and outstanding) yang direalisasikan dalam bentuk penyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan guru IPS yang profesional, yaitu guru yang memiliki kompetensi dan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 mengenai Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Program studi ini bertujuan untuk 1) menghasilkan calon guru IPS bergelar Sarjana Pendidikan IPS yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif yang mampu mengintegrasikan disiplin ilmu-ilmu sosial dalam pembelajaran IPS di sekolah menengah, khususnya SMP dan MTs; 2) menghasilkan calon guru IPS profesional yang memiliki pandangan kritis, berpikir komprehensif dalam pendidikan IPS dan selalu menggunakan unsur keilmuannya untuk memberikan layanan profesional kepada peserta didik dalam menghadapi persoalan sehari-hari; 3) menghasilkan calon guru IPS yang responsif terhadap persoalan-persoalan sehari-hari seperti kemajemukan (multikultur), kerusakan lingkungan hidup, penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan, dan lain-lain, dan memiliki keahlian dalam mengkaji persoalan tersebut secara terpadu dalam pembelajaran IPS di sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, perkuliahan dalam Program Studi Pendidikan IPS mengacu pada Kurikulum Pendidikan IPS yang di dalamnya memiliki matakuliah keahlian bidang studi IPS yang terpadu yang tidak menggunakan nama matakuliah disiplin ilmu sosial. Selain itu, mahasiswa program studi ini juga dibekali dengan matakuliah perluasan dan pendalaman secara terpadu berupa matakuliah tentang isu-isu tertentu yang berkembang dalam masyarakat seperti lingkungan hidup, kemajemukan dan pendidikan antikorupsi. Perkuliahan dibimbing oleh dosen-dosen berpendidikan S-2 dan S-3 yang berlatarbelakang Pendidikan IPS.
  5. Program Studi Manajemen Resort & Leisure
    Program studi Manajemen Resort & Leisure mempelajari aspek pengelolaan, perencanaan dan pengembangan kepariwisataan khususnya bidang Resort & Leisure. Program studi ini merupakan lembaga pendidikan tinggi bidang Pariwisata yang menyelenggarakan proses belajar mengajar untuk tingkat sarjana, yang didalamnya mengkaji dan mengembangkan keilmuan serta praktek mata kuliah yang berkaitan dengan aspek kepariwisataan termasuk didalamnya adalah sumber daya alam, ekonomi dan sosial budaya sebagai ilmu dasar pengembangan pariwisata. Bidang kajiannya meliputi aspek kepariwisataan secara luas, namun terspesifikasi dalam bidang manajemen Resort dan Leisure. Mereka juga dibekali dengan teori dan pengalaman praktis agar mampu menyusun tema dan konsep resort & leisure dengan tetap memperhatikan prinsip ekonomis dan lestari yang berbasis kemasyarakatan, budaya dan agama.
    Sistem Pembelajaran pada Program Studi Management Resort & Leisure tidak saja mempersiapkan lulusannya untuk menjadi seorang manajer pada suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang kepariwisataan, tetapi juga mengarahkan lulusannya untuk dapat menciptakan lowongan/kesempatan kerja. Secara akademis, kompetensi lulusan MRL diarahkan untuk memahami kelayakan pariwisata, tata ruang kepariwisataan, manajemen berbagai usaha wisata, manajemen akomodasi dan transportasi, serta kemampuan dasar kewirausahaan di bidang kepariwisataan melalui pendidikan, pelatihan, praktek lapangan, dan praktek penyelenggaraan pertunjukkan dan atraksi wisata. Lulusan MRL harus memiliki pemahaman pengetahuan kepariwisataan baik nasional maupun internasional yang mampu merencanakan, mengelola dan mengembangkan resort & leisure yang dilandasi kaidah-kaidah keilmuan dan profesi.
  6. Program Studi Kepariwisataan
    Potensi pengembangan kepariwisataan di Indonesia yang sangat besar masih memerlukan penanganan secara profesional, sehingga pendidikan dan pelatihan calon tenaga profesional kepariwisataan masih terbuka. Sementara itu pendidikan kepariwisataan yang di kelola oleh pemerintah (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata) hanya terdapat di beberapa kota yaitu: Bandung, Nusa Dua Bali, Makasar, dan Medan dan yang dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional belum ada. Oleh karena itu sejalan dengan berubahnya status UPI menjadi PTBHMN, UPI membuka tiga program studi S1 bidang kepariwisataan pada FPIPS yang belum pernah dibuka oleh lembaga pendidikan tinggi lain, baik negeri maupun swasta. Program-program studi yang dimaksud adalah:
    Manajemen Resort & Leisure (Resort & Leisure Manajement)
    Manajemen Pemasaran Pariwisata (Tourism Marketing Management)
    Manajemen Industri Katering (Catering Industry Management)
    Ketiga program studi tersebut merupakan program studi baru, yang sebelumnya belum pernah ada di lembaga manapun, baik dalam bidang keilmuan maupun dalam bidang kepariwisataan sendiri. Aspek manajerial program studi ini lebih ditekankan secara komprehensif dan holistik yang mencakup pada paduan aspek operasi, kewilayahan, dan sosial budaya. Proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan teoretik dan dilengkapi dengan praktikum dan praktik kerja yang berguna bagi penguasaan keterampilan yang memadai untuk profesi dan pekerjaan lulusan di kemudian hari. Pembentukan ahlak dan norma sosial/agama yang dikembangkan dalam lingkungan yang kondusif bernuansa kependidikan. Lulusan ketiga program studi di atas bergelar Sarjana Pariwisata (S.Par.).
    Departemen Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)
    Departemen MKDU membina pendidikan Agama, Pancasila, Kewiraan, Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya Teknologi (PLSBT), Olahraga, Kesenian, dan Bahasa Indonesia untuk seluruh mahasiswa UPI. Perbedaan Departemen MKDU dengan Departemen lainnya adalah Departemen MKDU memberikan pelayanan perkuliahan dan bimbingan bagi seluruh mahasiswa UPI. Departemen ini mempunyai tujuan utama yakni pembentukan kepribadian seorang sarjana dalam bidang pendidikan (guru dan nonguru) dan bidang nonkependidikan.
    Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam
    Sejak tahun Akademik 2007/2008 telah membuka Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) dan menerima mahasiswa baru yang menjadi program studi unggulan UPI sebagai program kelas Internasional. Visi yang diemban adalah sebagai pusat kajian dan pengembangan teori dan praktik pendidikan yang bersumber pada Al-Quran dan Al-Hadis, dan membuktikan UPI sebagai kampus yang edukatif, ilmiah, dan religius.
    Departemen/Program Studi Ilmu Komunikasi
    Departemen ilmu komunikasi, bertujuan untuk menghasilkan sarjana komunikasi dan tenaga ahli ilmu komunikasi yang mampu mengembangkan ilmu komunikasi melalui kajian dan penelitian serta pengabdian dan mampu menginformasikannya kepada khalayak.
    Program Studi Pendidikan Sosiologi
    Program Studi Pendidikan Sosiologi merupakan Program Studi pertama di Jawa Barat yang akan melahirkan calon pendidik yang memiliki kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial, dan profesional di bidang mata pelajaran Sosiologi. Dengan kompetensi ini diharapkan lulusannya dapat memainkan peran yang maksimal dalam mengembangkan pembelajaran sosiologi di sekolah. Selain sebagai pendidikan profesional, lulusan juga diharapkan dapat ikut berkiprah dalam menyelesaikan masalah-masalah pembangunan di bidang sosial dan budaya yang selama ini sering muncul seperti konflik, tawuran, penyimpangan dan sebagainya.

Proses Pembelajaran
Dalam proses belajar mengajar , selain perkuliahan, diberikan pula kegiatan responsi dan kuliah lapangan. Responsi diberikan oleh para asisten untuk membantu agar mahasiswa menguasai materi perkuliahan ( fakta, konsep, generalisasi, teori, prosedur, ataupun keterampilan). Kegiatan responsi dilakukan dalam kelompok kelompok kecil 10 15 orang. Tanya jawab, latihan, serta penyelesaian tugas tertentu merupakan kegiatan utama. Mahasiswa diajak untuk bekerja dalam suasana penuh keramahan dan lepas dari segala bentuk ketegangan kelas. Kuliah yang diberikan dapat berhubungan dengan tugas dari suatu mata kuliah tertentu, dapat juga dirancang khusus. Umumnya kuliah lapangan dilakukan di luar kampus pada waktu tertentu dan tidak mengganggu perkuliahan rutin. Kuliah lapangan dimaksudkan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan studi dan pengenalan masyarakat lebih dekat.

 

Kegiatan lainnya yang harus diikuti mahasiswa adalah praktikum di laboratorium. Di sini mahasiswa dilatih menggunakan berbagai perlengkapan dan mengembangkan berbagai model untuk proses pendidikan di sekolah dengan bantuan dari dosen pembimbing, asisten, dan laboran.

Penyelesaian tugas merupakan suatu kegiatan pokok dan menjadi salah satu salah satu persyaratan penilaian kelulusan. Mahasiswa dilatih menyelesaikan tugas membuat makalah, laporan buku, ataupun tugas akademik lainnya dengan baik.
Bimbingan konseling juga diberikan kepada mahasiswa untuk membantu menyelesaikan persoalan persoalan studi. Mahasiswa dapat berkonsultasi secara teratur dengan dosen pembimbing sejak mulai dengan pengambilan kontrak kredit sampai dengan membicarakan hasil ujian semester. Persoalan persoalan pribadi yang diperkirakan berpengaruh terhadap kelancaran studi dapat pula dibahas bersama sama dengan dosen pembimbing.
Setiap mahasiswa dituntut kehadirannya dalam perkuliahan, toleransi ketidakhadiran hanya diberikan sebanyak 20 % . Di samping kehadiran, mahasiswa diharuskan membaca buku wajib yang tersedia di perpustakaan Fakultas, materi buku buku tersebut harus dikuasai dengan baik.
Mahasiswa FPIPS diharapkan tidak hanya berhubungan dengan masalah pengembangan kemampuan berfikir keilmuan saja, tapi juga diharapkan melatih diri dalam organisasi kamahasiswaan.

Dosen dan Mahasiswa
Pada saat sekarang FPIPS memiliki 131 dosen, yang terdiri atas 23 Guru Besar, 34 orang bergelar doktor dan 62 tenaga pengajar bergelar magister. Saat ini, sekitar 14 orang dosen masih berproses untuk menyelesaikan Program Doktor dan Magister. Jumlah mahasiswa FPIPS berdasarkan data sampai tahun 2017/2018 sebanyak 4 249 orang. Tahun 2017/2018, sebanyak 14 orang mahasiswa FPIPS melakukan credit transfer dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri, yaitu sebanyak 9 mahasiswa dari Prodi Manajmen Pemasaran Pariwisata, 3 orang dari Ilmu Komunikasi dan 1 orang dari Manajmen Resort and Leisure. Beberapa universitas luar negeri yang menjadi tujuan program credit transfer mahasiswa FPIPS, adalah Universitas Teknologi Mara Malaysia, Siam University Thailand, Prince Sonkla University Thailand, dan Daegu Catholic University Korea Selatan.

Mahasiswa yang Berprestasi
Mahasiswa FIP yang berprestasi tingkat regional dan nasional antara lain :

  • Muammad Julianto (Manajemen Resort & Leisure) Juara Mahasiswa Berprestasi I Tingkat Fakultas 2009
  • Dwi W (Manajemen Resort & Leisure) Juara Mahasiswa Berprestasi III Tingkat UPI 2009
  • Retno Ambarwati, Senni Nurhayati, Guntur Prio G (Pendidikan Sejarah) Peringkat I Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Fakultas 2009
  • Siti Fauziah (Ilmu Pendidikan Agama Islam) Peringkat I Lomba Kaligrafi Penulisan Naskah Al Qur.an Tk. Jawa Barat di UIN
  • Ajeng Purnamasari (Ilmu Pendidikan Agama Islam) Peringkat III Lomba Kaligrafi Penulisan Naskah Al Qur.an Tk. Jawa Barat di UIN
  • Slamet Nuranom (Ilmu Pendidikan Agama Islam), Juara 1 pidato Bahasa melayu tingkat internasional di Malaysia
  • Muhamad Ilham Fauzi (Ilmu Pendidikan Agama Islam), Juara 1 pidato Dakhwah Islam antar bangsa Bahasa Melayu se asia tenggara
  • Siti Nurjanah, Siti Rahmawati dan Jasmin Janati Puspa (Pendidikan IPS), Juara Harapan 1 Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa, Tingkat Nasional 2017.


Alumni yang Berprestasi

  • Prof. Nu.man Soemantri MSc. (PKn), Mantan Rektor IKIP Bandung, Rektor UNSIL, NCSS
  • Prof. Dr. Endang Sumantri (PKn), Mantan Rektor UNIGAL Ciamis, Ketua Senat Akademik UPI, Ketua Dewan Pendidikan Kab. Ciamis
  • Prof.Dr. H. Idrus Affandi,SH.,M.Pd (PKn), PD I FPIPS, PR I UNIKOM, Direktur Yayasan Dikti Pasundan
  • Prof.Dr.H. Suwarma Al Muchtar,SH,M.Pd (PKn), Dekan FPIPS UPI, Sekretaris MWA UPI
  • Prof. Dr. Udin Saripudin Winataputra,MA (PKn), Dekan FKIP UT, Direktur PPS UT Jakarta, CCE Calabasas USA, PR I UT
  • Prof.Dr.H. Azis Wahab (PKn), Direktur PPS IKIP Bandung, Ketua SPM UPI, Asesor BAN PT
  • Dr. Sunatra RS, M.Si (PKn), Mantan Anggota DPR RI
  • Dr. Dedi Mulyasana,M.Pd (PKn), Mantan Rektor UNINUS
  • Drs. Sudarna TM,M.Si (PKn), Mantan Wakil Gubernur Jabar
  • Prof.Dr. H. Nursid Sumaatmadja (Pend. Geografi), Penghargaan guru besar dari Diknas masa purna bakhti 70 tahun di UPI
  • Prof. Dr. H. Lili Muhamad Sadeli,M.Pd(Pend. Akuntansi), Penghargaan guru besar dari Diknas FPIPS masa purna bakhti 70 tahun di UPI, Dekan FPIPS UPI
  • Drs. Payung Bangun (Pend Sejarah), Mantan PR III USU
  • Drs. Amin Said (Ekonomi Koperasi), PR II UNJ
  • Prof.Dr. Wahyu (PKn), PR III Universitas Lambung Mangkurat
  • Drs. Mahmud Radi(Ekper), Kabag Keuangan Kanwil Dikbud
  • Prof. Dr. Dadan Wildan (Pend. Sejarah), Staf Ahli Mensesneg
  • Drs. Syaifudin Sastrawidjaja (PKn), Ka BP7 Jawa Barat
  • Drs.H. Edi Azhari (Pend. Sejarah), Sekertaris Kanwail Jabar
  • Prof.Drs. Kosasih Djahiri (PKn), Sekertaris Kanwail Jabar
  • Prof. Supardjo Adikusumo,PhD (Pend. Geografi), Penghargaan Pemerintah sebagai Pahlawan Nasional
  • Drs. Soemarsono Mestoko,MA (PKn), Penghargaan Pemerintah sebagai Pahlawan Nasional
  • Drs. Nurkaili (Ekper), Kakanwil Dikbud Sulawesi Tengah
  • Prof. Dr. H. Said Hamid Hasan,MA (Pend. Sejarah), Mantan PR I UPI
  • Prof.Dr.H. Asmawi Zainul,M.Ed (Pend. Sejarah), Mantan PR III UT, Mantan Direktur SPS UPI
  • Prof.Dr. Ismail Aryanto,M.Ed (PKn), Mantan Kepala BP7 Pusat
  • Drs. Masruhi,M.Pd (Pkn), PR III UNES
  • Prof. Drs. Bohar Soeharto (PKn), Sesditjen Dikdasmen
  • Drs. Tating Karnadidjaja (Pend. Sejarah), Kakanwil Jabar/DKI
  • Drs. Mustoyo, (Ekper), Dirut PT Mamin Merdeka
  • Drs. Edy Guharja (Pend. Sejarah), Kepala Museum Wayang
  • Drs. Muhamad Anwar (Ekper), Direksi BNI 46 Pusat
  • Brigjen Drs. Burhan (PKn), Oditur Militer
  • Brigjen Drs.H. Affandi Suarliana,SH,MH (PKn), Oditur Militer
  • Program Kreativitas Mahasiswa Lolos di DITJEN DIKTI Tahun 2009

Nama

Prodi

Perlombaan

Tingkat

Seni Sumiati

IPAI

MAMAQ 2017

Nasional

  1. Siti Nurjanah
  2. Siti Rahmawati
  3. Jasmin Janati Puspa

PIPS

Kompetensi Pemikiran Kritis Mahasiswa(KPKM) 2017

Nasional

Alden Aditia Maulana

IPAI

Juara 3 Lomba Hadroh

Regional

Muhamamd Jamil Pratama

IPAI

Juara 3 Kaligrafi 2017

Regional

Muhammad Ilham Fauzi

IPAI

Juara 3 Dai Voice Thailand 2017

Internasional

Herryanto Dharmawan

IPAI

Peseta Terbaik Pelatihan Kampus Siaga 2017

Nasional

Laeli Isnen Nurjanah

IPAI

  1. Juara 1 pemula lapangan murni dan Juara 3 pemula subang 35 tahnu kebawah dalam Gebyar Senam dalam rangka HUT subang 22017

 

  1. Juara 1 Aerobic Competition 2017 se-Kab.Subang dan Juara harapan 3 .

 

  1. Juara 10 besar peserta terbaik pelatihan Senam Poco-poco Nusantara

Regional

 

 

 

 

 

Regional

 

 

Nasional

Alhadi Shafiyullah

IPAI

Juara 2 MTQMN Cabang Musabaqoh Fahmil Qur’an

Nasional

Maudy Widitya

IPAI

Lolos Audisi The Light Within A Night(Indonesia and Australia Performance Collaboration) 2017

Internasional

Mei Lia Suryani

IPAI

Lolos Pendanaan dalam PKM 2017

Regional

FPIPS mempunyai beberapa Jurnal Pendidikan, diataranya :

JPIPS : Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS)
CIVICUS : Jurnal yang diterbitkan oleh Departemen PMPKn
HISTORIA : Jurnal yang diterbitkan oleh Departemen Sejarah
GEA : Jurnal yang diterbitkan oleh Departemen Geografi
Ta.lim Jurnal yang diterbitkan oleh Departemen MKDU
Sosio Religi Jurnal yang diterbitkan oleh Departemen MKDU
Manajemen Resort Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Resort & Leasure
Program Pengembangan

FPIPS UPI merupakan fakultas yang disegani oleh fakultas sejenis dari universitas lainnya. Atas prakarsa FPIPS pada saat sekarang telah terbentuk wadah kerjasama FPIPS dan Departemen IPS seluruh Indonesia yang dinamakan Forum Komunikasi FPIPS/JPIPS seluruh Indonesia. FPIPS UPI berperan sebagai sekretariat tetap forum tersebut. Salah satu bentuk kegiatan forum tersebut adalah penerbitan Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial. (JPIS) ISSN : 0854-5251, yang terbit berkala dua kali dalam setahun.