News Archive

GALIH UNGGUL KARENA SINERGIKAN ILMU DIBANGKU KULIAH DENGAN PENGALAMAN EMPIRIK

Dewi Turgarini,S.S. MM.Par

21 Aug 2011

Mau tahu siapa sosok yang berprestasi dari Program Studi Manajemen Resort dan Leisure saat pelaksanaan wisuda Gelombang ke II di Universitas Pendidikan Indonesia? Kita dapat mencermati lelaki berkulit putih yang bernama Galih Mashuri.  Pada 11 Agustus 2011 sosok lelaki terlihat duduk di jajaran depan di jajaran wisudawan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial yang terlaksana di Gedung Olahraga Gymnasium UPI.

Ia terlahir pada 13 Januari 1989 di Bandung, sebagai anak ketiga dari 5 (lima) bersaudara pasangan  Yanuari Jaya, dan Suebah Susilawati.  Keluarga batih ini sekarang bertempat tinggal di Jalan Belimbing no 13 BTN Bumi Mekar Permai Indramayu. Kalau menilik riwayat pendidikannya ia menyelesaikan Sekolah Dasar di  SD N  Paoman 4 Indramayu (2001), kemudian melanjutkan di SMP N 4 Sindang – Indramayu (2004), lalu menapakkan kakinya ke SMA N 1 Sindang – Indramayu         dan menuntaskannya pada tahun 2007.

Setelah menuntaskan pendidikan di atas ia memutuskan melanjutkan pendidikan tinggi ke Prodi MRL FPIPS UPI.  Saat menimba ilmu disini ia meraih beberapa prestasi akademis sebagai peraih beasiswa pendidikan Pemda Kabupaten Indramayu (Super Motivasi 2007) untuk melanjutkan ke PTN.  Ia masuk UPI melalui  jalur SPMB, dimana beasiswa tersebut diberikan secara bertahap (tiap semester) hingga pendidikan yang bersangkutan selesai.  (2007-2011).  Beasiswa yang diraihnya tidak sia-sia karena ia berhasil pula meraih gelar Sarjana Pariwisata (S.Par) pada Program studi ini Cum Laude pada tahun ini.

Selain prestasi akademis rupanya lelaki dari Indramayu ini pun memiliki prestasi non akademis, yaitu meraih Juara II Tingkat SLTP Putra pada kejuaraan Bola Basket antar pelajar dan club umum Se-Kabupaten Indramayu (PERBASI CUP) (2002).  Kemudian ia juga Juara II Tingkat SLTP Putra pada kejauaraan Bola basket antar pelajar dan umum Se-Kabupaten Indramayu (2003).  Pada saat SMA ia pun menyabet Juara I SMA Putra pada kejuaraan Bola Basket IM3 Super Battle Field Indramayu (2006). Kemudian saat menimba ilmu di UPI ia pun breprestasi dengan meraih Juara IV Putra pada Pertandingan Bola Basket Mahasiswa (UBBBS - UPI Bandung) Se-UPI (2008).

Patut pula diteladani bahwa berbagai prestasi yang diraihnya dari bidang akademik dan non akademik tidak menghentikannya untuk berupaya memperoleh pengalaman di bidang jasa seperti bekerja di Fashion Pasta Resto Bandung sebagai pelayan resotran ( Juli-Agustus 2008).  Saat pameran Hot Care Expo ( Hotel, Catering, Café, Restaurant) Bandung , ia pun tak sungkan sebagai Model untuk pakaian seragam hotel dan restoran (November 2009).  Kiprah untuk mengabdi kepada masyarakat pun ia rambah dengan berperan sebagi panitia ( Sie-Logistik) dalam kegiatan Satu Hati Cerdaskan Bangsa bersama Pocari Sweat di Grand Hotel Pasundan Bandung (November 2009).  Belum lagi untuk melihat aplikasi ilmu yang didapat di bangku kuliah pun ia coba implementasikan dalam industry pariwisata sebagai Tour Leader dari Wisata Pasundan Tour & Travel Bandung ( April – Mei 2010).  Lalu ia pun melakukan On the Job Training di Accounting Department, Holiday Inn Resort Batam ( September 2010 – Maret 2011).

Pengalaman Organisasi pun tak lepas dari genggamannya seperti pertama sebagai  staf Humas di Lestari Darma Ayu (LDA), Bola Basket Indramayu (2005-2007). Ke dua anggota Unit Bola Basket Bumi Siliwangi – UBBBS UPI Bandung (2007-2008). Ketiga anggota “Ikatan Mahasiswa Indramayu IKA – Indramayu” (2007-2011). Keempat anggota “BEM KM MRL UPI – Bandung” (2007-2011).  Kelima staf Divisi Humas BEM KM MRL UPI – Bandung ( 2008-2009). Keenam Ketua Divisi Humas Balance Environment & Education Forum (BEE Forum) MRL – UPI Bandung (2008-2010).  Ketujuh Ketua Praktik Kuliah Lapangan Manajemen Resort & Leisure UPI – Bandung (2009).

Beragam aktifitasnya sebetulnya belum semua tertuang disini, semuanya hanya menunjukkan satu hal bahwa ia tidak pernah tanggung dalam totalitas berprestasi. Ada baiknya pula melihat kiat suksesnya mensinergikan berbagai aktifitas dan menjadikannya sebagai wisudawan berprestasi. Ia memaparkan “Mendapatkan kesempatan untuk dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi adalah cita-cita semua pelajar. Saya merasa apa yang telah didapatkan merupakan sebuah jawaban dari doa yang setiap hari dipanjatkan kepada Allah SWT dan usaha keras untuk dapat mewujudkannya.  Bersaing dengan ribuan orang yang memiliki semangat, tujuan dan harapan yang sama tidaklah mudah, terlebih lagi jika PTN yang dituju memiliki nama yang cukup terkenal di dunia pendidikan. Jawaban atas semua doa, kerja keras, cita-cita dan motivasi tinggilah yang akhirnya membawa saya bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan berhasil meraih gelar .”

Ia pun menambahkan pada prinsipnya melakukan beberapa langkah yaitu, pertama menetapkan tujuan. Deskripsinya adalah harus kembali pada tujuan awal seorang pelajar ketika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, (niat apa yang terlintas dalam pikiran ketika menjadi mahasiswa, prestasi apa yang ingin diraih,dan apa tujuan yang ingin dicapai setelah lulus nanti) kesemuanya itu harus sejalan dengan pikiran dan perilaku yang positif, memanfaatkan kesempatan yang telah didapat dan tentukan target (3,5 tahun, 4 tahun, dan selanjutnya).

Kedua adalah menetapkan cita-cita,  sebagai ilustrasi ia  bercita-cita untuk dapat segera berkarir dan mengaplikasikan apa yang telah didapatkan selama proses pendidikan kedalam dunia pekerjaan. Cita-cita inilah yang akhirnya menjadi salah satu motivasi baginya untuk segera menyelesaikan pendidikan.

Ketiga adalah meraih motivasi dalam belajar, dan ia pun merasa bahwa dukungan orang tua, saudara dan sahabat dan beasiswa pendidikan yang telah didapatkan adalah suatu tanggung jawab.  Tanggung jawab inilah  yang harus dijaga, ia merasa wajib membayar itu semua dengan prestasi selama masa pendidikan dan setelahnya.

Keempat menentukan kelompok belajar, pada tahapan ini ia melihat berdasarkan pengalaman selama kuliah, proses belajar dikelas akan maksimal jika didukung dengan pengalaman langsung dilapangan. Dalam hal ini ia bersama dengan beberapa rekan membentuk suatu wadah belajar yang disebut dengan BEE Forum (merupakan forum komunikasi antara mahasiswa dan kompepar/masyarakat yang mempunyai tujuan untuk bagaimana menyeimbangkan kegiatan pariwisata yang berbasis lingkungan melalui proses pendidikan/ilmu kepariwisataan) kegiatan ini selain positif juga dapat membantu mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapatkan selama belajar di kelas, melatih daya analisis dan inovasi.

Tahapan terakhir adalah adanya keyakinan bahwa belajar dan doa adalah dua hal yang tidak dapat dilepaskan.  Doa selalu menjadi pengantar kesuksesan seseorang, didukung dengan semangat, tanggung jawab, motivasi dan cita-cita di masa depan.  Bagaimana pendapat anda setelah membaca artikel ini? Jelas bahwa lelaki ini bukan orang kebanyakan,  karena mampu memformulasikan tindakan melalui perencanaan yang matang.  Masa depan yang cerah akan terbuka bagi orang seperti ini saat mengarungi kehidupannya. Kita tunggu saja gebrakannya di masa mendatang.


Related News You May like

DOA RESTU ORANG TUA

DOA RESTU ORANG TUA

Read More

MENCETAK KADER PEMIMPIN

MENCETAK KADER PEMIMPIN

Read More
`