News Archive

INI MAHASISWA BERPRESTASI FPIPS PENERIMA BEASISWA OAC JEPANG

Dewi Turgarini,S.S. MM.Par

24 Mar 2013

Pada jumat pagi (22 Maret 2013) di Auditorium Lantai IV dilaksanakan Kuliah Umum Komunitas Asia dan Penyerahan Beasiswa dari One Asia Foundation Jepang kepada Mahasiswa berprestasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),  Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gajah Mada. 

Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata Rektor Universitas Pendidikan Indonesia menyampaikan  ini sebenarnya merupakan program kedua yang telah diilaksanakan di UPI. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada OAC Jepang yang telah memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia di kawasan Asia dengan menggunakan jalur universitas. Baginya ini adalah langkah strategis karena menggunakan basis perguruan tinggi yang  akan terlepas dari kepentingan politik, dan lebih fokus kepada kepentingan kemanusiaan.

Bagi perguruan tinggi Indonesia perlu mendorong internasionalisasi dalam bidang pendidikan, karena perguruan tinggi  harus menjadi soko guru dalam pengembangan sumber-sumber potensi negara di negara masing-masing dan proses-proses kemanusian untuk kemaslahatan Negara.  Langkah OAC merupakan  langkah yang  terpuji dalam mendorong perguruan tinggi untuk bahu membahu meningkatkan perkembangan kualitas  manusianya. Perguruan tinggi  dapat berkoordinasi dalam mewujudkan  internasionalisasi seperti yang dilakukan FPIPS dengan melakukan pertukaran dosen dari Malaysia yang mengajar di fakultasnya. Jelas merupakan persepsi yang picik apabila kerjasama internasionalisasi dianggap  hanya menghambur-hamburkan uang, karena apabila menghasilkan kegiatan internasionalisasi ini adalah hal yang amat positif.

“Sebenarnya kerjasama UPI dengan OAC sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu. Kita patut berbangga hati bahwa dapat berpartisipasi dan melibatkan banyak negara..  Asia adalah  negara yang besar termasuk didalamnya Indonesia merupakan captive market sehingga harus mengembangkan potensi kreatif dan inovatif.   Upaya pengembangan  potensi dalam negeri agar diakui  oleh dunia internasional harus berlandaskan riset bagi universitas jelas bukanlah hal bisa ditawar-tawar lagi.” Ujar Rektor.

“Penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi adalah  titik awal pembangunan yang bermutu sehingga iptek yang dikuasai manusia dapat bermanfaat bagi manusia.  Ia berpesan untuk memanfaatkan hal tersebut sebaik-baiknya untuk membangun bangsa dan negara ini. Atas nama universitas maka diberikan  apresiasi, dan terima kasih atas penganugrahan beasiswa kepada mahasiswa UPI sebagai manusia harapan di masa depan yang memiliki hati nurani berjati diri bangsa Indonesia. Ini merupakan hal yang penting karena apabila ingin eksis sebagai bangsa, maka perlu memiliki identitas dengan kekuatan kultural seiring iptek yang sedang  digeulti di UPI. Melalui adanya perdamaian, tanpa disertai pertentangan maka dapat membangun negara demokrasi yang memiliki masyarakat terdidik dalam mengatasi persoalan keragaman dan perbedaan menjadi sesuatu yg indah. Belajarlah terus untuk kejayaan bangsa dan negara.” Pesan Rektor kepada peserta yang hadir

Yoji Sato Ketua OAC kemudian menyampaikan  paparan kuliah umum bertema “"The World Will Become One in The Future." Ia menyampaikan ada hal fundamental dari yayasan ini bahwa pertama diterimanya semua manusia tanpa memperhatikan ras dan negara. Kedua memiliki kebebasan berfikir, kepercayaan, dan agama. Ketiga terlepas dari kepentingan politik.

Tujuan dari OAC adalah pertama memberikan dukungan dana bagi organisasi dan grup di setiap negara yang memiliki tujuan yang sama. Kedua memberikan bantuan dana bagi universitas yang memiliki departemen atau pelatihan yang berhubungan dengan komunitas asia raya. Ketiga member beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi di universitas dgn subjek yang sesuai dgn komunitas asia. Ketiga memberikan bantuan dana bagi Institusi pelajar yg memiliki keahlian dalam pekerjaan riset yang berkontribusi dalam berdirinya komunitas asia. Kelima memberikan bantuan dana bagi pertukaran budaya untuk mempromosikan kesamaan visi dengan yayasan. Keenam mendorong dialog politik antara negara asia dengan mempromosikan bentuk komunitas asia.

“Pada akhirnya nanti dunia akan menjadi satu, maka penting sekarang berupaya  membangun network di antara perguruan tinggi.  Mahasiswa UPI, ITB dan UGM di masa mendatang perlu menjalin network dalam pembentukan komunitas asia. Hal ini penting karena mahasiswa adalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin bangsa.  Ia berharap mahasiswa bisa menyambut masa depan dan memiliki mimpi.menjadi satu komunitas Asia di dunia.

 

Inilah Para Penerima Beasiswa OAC dari UPI

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan beasiswa dari OAC kepada 20 orang mahasiswa UPI, ITB dan UGM.  Di bawah berikut ini adalah nama-nama penerima beasiswa dari UPI :

  1. Imas Masyitoh (Program Studi IPS FPIPS), mnerima beasiswa sebesar Rp. 3.000.000.
  2. Witra Maryam (Program Studi IPS FPIPS ), menerima sebesar R.p 2.500.000.
  3. Dede Setiawan (Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS), menerima beasiswa sebesar Rp. 2.000.000.
  4. Egi Sasmita (Program Studi Manajemen Resort dan Leisure FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.750.000.
  5. Jimmy Ferdinando (Program Studi Keperawatan FPOK), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.500.000.
  6. Hafiah Cherunisa (Program Studi Sosiologi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp.  1.500.000.
  7. Uripah (Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.500.000
  8. Afrianti Rusmana (Program Studi IPS FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.500.000
  9. Utami Dewi (Program Studi IPAI FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.500.000
  10. Dadan Budiman (Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS ), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.500.000
  11. Deri Syaeful R (Jurusan  Pendidikan Geografi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  12. Firman Fajar Saputra (Jurusan Pendidikan Geografi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  13. Fauzi Praja (Jurusan Ilmu Komunikasi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp.1.000.000
  14. Fani Julia Putri (Program Studi Sosiologi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000
  15. Fitri Apriliyanti (Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  16. Andi Trihandoko (Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  17. Nuning Julia Anggraeni (Program Studi Sosiologi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  18. Widi Setiadi (Program Studi IPAI FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp.1.000.000.
  19. Nana Cholisna (Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.
  20. Nadiya Nurfitiani (Program Studi Sosiologi FPIPS), menerima beasiswa sebesar Rp. 1.000.000.

Demikianlah rangkaian acara kuliah umum dan penyerahan beasiswa pada hari itu (Teks Dewi Turgarini, Foto Noerdiani).


Related News You May like

PENGUATAN DALAM NEGERI

PENGUATAN DALAM NEGERI

Read More

FORUM ILMIAH DOSEN

FORUM ILMIAH DOSEN

Read More
`