News Archive

FENOMENA UNCONDITIONALY LOVE BERHASIL MENGANTARKAN MAHASISWA FPIPS UPI LOLOS PKM 2019

Fajar Nugraha Asyahidda, M.Pd

29 Apr 2019

100

Permasalahan mahasiswa hari ini tidak hanya yang berkutik di dalam ranah pendidikan. Banyak hal yang mendera mahasiswa mulai dari masalah psikologis sampai masalah akademis yang belum tentu dapat terjawab dalam waktu yang singkat. Salah satu masalah yang hari ini dihadapi adalah masalah psikis mahasiswa yang belum matang terutama dalam menjalin hubungan dengan orang-orang disekitarnya. Dalam hal ini, mahasiswa FPIPS UPI yang terhimpun ke dalam kelompok PKM Sosial Humaniora yang diketuai oleh Frismayanti Fitrianingrum (Pendidikan Sosiologi 2017), beranggotakan Yanuar Debi Andriani (Pendidikan Sosiologi 2017) dan Zihfa Anzani Saras Isnenda (Ilmu Komunikasi 2016) yang dibimbing oleh Bapak Asep Dahliyana, S.Pd.,M.Pd.  mengajukan proposal penelitian PKM 2019 mengangkat wajah baru ke permukaan mengenai feomena yang terjadi di kalangan mahasiswa tersebut.

            Apa masalah yang hendak diuraikan dalam penelitian tersebut? Fokus penelitian PKM PSH yang digagas oleh Frisma dan tim yaitu Fenomena Unconditional Love(Friends with Benefitsdan One Night Stand) di kalangan mahasiswa. Frisma selaku ketua pkm ini mengatakan bahwa pengangkatan fenomena ini dilakukan untuk mengetahui perubahan pola berhubungan mahasiswa yang dilakukan dengan lawan jenis yang terikat dengan kehidupan percintaan.

            Friends with benefitsatau yang di Indonesia biasa kita ketahui dengan istilah teman tapi mesra dan one night standdengan kata lain yaitu cinta satu malam adalah hubungan yang selama satu tahun ke belakang ini menjadi suatu fenomena yang ada di dalam kehidupan kemahasiswaan. Data awal yang mereka dapatkan dalam penelitian tersebut, sebanyak 287 responden yang berstatus sebagai mahasiswa di universitas negeri dan swasta di Bandung menunjukkan presentase yang signifikan, 274 dari 287 mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi di Bandung pernah menjalin hubungan friends with benefitsdan one night standini. Temuan yang menjadi titik fokus di dalam penelitian ini adalah sebanyak 186 responden mengatakan bahwa pendorong utama mereka menjalin hubungan ini adalah untuk memenuhi hasrat seksual.

            Setelah tim pkm ini dinyatakan lolos dalam pendanaan, pendalaman penelitian dilakukan untuk mendapatkan data-data terbaru mengenai fenomena unconditional love (friends with benefits dan one night stand) ini. Sehingga, diharapkan berbagai lini di masyarakat dapat melihat bahwa di zaman ini, khususnya di dalam kehidupan percintaan remaja, telah terjadi perkembangan istilah-istilah yang dilakukan dalam relasi cinta antar lawan jenis yang masing-masing jenis hubungan ini mempunyai karakteristiknya masing-masing.

         Semoga hasil dari penelitian ini dapat menjadi pembentang sebab musabab munculnya fenomena tersebut yang melahirkan cara menangkal yang baik agar mahasiswa dapat fokus menuntut ilmu tanpa diganggu masalah pribadi yang menjurus pada seksualitas menyimpang. Hal tersebut penting, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus siap jiwa raga dalam menghadapi berbagai masalah bangsa di kemudian hari.


Related News You May like

PELANTIKAN HMPS

02 Jul 2014

1856

PELANTIKAN HMPS

Read More

FPIPS GELAR LOKAKARYA

30 Jan 2012

1

FPIPS GELAR LOKAKARYA

Read More
`