(Summer Program) Tourism Education and Tourism Marketing Management
Bandung, 28 Oktober 2025– Program Musim Panas "Sustainable Tourism and Cultural Innovation: An Indonesian Perspective" memasuki hari kedua dengan fokus mendalam pada isu keberlanjutan. Setelah sukses membuka sesi dengan dasar-dasar pariwisata, hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025, peserta diajak untuk memahami dua topik krusial: "The Foundational Concept of Sustainable Tourism" dan "Empowering Local Communities through Community-Based Tourism for Sustainable Development."
Hari kedua program menjadi sangat relevan bagi konteks pariwisata Indonesia, yang sangat bergantung pada kekayaan alam dan budaya di daerah terpencil. Para peserta disajikan materi tentang bagaimana pariwisata tidak hanya harus menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga harus bertanggung jawab secara ekologis dan sosial.
Topik Pariwisata Berbasis Komunitas (Community-Based Tourism/CBT) mendapat perhatian khusus. Ini menekankan pentingnya memberdayakan masyarakat lokal agar mereka menjadi pemilik dan pengelola utama destinasi wisata, sehingga keuntungan dapat dirasakan langsung dan pelestarian budaya menjadi prioritas.
Disampaikan oleh Pakar Berpengalaman
Sama seperti hari pertama, sesi mendalam ini kembali dibawakan oleh dua ahli dalam bidang Pendidikan Pariwisata dan Manajemen Pemasaran Pariwisata:
Nadhia Maesari, S.Pd., M.Par.
Dr. Rini Andari, S.Pd.,SE.Par., MM.
Melalui kombinasi teori dan studi kasus dari perspektif Indonesia, sesi hari kedua sukses memperkuat pemahaman peserta bahwa keberhasilan pariwisata di masa depan terletak pada keseimbangan antara keuntungan, manusia, dan planet.