Penulis : Rafi Adyatma (SaIG, 2205112)
Penyunting : Reva Laelatul Zahra

“Yakinlah pada diri sendiri dan jangan ragu”, “Kerjakanlah kewajibanmu dengan tidak menghitung-hitungkan akibatnya”. Merupakan tonggak kekuatan dari pengerjaan skripsi penulis, Rafi Adyatma. Berangkat dari beberapa keraguan terkait topik yang akan diambil, namun berkat motivasi dari segala arah, skripsi yang diharapkan itu dikerjakan dan telah selesai. Pertama-tama tentunya Puji serta Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, telah memberi takdir dan segala qadha dan qadar dalam kehidupan ini. Kemudian Kedua Orang Tua dan segenap Keluarga yang telah selalu mendoakan kelancaran dan kesuksesan. Kemudian rasa dan ucap Terima Kasih penulis haturkan kepada Bapak Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Program Studi Sains Informasi Geografi, atas pembimbingan dan pengarahan sejak awal masuk Kuliah hingga pesan yang disampaikan pada momen pengerjaan Skripsi ini yang sangat memacu motivasi dikala penurunan semangat motivasi. Juga sapaan dan semangat dari Pak Lili Ketika beberapa kali berjumpa di Lantai 4 ketika penulis sedang mengerjakan di Lorong, membuat penulis semakin semangat. Sebulan sebelum menjelang sidang, penulis dikuatkan melalui kegiatan pemanggilan akademik oleh Prodi, mengenai progress skripsi, dan dari pertemuan itu penulis merefleksikan bahwa apa yang ditanyakan oleh Bapak Ibu Dosen, itu menjadi energi dan semangat tersendiri bagi penulis. Juga Ketika penulis mengetahui progress teman-teman yang rupanya ada yang jauh meloncat diatas penulis, membuat penulis semakin terpacu untuk mengerjakan tuntas skripsi ini. Tentunya Penulis sangat berterimakasih kepada Dosen Pembimbing Bapak Dr. Ir. Muhammad Ihsan, S.T., M.T., dan Ibu Silmi Afina Aliyan, S.T., M.T., telah membimbing dengan sangat sabar dan penuh dengan arahan sehingga penulis dapat melewati seluruh rangkaian skripsi.
Kisah ini berawal dari semester 5, kala itu penulis sedang mendapati berbagai mata kuliah peminatan Survey Pemetaan dan Kartografi, selain itu mengontrak mata kuliah Metode Penelitian. Judul yang diajukan pada masa itu, masih berdasarkan tugas-tugas sebelumnya. Seperti yang pertama adalah Lalu Lintas di Cibiru yang menyebabkan Kemacetan sehingga dicari sumber kemacetannya, kemudian mengenai pelestarian Candi di Muaro Jambi yang sedang terancam karena ada penyimpanan batu bara dekat sana. Penulis berkeinginan menghitung volume batu bara melalui teknologi drone, dan menghitung estimasi polusi yang disebabkannya. Namun yang dilanjutkan untuk mata kuliah ini dan direncanakan juga oleh Penulis sebagai ide skripsi, adalah mengenai kemacetan lalu lintas di Cibiru.

Setelah itu penulis tidak menyentuh Draft itu sampai kepada selesainya semester 6, dimana sedang ada libur semester menuju semester 7, penulis tersadar dan termotivasi dari teman-teman yang telah mendahului menyelesaikan Seminar Proposalnya. Penulis melihat, kemacetan lalu lintas di Cibiru terlalu kompleks, juga perubahan arah pandang penulis disebabkan penulis magang di Pusat Survei Geologi, sehingga pandangan penulis berubah ke topik mengenai geologi. Sehingga Penulis merubah arah penelitian, menjadi penelitian eksplorasi potensi mineral. Eksplorasi potensi mineral yang penulis sangat tertarik adalah terkait mineral berat dan mineral jarang atau seperti nuklir. Kemudian penulis mendapat kenalan dari Prodi SPIG, Bang Nikolas, yang membahas mineral alterasi, sebagai penunjuk mineral emas. Kemudian Agustus 2025 penulis melakukan bimbingan pertama kepada Dosen Pembimbing Proposal, Ibu Silmi. Ibu Silmi mengatakan bahwa topik mineral emas ini harus pada Lokasi yang belum tereksploitasi secara besar-besaran. Penulis kesulitan mencari lokasinya dan kemudian pengerjaan Skripsi molor hingga periode magang kedua yakni September-Januari 2026. Mulai Kembali pengerjaan pada bulan Januari 2026, penulis mengubah arah Kembali dari mineral emas, menjadi mineral besi. Penulis memiliki tujuan bahwa mineral besi lebih dapat diidentifikasi oleh Penginderaan Jauh, ketimbang emas yang harus dicari asosiasinya melalui urat kuarsa atau mineral alterasinya.

Jadi menurut Penginderaan Jauh, deteksi yang ditemukan adalah urat kuarsa bukan langsung mineral emas. Sehingga Identifikasi Mineral Oksida Besi ini topiknya dilanjutkan oleh penulis sampai dengan Seminar Proposal. Penginderaan Jauh yang diterapkan adalah citra satelit hiperspektral PRISMA. Penggunaan citra ini antara lain termotivasi dari penelitian sebelumnya yang sudah banyak mengenai Sentinel-2, dan ASTER yang telah dibatasi stoknya. Kemudian pada waktu itu Pak Fadhil, dan rekan penulis yakni Garda telah selesai menyusun modul mata kuliah Pengolahan Citra Digital mengenai identifikasi bijih besi menggunakan PRISMA menggunakan Spectral Angle Mapper. Dari modul itu penulis mendapatkan ide untuk mengembangkan pada penelitian skripsi penulis. Sehingga judul penulis pada awalnya adalah Pemetaan Pasir Besi menggunakan Spectral Angle Mapper menggunakan citra PRISMA di Tasikmalaya Selatan. Setelah melakukan beberapa kali bimbingan intensif dengan Ibu Silmi, pada bulan Februari 2026 skripsi penulis disempurnakan menjadi berjudul: Pemetaan Mineral Pasir Besi Menggunakan Spectral Angle Mapper dan Spectral Feature Fitting berbasis Citra PRISMA di Sub-DAS Ciwulan Hilir, Tasikmalaya Selatan. Perubahan yang dilakukan atas arahan dan saran supaya ada dua metode dibandingkan dalam penelitian penulis. Juga control area tidak berdasarkan batas geologi maupun batas administrasi, melainkan Sub-DAS, karena mengikuti teori Placer, yaitu endapan mineral berat yang tersedimentasi di hilir Sungai, dan mineral terbawa dari batuan pembentuk di hulu Sungai yaitu batuan beku vulkanik, antara lain sumbernya pasir besi ini.
Kemudian bimbingan intensif itu berjalan selama satu bulan penuh, sampai kepada bulan Ramadhan pada tahun 2026. Berkah Ramadhan 2026, Proposal Penelitian Penulis telah disetujui oleh Dosen pembimbing, Dosen Wali Ibu Dr. Nanin Trianawati Sugito, S.T., M.T, dan Pak Lili, kemudian selang beberapa waktu kemudian, penulis diberikan kesempatan berupa SK Seminar Proposal pada akhir Ramadhan, pada 10 hari terakhir. Pelaksanaannya pun secara daring karena sedang libur lebaran. Walaupun secara daring, tentu kualitas Seminar Proposal tetap dipertahankan, para Dosen Pembahas aktif menanyakan, kritik, dan saran bagi pelaksanaan Skripsi ini. Selang seminggu setelah Idul Fitri penulis menyelesaikan Skripsi dan mendaftarkan Judul Skripsi penulis. Dari pendaftaran SK, hingga keluarnya SK, inilah yang penulis sesalkan karena keluarnya cukup lama, yakni satu bulan lebih, keluar pada Bulan Mei 2026. Pada saat menunggu SK keluar, penulis tidak tinggal diam, penulis menguji metode Spectral Angle Mapper dan Spectral Feature Fitting di Software ENVI dan Google Colab. Selain itu penulis terus mencari catalog Citra Hiperspektral PRISMA yang cocok disebabkan arahan Pembimbing supaya lebih baik dicari tidak di musim hujan. Namun hingga SK muncul, Citra satelit itu tidak kunjung didapatkan yang sesuai di musim kemarau, walaupun sementara sudah didapatkan yang musim hujan akan tetapi ketika dimasukkan pada algoritma, hasilnya belum menunjukkan kesesuaian dengan target.
Ada dua Citra Hiperspektral yang menjadi pegangan penulis pada saat itu, yang pertama adalah PRISMA, dari Italia, dan satu lagi ialah EnMAP. Pembaca dapat mengakses dan mendaftar dengan gratis di website PRISMA: http://prisma.asi.it/ , daftarkan akun kemudian pembaca dapat mengakses catalog citra, dan dapat request citra apabila tidak ditemukan yang diinginkan, dapat memilih AOI sendiri dan dapat menentukan rentang waktu perekamannya. Akun akan aktif setelah beberapa hari. Kemudian yang kedua adalah EnMAP, pembaca dapat mengakses https://planning.enmap.org/ untuk mendaftarkan akun. Untuk tutorial penggunaan akun EnMAP dapat disearch di Youtube Pembaca masing-masing, lengkap sampai mengunduh citra. Kedua Citra hiperspektral ini akan dikirimkan melalui Email Pribadi pembaca masing-masing.
Kembali ke kisah, pada awal Juni 2026, Ketika waktu sudah semakin menyempit, artinya satu bulan lagi menuju tenggat waktu yang direncanakan oleh penulis semenjak awal mengganti topik di Januari, penulis menerima surat pemanggilan akademik dari Prodi, perihal progress Skripsi penulis. Penulis pada saat itu menyampaikan sebagaimana adanya, tidak dibuat-buat, citra yang optimal untuk algoritma belum kunjung didapatkan, hal ini juga sudah didiskusikan dengan Dosen Pembimbing penulis. Kawan-kawan penulis yang seperjuangan baru memulai pengerjaan di Januari, telah berprogres secara signifikan dan juga ada yang sudah berangkat ke Lapangan untuk melakukan validasi lapangan. Penulis tidak goyah, tidak menurunkan semangatnya, tidak berkecil hati, namun penulis mendapatkan banyak semangat dan support dari Kawan-kawan, juga tidak lupa banyak berdoa, dan pada minggu ketiga Juni, pihak PRISMA mengirimkan email kepada penulis, citra pada minggu itu juga, penulis bersyukur karena sejak akhir mei, hujan sudah jarang artinya sudah beralih menuju kemarau. Maka menurut penulis ini menjadi citra yang optimal untuk algoritma, walaupun ada kendala beberapa awan menutupi Sungai di dekat muara namun di lain Lokasi dapat terlihat dengan jelas objek yang akan dilakukan algoritma.

Akhir Juni 2026 setelah penulis menyusun algoritma dan menyelesaikannya, penulis melakukan bimbingan beberapa kali dengan Dosen, pada awal Juli 2026, artinya dua minggu lagi menuju tenggat, penulis merencanakan Validasi Lapangan ke Tasikmalaya Selatan. Tanggal 12 Juli 2026, artinya 3-4 hari lagi menuju tenggat, penulis pergi berangkat menuju Tasikmalaya Selatan dalam keadaan yang belum benar-benar fit setelah diserang flu pada awal Juli. Penulis merencanakan 6 sampel yang diambil langsung di lapangan, mulai dari Cikatomas, Hingga Kecamatan Cipatujah dan Cikalong. Karena ingin turun ke gosong Sungai, maka penulis dibantu dengan rekan, Fikri, melakukan perjalanan ke kampung-kampung yang jalannya masih bercampur antara aspal, batu dan cor, bahkan ada yang tanah saja. Peran google maps menjadi kurang dipercayai oleh kami, karena jalan yang ditunjukkan google maps ternyata bergeser puluhan meter dibandingkan dengan aslinya. Menurut kami ini adalah celah google maps dan disinilah peran kita untuk georeferencing peta-peta yang kurang pas.

Akhirnya setelah beberapa kali seperti tersasar, penulis mencapai titik pertama yaitu dibawah jembatan jalan perdesaan di kecamatan Cikatomas, kemudian dilanjut ke Desa Panyiaran, Desa Cikalong di Kecamatan Cikalong, kedua desa ini area gosong sungainya sudah ada aktivitas penggalian pasir lokal. Kembali mencari titik-titik sampel lainnya, hingga ke Pantai, keadaannya adalah Pantai yang dicampur dengan beberapa tambak udang, yang awalnya itu adalah Langkah penyelamatan pesisir akibat eksploitasi besar-besaran pasir besi dimasa lalu yang diboikot oleh warga. Penulis pun berhati-hati dalam melakukan penelitian ini jangan sampai manfaat penelitian ini digunakan sebagai keburukan lagi. Tujuan penelitian ini supaya Pemerintah mendapat inventarisasi dan bagaimana mengelola kekayaan ini tanpa eksploitasi.
Penulis Kembali ke Bandung dan langsung menyelesaikan hingga bab penutup, dan langsung dibimbingkan dan sehari kemudian, pada tenggat tanggal, penulis daftar sidang. Penulis awalnya tidak yakin dan percaya akan ini, tapi begitulah yang dialami oleh penulis, nyata adanya. Namun, tentunya kelancaran validasi lapangan, didanai oleh hasil proyek-proyek dan penelitian Bersama beberapa Dosen, yakni Pak Andy Wibawa Nurrohman, dan juga dosen Pembimbing Ibu Silmi dan Pak Ihsan, Ibu Annisa Joviani Astari dan Juga Ibu Anisa Nabila. Juga berterimakasih kepada Bapak Nusan Mauli, semangat dan dukungan dari bapak Ibu membuahkan kelancaran di lapangan. Penulis melakukan sidang di tanggal 22 Juli 2026 dan Yudisium di Tanggal 14 Agustus 2026, Cumlaude dan Lulus. Namun dari keberhasilan yang ada, tentu ada pelengkapnya dari semua itu yakni kekurangan yang menjadi pesan bagi adik-adik atau pembaca.

Pesan untuk pembaca, dan adik-adik yang akan melanjutkan perjalanan penyelesaian skripsi ini, yang paling utama adalah, yakin dengan penelitian sendiri, jangan mudah goyah dan jangan selalu ragu. Terus membaca paper-paper rujukan dan kuatkan argument dan justifikasi mengapa kita memilih penelitian itu. Tetapi perhatikan juga kaidah-kaidah keilmuan, ilmu SaIG itu batasannya dan khasnya dimana dan disesuaikan dengan topik yang dicari. Perhatikan rumusan masalah, perkirakan jawaban masalahnya bagaimana, dan yang menurut penulis catatan penting adalah desain dari sampel itu. Perlu diperhatikan statistic spasialnya jangan sampai terlewat, karena ini menjadi limitasi dari skripsi penulis, desain sampelnya kurang diperhatikan, sehingga 8 sampel menjadi belum bisa menjadi valid. Penulis harap adik-adik dapat memperhatikan ini, walaupun rumus sampel itu sangat erat dengan penggunaan lahan, diluar itu pun harus diperhatikan desain sampel dan variabelnya. Kemudian pesan lainnya, rasa malas itu diatur bukan diusir, misalnya teman teman dapat mengerjakan di hari ini pagi-sore, malamnya dapat bermalas-malasan, asal jangan ada satu hari penuh tidak mengerjakan apa-apa, itu sangat berbahaya, akan mendatangkan malas yang baru dan malah menjadi awal dari munculnya demotivasi. Demotivasi lainnya dapat muncul dari kebingungan arahan dan saran dari Dosen Pembimbing, maka dari itu peran teman sangat penting, perlu ada teman ngobrol, jangan dipendam sendiri, karena akan tambah pusing dan malah tidak ada progress apapun dan menjadi tertunda. Oleh karena itu diskusi antar teman itu penting, jangan egois dan takut mengganggu teman, pastikan saja waktu bertanya nya yang pas dan tanyakan yang bingungnya. Kalau belum bertemu benang merahnya dapat diskusi dengan Dosen Pembimbing.
