Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa S2 Pendidikan Kewarganegaraan Raih Best Paper Award pada The 2nd International Conference Bali Gender Studies Forum 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan. Nurul Falah Islami, mahasiswa S2 Pendidikan Kewarganegaraan, berhasil meraih Best Paper Award – 3rd Place dalam The 2nd International Conference Bali Gender Studies Forum (BGSF) 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas karya ilmiah berjudul “Moral Movement Based on Pancasila Ideology Through Citizenship Literacy at SDN 151 Sukasenang, Bandung City” pada kategori Citizenship, Public Participation & Accountability.

Paper tersebut dipresentasikan dalam The 2nd International Conference Bali Gender Studies Forum (BGSF) 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada 28–29 Agustus 2026 dan diselenggarakan oleh Yayasan Bali Sruti.

Karya ilmiah ini mengangkat gagasan mengenai gerakan moral berbasis ideologi Pancasila melalui penguatan literasi kewarganegaraan di lingkungan sekolah dasar. Kajian tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan kewarganegaraan tidak hanya dalam membangun pengetahuan mengenai Pancasila dan kewarganegaraan, tetapi juga dalam mendorong keterlibatan warga sekolah dalam membangun sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Menariknya, paper yang berhasil meraih penghargaan tersebut merupakan karya yang disusun dalam rangka mata kuliah Metode Penelitian Terapan pada Program Studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan. Capaian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di kelas dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah yang mampu berkontribusi dalam forum akademik internasional.

Penghargaan Best Paper Award – 3rd Place tersebut tercantum dalam sertifikat penghargaan Nomor 021.9/BGSF/VIII/2026, yang ditetapkan di Denpasar pada 29 Agustus 2026.

Capaian Nurul Falah Islami menjadi bukti bahwa mahasiswa pendidikan kewarganegaraan memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kajian akademik sekaligus menghadirkan gagasan mengenai Pancasila, literasi kewarganegaraan, partisipasi publik, dan pembentukan karakter warga negara.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan penelitian yang tidak berhenti pada kepentingan akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi bagi penguatan pendidikan kewarganegaraan dan kehidupan masyarakat.

Selamat kepada Nurul Falah Islami atas capaian membanggakan tersebut. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya, meneliti, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *