Bandung, UPI — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) menyelenggarakan World Tourism Day 2026 pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Gedung Achmad Sanusi UPI. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi sivitas akademika sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dan potensi pariwisata Indonesia.
Kegiatan yang melibatkan lima program studi kepariwisataan di lingkungan FPIPS UPI, yaitu Manajemen Resort dan Leisure (MRL), Manajemen Industri Katering (MIK), Manajemen Pemasaran Pariwisata (MPP), Pendidikan Pariwisata (DIKPAR), dan Industri Pariwisata (INPAR), berlangsung dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan unsur akademik, budaya, seni, dan kreativitas mahasiswa.

Foto 1. Peresmian sekaligus Pembukaan Acara oleh Wakil Dekan 1 FPIPS UPI
Rangkaian kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I FPIPS UPI, Dr. Fitri Rahma Fitria, M.Si., melalui prosesi pengguntingan pita. Prosesi tersebut turut didampingi oleh para dosen dari masing-masing program studi kepariwisataan yang berpartisipasi dalam World Tourism Day 2026.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahiim, acara kegiatan World Tourism Day 2026 di lingkungan kampus civitas akademika UPI saya resmikan", ucap Fitri Rahmafitria.
Keterlibatan lima program studi tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam memperkenalkan berbagai perspektif kepariwisataan kepada sivitas akademika dan pengunjung. Pariwisata tidak hanya dipandang dari aspek perjalanan dan destinasi, tetapi juga mencakup dimensi budaya, kreativitas, industri, pengelolaan pengalaman wisata, serta pendidikan kepariwisataan.

Foto 2. Grooming Exhibition dari Mahasiswa Prodi MRL
Semarak kegiatan semakin terasa melalui penampilan kesenian tari dari Program Studi Manajemen Pemasaran Pariwisata (MPP). Pertunjukan seni tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara yang menghadirkan ekspresi budaya sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas dan apresiasi terhadap seni Nusantara.

Foto 3. Pergelaran Acara Hiburan Kesenian Tari Jaipong oleh Mahasiswi MPP
Prodi Manajemen Resort dan Leisure turut berpartisipasi dalam pergelaran WTD 2026 UPI dengan membuka stand bertema Kalimantan. Stand ini menghadirkan representasi kekayaan budaya Pulau Borneo melalui berbagai unsur budaya serta produk kerajinan khas Kalimantan.
Keberadaan stand Kalimantan menjadi salah satu bentuk upaya Prodi MRL dalam memperkenalkan keragaman budaya Indonesia melalui pendekatan pengalaman wisata. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat berbagai kekayaan budaya dan produk kerajinan yang merepresentasikan identitas masyarakat Kalimantan.

Foto 4. Stand Kalimantan Prodi MRL
Kegiatan World Tourism Day 2026 juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam mengemas potensi budaya menjadi bagian dari pengalaman kepariwisataan. Hal tersebut sejalan dengan peran pendidikan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia pariwisata yang memiliki wawasan budaya, kreativitas, serta kemampuan untuk mengembangkan potensi pariwisata secara kontekstual.
Melalui penyelenggaraan World Tourism Day 2026, FPIPS UPI terus mendorong kolaborasi antarkeilmuan dan antarprogram studi dalam menghadirkan kegiatan yang mengintegrasikan pendidikan, budaya, dan kepariwisataan. Momentum ini sekaligus memperkuat peran UPI dalam mengembangkan pendidikan kepariwisataan dan menumbuhkan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.