Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
[MRL News] World Food Day Festival and Competition 2026: Inovasi Pangan Cireundeu Hantarkan Mahasiswa MRL UPI Juara Harapan 1 BCC UGM Wujudkan SDG’s 2, 3, 8, 9, 12

Jogjakarta - Tim MRL-NOVALEIS meraih Juara Harapan 1 dalam Business Case Competition (BCC) pada World Food Day Festival and Competition (WFD Festicom) 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Tim beranggotakan mahasiswa Manajemen Resort dan Leisure (MRL), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kompetisi dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2026 ini mengusung tema “Revitalisasi Pangan Lokal Indonesia Bergizi melalui Inovasi Produk dan Strategi Bisnis Berkelanjutan.” Babak final dilaksanakan secara luring pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 07.30-16.30 WIB di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM.

Tim membawa inovasi cookies berbahan dasar rasi (beras singkong), makanan pokok masyarakat Kampung Adat Cireundeu, Cimahi Selatan, Jawa Barat yang dikonsumsi sebagai pengganti nasi beras. Gagasan ini menjawab tantangan ketahanan pangan Indonesia, yaitu ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok, sekaligus menunjukkan bahwa pangan lokal bergizi dapat dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan.

Gagasan tersebut sejalan dengan lima poin Sustainable Development Goals (SDGs). Pemanfaatan rasi sebagai pangan lokal mendukung SDGs 2 (Zero Hunger), sedangkan pengayaan produk dengan isolat protein nabati bagi masyarakat bergaya hidup sehat mendukung SDGs 3 (Good Health and Well-being). Pengembangan usaha berbasis pangan lokal berkontribusi pada SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), inovasi produk pada SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan pendekatan upcycling berprinsip ekonomi sirkular pada SDGs 12 (Responsible Consumption and Production).

…

Rangkaian kompetisi diawali dengan pengumpulan proposal pada 4-11 September 2026. Tim mengajukan proposal berjudul “Singkara: Diversifikasi Rasi Cireundeu menjadi Upcycled Superfood Cookies Kaya Nutrisi Berpendekatan Zero Waste Guna Kemandirian Pangan”. Setelah seleksi, panitia mengumumkan lima besar finalis pada 30 September 2026 dan Tim MRL-NOVALEIS termasuk di dalamnya. Para finalis lalu mengikuti technical meeting daring pada 18 Oktober 2026.

Pada hari final, kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB oleh moderator, kemudian dilanjutkan presentasi para finalis. Setiap tim mendapat waktu 15 menit untuk presentasi dan 15 menit untuk tanya jawab bersama dewan juri. Tim MRL-NOVALEIS yang tampil di urutan ketiga memperkenalkan Singkara, cookies berbasis rasi tanpa telur dan bahan pengembang kimiawi. Produk ini memakai pisang matang sebagai pengikat dan diperkaya isolat protein nabati untuk masyarakat bergaya hidup sehat.

Foto 1 - 2. Tim Mahasiswa MRL UPI Mempresentasikan Hasil Karya di Depan Dewan Juri

(Sumber : Dokumentasi, 2026)

Usai presentasi, peserta mengikuti workshop sourdough di Laboratorium Inkubator Fakultas Teknologi Pertanian UGM, yang dibimbing dosen Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P. Selama sekitar dua setengah jam, peserta mempelajari teori dan praktik pembuatan sourdough, perawatan starter, hingga teknik penyimpanannya. Salah satu pengetahuan baru yang diperoleh adalah bahwa starter sourdough dapat dikeringkan agar masa simpannya lebih panjang.

Foto 3 - 5. Mahasiswa Prodi MRL Praktik Workshop Sourdough (Sumber : Dokumentasi, 2026)

Sembari menunggu proses pemanggangan, peserta berdiskusi dengan Dr. Rini Yanti, yang memperkenalkan beberapa produk olahan hasil kombinasi sourdough dengan bahan pangan lokal. Setelah itu, peserta kembali ke ruang acara untuk mengikuti sambutan dari perwakilan Healthy Plate, Ketua Pelaksana, Ketua Umum KMTPHP, dan Kepala Departemen TPHP.

Foto 6 - 7. Workshop Sourdough (Sumber : Dokumentasi, 2026)

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan foto bersama. Tim MRL-NOVALEIS, yang beranggotakan Reyhan Desvansa Putra (ketua), Ayu Firdanianty Azzahra, Dila Sri Istiqomah, Lana Azmi Fatin, dan Rifki Afian Saputro, dinyatakan sebagai Juara Harapan 1. Panitia juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada setiap tim.

Foto 7 -9. Pengumuman Peserta dan Pemberian Pneghargaan

(Sumber : Dokumentasi, 2026)

Dukungan juga datang dari lingkungan program studi. Sebelum tim berangkat ke UGM, Ketua Program Studi Manajemen Resort dan Leisure UPI, Dr. Ghoitsa Rohmah Nurazizah, M.Si., berpesan, “Kalian sudah hebat bisa menjadi finalis, semoga keberangkatan ke UGM bisa membawa MRL ke prestasi yang lebih unggul.” Bagi tim, WFD Festicom 2026 menambah wawasan tentang keberagaman pangan lokal dan pentingnya inovasi dalam mendukung ketahanan pangan. Ketua Tim, Reyhan Desvansa Putra, mengungkapkan, “bisa berdiri di depan juri bersama empat finalis lainnya adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Sesi tanya jawab menantang kami untuk mempertahankan gagasan Singkara dengan lebih matang.”

 

Ingin tahu lebih banyak tentang Manajemen Resort dan Leisure UPI? Cek Sosial Media Kami!

Instagram | YouTube | Line | TikTok | Situs web

##SDGs #SDGsIndonesia #ZeroHunger #SustainableFood #LocalFoodInnovation #MRLUPI  #VivaTourismus #VivaMRL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *