Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Alumni IPAI Menjadi Guru PAI yang Menyemai Nilai dan Literasi di Kota Cimahi (Quality Education, SDG-s 4)

Bandung — Di tengah arus globalisasi dan tantangan digital yang kian kompleks, Taufik Hidayat, S.Pd.Gr., hadir sebagai sosok pendidik yang konsisten menjaga nilai-nilai keislaman di ruang kelas dan komunitas pendidikan. Lulusan Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tahun 2016 ini kini mengabdi sebagai Guru PAI di SDN Karang Mekar Mandiri 1 Kota Cimahi, sekaligus menjadi bagian dari gerakan literasi keagamaan di tingkat kota.

Sebelum menjadi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Taufik sempat mengajar di SD SMP Cendekia Leadership School Bandung (2016–2018), tempat ia mulai merintis pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai spiritual dan kepemimpinan. Sejak 2019, ia aktif di SDN Karang Mekar Mandiri 1 dan turut menyusun bahan ajar PAI untuk tingkat kota, termasuk Buku Kegiatan Ramadan Kota Cimahi tahun 2023.

Kontribusinya tidak berhenti di ruang kelas. Taufik juga aktif sebagai pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI tingkat kecamatan dan kota sejak 2021, serta menjadi bagian dari kepanitiaan Lomba Pentas PAI Kota Cimahi selama empat tahun berturut-turut. Kiprahnya menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dapat hadir secara konkret dalam penguatan karakter dan budaya literasi siswa.

Dalam refleksinya, Taufik menyampaikan bahwa pengalaman belajar di IPAI UPI sangat berdampak pada kehidupan dan kariernya. “Selama kuliah di IPAI, saya merasakan peningkatan semangat belajar, pengetahuan keislaman, dan kegiatan ilmiah yang membentuk cara pandang saya sebagai pendidik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa tantangan pendidikan Islam saat ini terletak pada pengaruh negatif globalisasi dan internet yang menggerus akidah dan akhlak siswa.

Kini, Taufik tengah menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) PAI di UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun 2024, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai guru PAI. Ia menjadi contoh bahwa alumni IPAI tidak hanya berkiprah di ruang akademik, tetapi juga menjadi penggerak perubahan di tingkat lokal—menyemai nilai, membangun karakter, dan menjaga akidah di tengah tantangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *