Bandung — Keluarga besar Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyampaikan penghormatan dan doa terbaik kepada Endang Iskandar, S.Ag., yang resmi memasuki masa purnabakti sebagai staf Prodi IPAI Terintegrasi. Dalam suasana penuh haru dan syukur, seluruh sivitas akademika mengenang jejak pengabdian beliau yang telah menjadi bagian penting dalam dinamika kelembagaan IPAI.
Selama bertahun-tahun, Endang Iskandar dikenal sebagai sosok yang bersahaja, tekun, dan penuh dedikasi. Ia bukan sekadar staf administrasi, tetapi penjaga ritme kerja, penghubung komunikasi, dan penguat semangat di balik layar. Dalam setiap proses akademik, kegiatan kemahasiswaan, hingga penyusunan dokumen kelembagaan, kehadiran beliau menjadi penopang yang tak tergantikan.
Ketua Program Studi IPAI menyampaikan bahwa purnabakti bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh berkah. “Pak Endang telah menjadi bagian dari sejarah IPAI. Ketulusan dan kesederhanaannya adalah teladan bagi kami semua. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan di setiap langkah beliau ke depan,” ujarnya.
Ungkapan terima kasih juga datang dari para dosen dan mahasiswa yang pernah berinteraksi langsung dengan beliau. Banyak yang mengenang momen-momen kecil namun bermakna—dari senyuman ramah di ruang tata usaha, hingga kesigapan beliau dalam mendampingi kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Dalam tradisi Islam, pengabdian yang dilakukan dengan ikhlas dan konsisten adalah amal jariyah yang terus mengalir. Purnabakti Pak Endang menjadi pengingat bahwa kontribusi dalam dunia pendidikan tidak selalu hadir dalam bentuk publikasi atau jabatan, tetapi juga dalam bentuk pelayanan yang tulus dan kehadiran yang menguatkan.
IPAI UPI berharap semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh Endang Iskandar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para mahasiswa dan tenaga kependidikan, untuk terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam setiap tugas yang diemban.
