Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Gerhana Bulan Total 7 September 2025: Prodi IPAI Ajak Sivitas Akademika Menunaikan Sunnah Rasulullah ﷺ (Good Health and Well-Being, SDG-s 3)

Bandung — Langit malam 7 September 2025 menjadi saksi atas salah satu fenomena alam yang sarat makna spiritual: gerhana bulan total. Dalam tradisi Islam, gerhana bukan sekadar peristiwa astronomi, melainkan tanda kebesaran Allah ﷻ yang mengandung pesan tauhid, introspeksi, dan penguatan iman. Menyambut momen ini, Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) mengajak seluruh sivitas akademika untuk menunaikan sunnah Rasulullah ﷺ dengan melaksanakan shalat gerhana, memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan sedekah.

Gerhana bulan total yang terjadi pada malam ini diperkirakan berlangsung selama lebih dari lima jam, dengan puncak totalitas sekitar pukul 01.11 WIB. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidaklah mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Maka jika kalian melihatnya, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah, dan bersedekahlah.”

Ketua Prodi IPAI menyampaikan bahwa gerhana bulan adalah momentum langit yang mengingatkan manusia akan keterbatasan dan kebesaran Sang Pencipta. “Kami mengajak seluruh dosen, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjadikan malam ini sebagai ruang spiritual. Gerhana bukanlah ketakutan, melainkan panggilan untuk kembali kepada Allah dengan penuh khusyuk dan harap,” ujarnya.

Prodi IPAI juga mendorong pelaksanaan shalat gerhana secara berjamaah di masjid, sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ bersama para sahabat. Namun, bagi yang tidak memungkinkan, shalat gerhana tetap sah dilakukan secara munfarid di rumah. Setelah shalat, dianjurkan untuk menyampaikan khutbah yang mengingatkan umat akan kekuasaan Allah, pentingnya taubat, dan keutamaan amal shalih.

Dalam konteks pendidikan Islam, ajakan ini menjadi bagian dari pembentukan karakter spiritual mahasiswa dan sivitas akademika. Gerhana bukan hanya fenomena langit, tetapi juga panggilan bumi untuk mempertebal iman, memperbanyak amal, dan memperkuat kesadaran akan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.

Prodi IPAI FPIPS UPI berharap momen ini dapat menjadi pengingat bersama bahwa ilmu dan iman harus berjalan beriringan. Ketika langit berbicara lewat gerhana, maka hati manusia pun seharusnya menjawab dengan dzikir, doa, dan amal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *