
Bandung, Oktober 2025 – Prestasi membanggakan diraih oleh Alif Ilman Mansyur, mahasiswa Program Doktor (S3) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Alif berhasil meraih penghargaan Best Paper Award dalam ajang bergengsi World Engineering Education Forum & Global Development in Engineering Conference (WEEF–GDEC) yang diselenggarakan di Korea Selatan. Konferensi ini berlangsung pada 21-25 September 2025.
Konferensi internasional ini diikuti oleh 688 partisipan dari 37 negara yang terdiri atas akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai disiplin ilmu.

Dalam forum tersebut, Alif Ilman Mansyur mempresentasikan makalah berjudul
“Digital Cultural Heritage Education: Using Technology to Improve Instruction for the SDGs in Lombok, Indonesia.”
Paper tersebut mengangkat gagasan tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan warisan budaya (digital cultural heritage) untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam konteks pembelajaran di Lombok, Indonesia.
Penelitian ini dibimbing oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed., Prof. Dr. Sapriya, M.Ed., dan Prof. Dr. Kokom Komalasari, M.Pd. Ketiganya memberikan arahan dan bimbingan ilmiah yang berperan penting dalam keberhasilan penelitian tersebut.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya kolaboratif antara mahasiswa dan pembimbing dalam menghadirkan penelitian yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, khususnya integrasi teknologi dan nilai-nilai sosial budaya,” ujar Alif Ilman Mansyur.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan IPS UPI dalam menghasilkan lulusan doktor yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan sosial yang berwawasan global.