Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
GEOGRAPHY FUTURE LEADER (GFL) BEM HMPG FPIPS UPI 2025

Kegiatan Geography Future Leader (GFL) merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan kaderisasi yang dirancang dalam bentuk simulasi persidangan mahasiswa. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Geografi khususnya mahasiswa baru akan mendapatkan pembekalan mengenai prosedur persidangan, kepemimpinan, serta teknik retorika yang baik, dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Pada tahun 2025 ini kegiatan GFL mengusung tema “Meningkatkan Integritas dan Intelektualitas Melalui Langkah Sinergisitas”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 03-05 Oktober 2025 diGedung Amphitetater UPI. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai tata cara persidangan sebagai landasan awal bagi mahasiswa Pendidikan Geografi untuk memahami mekanisme yang akan dijalankan selama GFL. Setelah itu, peserta akan mendapatkan materi seputar kepemimpinan dan keterampilan beretorika sebagai bekal dalam proses diskusi. Mahasiswa baru Pendidikan Geografi akan dibagi ke dalam fraksi-fraksi sesuai dengan kelompok bimbingan masing-masing. Tujuan pembentukan fraksi ini adalah untuk memberi kesempatan kepada setiap mahasiswa dalam menyampaikan ide dan pendapatnya di dalam forum. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan dihadapkan pada suatu isu atau permasalahan yang harus diselesaikan melalui proses musyawarah. Dengan demikian, peserta akan belajar bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan dalam sebuah persidangan.

GFL diharapkan menjadi fondasi awal sekaligus gambaran nyata bagi mahasiswa baru Pendidikan Geografi mengenai pelaksanaan Musyawarah Mahasiswa (Mumas), yang merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan dalam struktur BEM HMPG FPIPS UPI. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup agenda pemilihan ketua pelaksana Mumas yang akan bertugas di akhir periode kepengurusan.

Kegiatan dimulai tepat pukul 13.00 WIB dengan sesi pembukaan yang menjadi tanda resmi dimulainya acara. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari beberapa pihak yang berperan penting dalam penyelenggaraan acara tersebut. Usai sesi sambutan, peserta memasuki kegiatan inti berupa penyampaian materi pertama. Materi ini membahas tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik serta pentingnya kemampuan beretorika yang efektif. Pemaparan tersebut dibawakan oleh Saudari Nurul Aniyyatur Rohmah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Geografi angkatan 2021. Selama sesi ini, suasana berlangsung kondusif dan penuh semangat. Peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang diberikan, terutama ketika memasuki sesi tanya jawab. Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta interaksi aktif antara peserta, pemateri, dan moderator yang memandu jalannya diskusi. Hal ini menunjukkan bahwa topik yang diangkat relevan dan menarik bagi peserta kegiatan.

Setelah sesi pertama berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pematerian kedua sekaligus sesi terakhir, yaitu pembahasan mengenai Tata Cara Persidangan. Materi ini disampaikan oleh Saudara Rio Wicaksono yang merupakan perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Komisi A. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan secara runtut mulai dari pengertian dasar persidangan, tujuan dilaksanakannya sidang, hingga langkah-langkah dan prosedur yang harus diikuti agar persidangan dapat berjalan secara tertib dan sesuai aturan. Pemaparan materi ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi peserta, tetapi juga menjadi bekal praktis bagi mahasiswa dalam memahami mekanisme organisasi, khususnya dalam konteks forum resmi seperti persidangan mahasiswa. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir.

Setelah sesi pematerian berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi sidang Musyawarah Mahasiswa (Mumas) yang dirancang menyerupai pelaksanaan Mumas sesungguhnya. Sidang awalnya dipimpin oleh presidium sementara, sebelum kemudian diserahkan kepada presidium tetap yang terdiri dari mahasiswa baru angkatan 2025. Proses pemilihan presidium tetap dilakukan secara musyawarah bersama dan melalui tahapan yang cukup panjang melibatkan tujuh fraksi yang hadir. Berdasarkan hasil keputusan tersebut, ditetapkan tiga presidium tetap, yaitu:

  1. Presidium 1: Fathan Bagus Satria
  2. Presidium 2: Nadya Syifaurrahma
  3. Presidium 3: Adhisty Chania Azzahra Komarudin

Kegiatan Geography Future Leadership (GFL) menghasilkan output berupa terpilihnya Ketua Pelaksana Musyawarah Mahasiswa (Mumas) HMPG ke-XXI, yang berasal dari mahasiswa baru angkatan 2025. Proses pemilihan dilakukan melalui musyawarah bersama tujuh fraksi, dengan mempertimbangkan visi, misi, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing calon ketua pelaksana. Setelah melalui proses diskusi yang cukup panjang, akhirnya ditetapkan Saudara Muhammad Dzakwan Alifah Dzikir sebagai Ketua Pelaksana Musyawarah Mahasiswa HMPG ke-XXI. Penetapan ketua pelaksana ini menjadi penutup dari seluruh agenda persidangan GFL, yang kemudian dilanjutkan dengan penutupan resmi oleh Presidium.

Secara keseluruhan, kegiatan GFL berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa baru angkatan 2025, panitia juga menyiapkan sesi penghargaan (awarding) bagi peserta yang menunjukkan kinerja dan partisipasi terbaik selama kegiatan berlangsung. Penghargaan ini akan diberikan pada saat evaluasi mingguan, dengan dua kategori nominasi, yaitu:

  1. Mahasiswa Baru Putra Teraktif
  2. Mahasiswa Baru Putri Teraktif

Melalui pelaksanaan kegiatan GFL ini, diharapkan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Geografi angkatan 2025 dapat memperoleh pengalaman berharga dan pengetahuan baru yang bermanfaat baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pengembangan diri untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, keberanian berpendapat dengan etika yang baik, kemampuan berdiskusi, serta rasa tanggung jawab sebagai mahasiswa Pendidikan Geografi.

GFL diharapkan menjadi fondasi awal sekaligus gambaran nyata bagi mahasiswa baru Pendidikan Geografi mengenai pelaksanaan Musyawarah Mahasiswa (Mumas), yang merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan dalam struktur BEM HMPG FPIPS UPI. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup agenda pemilihan ketua pelaksana Mumas yang akan bertugas di akhir periode kepengurusan.

Penulis : Wilda Citra Yuniarti (2402582)

Editor : Syalwa Ramadianti Nugraha (2407430)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *