Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
30 HARI PERTAMA: MENYUSURI GARIS PETA DI ATR/BPN KANWIL JAWA BARAT

Penulis : Gilang Attalla (SaIG, 2203110)

Penyunting: Muhammad Zaki Rabbani

Dok: Penulis

Per 1 September 2025, kami memulai babak baru dalam perjalanan perkuliahan di semester tujuh, program magang. Selama empat bulan ke depan, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Barat menjadi tempat kami menguji sekaligus mengasah ilmu yang telah dipelajari selama ini. Dari berbagai pengajuan yang kami lakukan, lima mahasiswa diterima untuk menjalani program magang di ATR/BPN ini, yaitu Cindy Astra, Fathir Muhammad Sandhika, Iwan Fahmi, Gilang Attalla, dan Raditya Faiz Danendra.
Hari pertama menjadi awal yang berkesan. Kami disambut hangat oleh Bu Rere dari bagian Tata Usaha di lobi kantor, sebelum akhirnya diarahkan menuju bidang Survei dan Pemetaan, tempat kami akan berproses selama empat bulan ke depan. Di sana, kami diperkenalkan kepada tiga koordinator sub-bidang yang akan menjadi pembimbing utama: Pak Ir. Heru Alfaizal, S.T., M.H., Pak Muhammad Bayu Hartono, S.Si., dan Pak Suhendri, A.Ptnh.

Dok: Penulis

Suasana pertemuan pertama terasa formal tapi akrab. Di ruang rapat, kami memperkenalkan diri satu per satu. Pihak BPN kemudian memaparkan profil instansi, pembagian bidang kerja, serta sistem dan alur kegiatan di Bidang Survei dan Pemetaan. Kami juga mendapat gambaran mengenai proyek-proyek yang akan kami tangani selama masa magang. Sesi tanya jawab pun berlangsung santai, memberi ruang bagi kami untuk memahami lebih dalam dunia kerja di instansi pertanahan. Setelah itu, kami diarahkan ke meja kerja masing-masing, tempat yang kelak menjadi saksi perjalanan belajar kami setiap harinya.

Tugas pertama langsung membawa kami bersentuhan dengan arsip penting: peta denah di atas kertas sejenis kalkir. Kami diminta melakukan digitalisasi menggunakan alat scanner, agar peta-peta lama tersebut bisa disimpan dalam bentuk digital yang lebih aman dan mudah diakses. Tantangan awal ini membuka mata kami tentang pentingnya preservasi data spasial di era sekarang ini.

Dok: Penulis

Hari-hari berikutnya semakin menarik. Kami terlibat dalam berbagai kegiatan seperti plotting hasil akuisisi titik batas wilayah, identifikasi persil, hingga pembuatan peta cakupan drone. Setiap tugas memberi pengalaman baru, bukan hanya tentang teknis pemetaan, tetapi juga tentang bagaimana regulasi pertanahan diterapkan di lapangan.
Satu bulan berlalu dengan cepat. Di balik rutinitas pekerjaan, tersimpan banyak pelajaran berharga. Kami belajar bagaimana teori di kampus menemukan bentuk nyatanya di dunia kerja. Kami juga belajar berkolaborasi, beradaptasi, dan menghargai setiap detail pekerjaan yang sebelumnya mungkin terlihat sederhana. Ada rasa bangga tersendiri ketika mengetahui bahwa ilmu yang kami pelajari di perkuliahan dan organisasi ternyata benar-benar bisa memberi manfaat nyata bagi pekerjaan di instansi ini.

Dok: Penulis

Waktu sebulan terasa singkat, tetapi penuh dengan cerita. Dari ruang kantor yang kini terasa lebih hangat, hingga obrolan ringan di sela pekerjaan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan belajar kami di BPN Provinsi Jawa Barat. Namun kisah ini belum selesai. Masih ada tiga bulan lagi untuk tumbuh dan memahami lebih dalam arti profesionalisme.
Every day in this office is a quiet step toward growth, and every experience becomes a meaningful lesson for the future.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *