BANDUNG - Himpunan Mahasiswa Hukum menggelar kegiatan Bela Negara untuk mahasiswa baru angkatan 2025 sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di Pusat Pendidikan Hukum TNI AD dengan penuh semangat ini dirancang khusus untuk membekali para calon sarjana hukum dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan, sebelum mereka mendalami ilmu hukum dan konstitusi Indonesia.

Program Bela Negara ini menghadirkan berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, kedisiplinan, nasionalisme, wawasan kebangsaan, hingga peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI. Para mahasiswa baru diajak untuk memahami bahwa menjadi seorang ahli hukum bukan hanya soal menguasai pasal-pasal perundangan, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme dan tanggung jawab terhadap bangsa. Melalui diskusi interaktif dan simulasi, peserta diajak berpikir kritis tentang tantangan kebangsaan di era modern.
Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Agung Setiawan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter mahasiswa hukum yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen terhadap negara. "Kami ingin mahasiswa baru memahami bahwa ilmu hukum yang akan mereka pelajari adalah alat untuk menegakkan keadilan dan melindungi kepentingan bangsa," ujarnya.
Antusiasme mahasiswa baru angkatan 25 terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengaku mendapat perspektif baru tentang pentingnya mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan Bela Negara ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi para mahasiswa dalam menjalani perkuliahan dan kelak berkontribusi sebagai penegak hukum yang berintegritas dan berjiwa nasionalis.
