BANDUNG - Himpunan Mahasiswa Hukum menggelar kompetisi debat bergengsi bertajuk "Bumi Siliwangi Debate Competition" yang diikuti oleh puluhan tim dari berbagai SMA. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari ini, Kamis hingga Jumat (22-23/1/2026), menampilkan pertarungan argumentasi sengit antara pelajar-pelajar terbaik dalam membahas isu-isu hukum, sosial, dan kebangsaan kontemporer.
Ketua Panitia Bumi Siliwangi Debate Competition, Najlaa Samara, menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kompetisi ini adalah untuk menumbuhkan budaya debat sehat dan literasi hukum di kalangan pelajar. "Kami ingin generasi muda terbiasa menyampaikan pendapat dengan data dan argumen yang kuat, bukan emosi semata. Kemampuan berdebat dengan baik akan sangat berguna, tidak hanya di dunia akademis tetapi juga dalam kehidupan sosial dan profesional mereka kelak," ujarnya. Para juri yang dihadirkan juga merupakan praktisi hukum, akademisi, dan debater berpengalaman yang memberikan penilaian objektif serta masukan konstruktif kepada setiap peserta untuk terus berkembang.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat terhadap kompetisi debat di kalangan pelajar semakin tinggi. Beberapa guru pendamping mengapresiasi inisiatif Himpunan Mahasiswa Hukum dalam mengadakan kompetisi semacam ini. kesempatan luar biasa bagi siswa-siswi sekolah untuk belajar dari yang terbaik dan mengukur kemampuan mereka. Pemenang kompetisi akan diumumkan pada tanggal 05 Februari 2026 yang berlokasi di auditorium FPIPS Lt. 6
