Bandung, 02 Februari 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Pengetahuan Agama Islam (IPAI) FPIPS UPI kembali dipercaya memegang peran strategis dalam organisasi kemahasiswaan di tingkat universitas. M. Zaky Dhiyaul Haq, mahasiswa IPAI angkatan 2023, secara resmi terpilih sebagai Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Unit Kegiatan Dakwah Mahasiswa (UKDM) UPI untuk periode 2026. Kemenangan ini mempertegas peran aktif mahasiswa IPAI dalam mengawal nilai-nilai religiusitas dan pembinaan karakter Islami bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia.
Kepemimpinan Dakwah dalam Bingkai Intelektual
Kepemimpinan dalam lembaga dakwah kampus menuntut keseimbangan antara kapasitas manajerial dan kedalaman pemahaman agama. Sebagai pemimpin LDK UKDM, Zaky memiliki tanggung jawab untuk mengelola dakwah yang inklusif dan relevan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan. Secara teoretis, kepemimpinan organisasi berbasis dakwah memerlukan pendekatan Servant Leadership, di mana pemimpin menempatkan pelayanan kepada anggota dan masyarakat sebagai prioritas utama untuk mencapai tujuan spiritual bersama.
Hal ini sejalan dengan penelitian dalam jurnal ilmiah bereputasi yang menyebutkan bahwa organisasi mahasiswa berbasis agama berperan sebagai social capital yang penting dalam memperkuat kohesi sosial dan ketahanan moral di perguruan tinggi. Integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam struktur organisasi akan menjadi kunci bagi Zaky untuk membawa LDK UKDM menjadi wadah yang menyejukkan. Dengan latar belakang pendidikan agama dari Prodi IPAI, Zaky diharapkan mampu menghadirkan narasi dakwah yang saintifik namun tetap menyentuh sisi emosional mahasiswa.
Kontribusi terhadap Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Kepemimpinan M. Zaky Dhiyaul Haq di LDK UKDM UPI memiliki keterkaitan erat dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui program pembinaan karakter dan literasi keagamaan. LDK berperan sebagai pusat pendidikan informal yang membantu mahasiswa mengembangkan soft skills dan integritas moral yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas formal.
Selain itu, eksistensi LDK UKDM di bawah kepemimpinan baru ini mendukung pencapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Dengan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kedamaian melalui dakwah kampus yang santun, Zaky turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan universitas yang harmonis. Upaya ini mencerminkan visi Prodi IPAI yang senantiasa menjadi "Pelopor dan Unggul" dalam menyebarkan kemaslahatan melalui jalur pendidikan dan organisasi.
Proyeksi Strategis Periode 2026
Memasuki periode kepengurusan 2026, tantangan digitalisasi dakwah menjadi fokus utama yang harus dihadapi oleh Zaky dan timnya. Program studi memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini, mengingat posisi Ketua LDK UKDM merupakan amanah besar yang melibatkan koordinasi lintas fakultas. Dukungan moril terus mengalir dari rekan-rekan mahasiswa IPAI angkatan 2023 yang memandang terpilihnya Zaky sebagai inspirasi bagi angkatan muda lainnya untuk berani berkontribusi di level universitas.
Melalui kepemimpinan ini, diharapkan LDK UKDM UPI dapat menjadi garda terdepan dalam membentengi mahasiswa dari ideologi radikal dan menggantinya dengan pemahaman Islam yang moderat. Sinergi antara keilmuan IPAI yang religius-ilmiah dengan gerakan dakwah praktis di UKDM akan melahirkan inovasi-inovasi kegiatan yang mampu meningkatkan indeks Religious Quotient mahasiswa secara signifikan.
Terpilihnya M. Zaky Dhiyaul Haq sebagai Ketua LDK UKDM UPI adalah bukti bahwa mahasiswa IPAI memiliki kapasitas pemimpin yang diakui secara luas. Kami mengajak seluruh mahasiswa IPAI untuk tidak ragu mengambil peran dalam organisasi-organisasi strategis universitas lainnya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memperkuat syiar dan pengabdian. Jadilah pemimpin yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam kebermanfaatan bagi sesama.
