Bandung - Dalam upaya memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dosen Program Studi Ilmu Hukum sekaligus anggota Komite Resiko Kanigara Hawari, S.H., M.H. melakukan kunjungan audiensi ke Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Rabu, 28 Januari 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen UPI dalam meningkatkan kualitas pengelolaan institusi pendidikan tinggi melalui pembelajaran dan pertukaran pengalaman dengan universitas terkemuka di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Kanigara Hawari, S.H., M.H. berperan aktif dalam forum sekaligus pengkaji aspek hukum dan regulasi yang berkaitan dengan tata kelola perguruan tinggi. Mereka memberikan perspektif akademis terkait kerangka hukum yang mengatur sistem pengawasan internal, manajemen risiko kelembagaan, serta praktik good university governance yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Diskusi mendalam juga dilakukan mengenai peran strategis MWA dalam pengawasan dan pemberian pertimbangan kebijakan strategis di perguruan tinggi negeri berbadan hukum.

MWA IPB yang dikenal memiliki sistem tata kelola yang baik menjadi benchmark penting bagi UPI dalam mengembangkan mekanisme pengawasan dan pengendalian internal yang lebih efektif. Kedua belah pihak berbagi pengalaman tentang implementasi manajemen risiko di lingkungan akademik, termasuk identifikasi potensi risiko hukum, finansial, dan reputasi yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi universitas.
Kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk penyempurnaan sistem tata kelola di UPI, khususnya dalam aspek legal compliance dan penguatan fungsi pengawasan internal. Kolaborasi antara akademisi hukum dengan organ pengawas universitas seperti MWA menjadi model sinergi yang strategis dalam mewujudkan perguruan tinggi yang akuntabel, transparan, dan berintegritas tinggi sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.
