Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Penjajakan Kerja Sama Strategis antara PT Ocean Land Indonesia dan Program Studi SPIG untuk Penguatan KKL 2 Bidang Hidrografi (SDGs Partnerships for the Goals)

Ditulis Oleh Tim Publikasi 

Pt. Oceanland Indonesia menyelenggarakan kegiatan kunjungan institusional dalam rangka penjajakan kerja sama strategis dengan Prodi SPIG pada tanggal 24 April 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2, khususnya dalam aspek praktikum mata kuliah hidrografi yang menjadi bagian integral dari pelaksaaan kurikulum vokasi.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh empat perwakilan dari pihak perusahaan, yaitu Kepala Bagian Pengembangan Bisnis, tim Sales Marketing, serta Support Engineer yang memiliki kompetensi teknis dalam bidang operasional hidrografi dan survei kelautan. Dari pihak akademik, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi SPIG Ibu Dr. Nanin Trianawati Sugito, M.T. yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah KKL 2, serta dosen pengampu mata kuliah hidrografi yaitu Ibu Asri Ria Affriani, S.T., M.Eng. dan Bapak Dr. Andika Permadi Putra, M.T.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana KKL 2 yaitu Adryan Maulana Hafiz yang menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang aplikatif. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa KKL 2 tidak hanya berfungsi sebagai media observasi lapangan, tetapi juga sebagai sarana integrasi antara teori dan praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selanjutnya, Ketua Program Studi SPIG menyampaikan arah pengembangan kurikulum yang berorientasi pada peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang survei dan pemetaan kelautan. Ditekankan pula bahwa keterlibatan mitra industri seperti PT Ocean Land Indonesia diharapkan dapat memperkaya substansi pembelajaran serta membuka peluang kolaborasi jangka panjang.

Perwakilan dari pihak perusahaan turut memberikan sambutan yang menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak sumber daya manusia yang siap kerja. Mereka menyampaikan apresiasi atas inisiatif Program Studi SPIG dalam membuka ruang dialog dan kerja sama yang konstruktif.

Memasuki sesi inti, perwakilan panitia KKL 2 mempresentasikan secara rinci desain praktikum yang akan. Presentasi mencakup tujuan pembelajaran, metode pengambilan data hidrografi, penggunaan instrumen survei, hingga rencana analisis dan pelaporan hasil. Praktikum ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan pengukuran dan pemetaan kondisi perairan secara sistematis.

Pihak PT Ocean Land Indonesia kemudian memberikan umpan balik yang bersifat teknis dan strategis. Beberapa masukan mencakup optimalisasi penggunaan alat survei, penyesuaian metode pengambilan data dengan standar industri, serta pentingnya aspek keselamatan kerja dalam kegiatan lapangan. Selain itu, disarankan pula agar mahasiswa diperkenalkan dengan perangkat lunak pemrosesan data hidrografi yang umum digunakan di industri.

Diskusi berlangsung secara interaktif dan produktif, mencerminkan adanya kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik. Kedua belah pihak menunjukkan komitmen untuk menjajaki bentuk kerja sama yang lebih konkret, termasuk kemungkinan dukungan teknis, penyediaan narasumber profesional, serta fasilitasi kegiatan lapangan.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal untuk menyusun draft kerja sama yang akan menjadi dasar formal kolaborasi antara Program Studi SPIG dan PT Ocean Land Indonesia. Draft tersebut direncanakan mencakup ruang lingkup kegiatan, peran masing-masing pihak, serta mekanisme implementasi kerja sama.

Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama sebagai simbol komitmen awal dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelaksanaan KKL 2 serta memperkuat relevansi lulusan SPIG dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang hidrografi dan survei kelautan.

Melalui inisiatif ini, Program Studi SPIG kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika perkembangan dunia profesional, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan antara akademisi dan praktisi industri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *