Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
KOORDINAT AKHIR DARI SEBUAH PERJUANGAN: LIMA MAHASISWA SaIG 22 MENUJU S.Geo

Penulis : Dita Novelasti Ayugrahani (SaIG, 2201663) 

Penyunting: Felicia Syifa’ Hermanu Putri (SaIG, 2504208)

Dok. Penulis

Rabu, 22 April 2026 menjadi hari yang penuh makna bagi Program Studi Sains Informasi Geografi Universitas Pendidikan Indonesia. Setelah melewati rangkaian perkuliahan, praktikum, penelitian, hingga proses penyusunan skripsi yang panjang, sebanyak lima mahasiswa SIG resmi menempuh Ujian Sidang Sarjana sebagai tahap akhir dalam perjalanan akademiknya. Lima mahasiswa yang mengikuti ujian sidang sarjana tahun ini menghadirkan tema penelitian yang beragam dan menunjukkan perkembangan kajian geospasial yang semakin aplikatif. Adapun peserta yang melaksanakan sidang antara lain Faraj Rizqi Adhytia (2204388) mengangkat judul Pemodelan Spasial Potensi Sebaran Aliran Lahar Menggunakan Model Laharz di Kawasan Gunungapi Papandayan, Kabupaten Garut”, Dita Novelasti Ayugrahani (2201663)  mengangkat judul Pemodelan Nilai Tanah Berdasarkan Harga Pasar Menggunakan Algoritma XGBoost di Kecamatan Gedebage Kota Bandung”, Annisa Amaanah (2207689) mengangkat judul Evaluasi Lahan Terbangun terhadap Zona Bahaya Bencana Gempa Bumi dengan Integrasi Earthquake Potential Index (EPI) di Bogor Raya”, Adithya Kresna Sumaamijaya (2204418) mengangkat judul Model Machine Learning untuk Koreksi Kesalahan Refraksi Air pada Data Elevasi Hasil Fotogrametri di Perairan Dangkal Pulau Pari”, dan Helma Nur Alviani (2206839) mengangkat judul “Korelasi Konektivitas Jaringan Jalan terhadap Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Citra Planetscope Multitemporal Tahun 2016–2025 dan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Kertajati.

Beragamnya topik yang diangkat menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Informasi Geografi terus berkembang mengikuti tantangan zaman. Mulai dari isu kebencanaan, pertanahan, fotogrametri, hingga perubahan penggunaan lahan, seluruhnya diolah dengan pendekatan spasial dan teknologi geoinformasi yang relevan. Hal ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di SIG tidak berhenti pada pemetaan semata, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi berbasis data terhadap berbagai persoalan nyata. Sidang dimulai dari pembukaan sidang yang dibuka oleh Bapak Dekan Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., CPM dan didampingi oleh ketua prodi Sains Informasi Geografi Bapak Dr. Lili Somantri, S.Pd., MSc. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian sidang yang dilaksanakan di dua lokasi, yakni Ruang Sidang 1 Lantai 2 dan Ruang PJSIG Lantai 4. 

Dok. Penulis

Suasana sidang berlangsung dengan penuh keseriusan, namun juga diwarnai semangat dan harapan dari para peserta yang tengah berjuang mempertahankan hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan. Koordinat akhir dari sebuah perjuangan akhirnya berhasil dicapai. Lima mahasiswa SaIG telah menuntaskan satu fase penting dalam hidupnya, menandai berakhirnya perjalanan sebagai mahasiswa dan membuka langkah menuju ruang pengabdian yang lebih luas. Semoga setiap ilmu yang telah dipelajari tidak berhenti di ruang sidang, tetapi terus tumbuh menjadi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan geospasial Indonesia. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *