Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Tim Pendidikan Sosiologi UPI Hadir di Indramayu, Perkuat Modal Sosial Bersama Komunitas IBU TIN Berseri

 

 

Tim Pendidikan Sosiologi UPI Hadir di Indramayu, Perkuat Modal Sosial Bersama Komunitas IBU TIN Berseri

Indramayu — Tim Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Indramayu melalui kolaborasi bersama komunitas lokal IBU TIN Berseri. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat modal sosial masyarakat melalui pemberdayaan komunitas berbasis kebersamaan, solidaritas, dan partisipasi aktif warga.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusias tersebut melibatkan anggota komunitas IBU TIN Berseri, tokoh masyarakat, serta mahasiswa Pendidikan Sosiologi UPI. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdian hadir tidak hanya sebagai pemberi materi, tetapi juga sebagai mitra diskusi dalam menggali potensi sosial yang dimiliki masyarakat lokal Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pendidikan Sosiologi UPI menekankan pentingnya modal sosial sebagai kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Modal sosial tidak hanya dimaknai sebagai hubungan antarindividu, tetapi juga mencakup rasa percaya, gotong royong, kepedulian, dan jaringan sosial yang mampu memperkuat ketahanan komunitas.

Salah satu tim pengabdian Puspita Wulandari (32) menyampaikan bahwa komunitas IBU TIN Berseri memiliki potensi besar sebagai ruang pemberdayaan perempuan dan masyarakat lokal. Menurutnya, keberadaan komunitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

“Kami melihat semangat kebersamaan, kreatif dan inovatif di komunitas IBU TIN Berseri. Ini menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk terus dikembangkan demi kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman antaranggota komunitas mengenai praktik gotong royong, penguatan ekonomi keluarga, hingga upaya menjaga solidaritas sosial di lingkungan masyarakat. Interaksi tersebut menciptakan ruang belajar bersama yang mempererat hubungan antara akademisi dan masyarakat.

Masyarakat dan anggota komunitas menyambut positif kegiatan pengabdian ini. Mereka berharap kolaborasi dengan pihak kampus dapat terus berlanjut melalui program-program pendampingan dan pemberdayaan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

Melalui kegiatan ini, Tim Pendidikan Sosiologi UPI menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran kampus di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan dalam membangun perubahan sosial yang berkelanjutan dan berbasis kekuatan komunitas lokal.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *