Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Penganugerahan Indra Riskiah sebagai Mentor Ikhwan Terbaik pada Program Tutorial PAI UPI Semester Genap 2026

Bandung – Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, ruang apresiasi Program Studi Ilmu Pengetahuan Agama Islam (IPAI), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali dihiasi oleh kabar yang sangat menginspirasi. Pada akhir pelaksanaan program di Semester Genap tahun 2026 baru-baru ini, salah satu mahasiswa teladan dari angkatan 2024, yakni ananda Indra Riskiah, berhasil meraih penghargaan prestisius sebagai Mentor Ikhwan Terbaik pada kegiatan Tutorial Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat universitas. Pencapaian gemilang di lingkungan kampus UPI ini tidak sekadar menjadi ajang pembuktian kapasitas manajerial dan spiritual personal, melainkan juga cerminan nyata dari kualitas kaderisasi yang secara konsisten dibangun oleh prodi IPAI dalam mencetak cendekiawan muda pembawa rahmatan lil 'alamin.

Mengokohkan Peran Mahasiswa sebagai Agen Transformasi Karakter

Penghargaan sebagai Mentor Ikhwan Terbaik bukanlah sebuah predikat yang dapat diraih dengan instan. Dalam ekosistem akademik Universitas Pendidikan Indonesia, program Tutorial PAI memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter, moral, dan akidah mahasiswa baru di luar jam perkuliahan reguler. Dipercayanya Indra Riskiah sebagai mentor terbaik membuktikan bahwa ia memiliki dedikasi, kedisiplinan, kecerdasan emosional, serta kemampuan komunikasi persuasif yang luar biasa dalam membimbing adik-adik tingkatnya. Ia tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban administratif, namun hadir sebagai figur uswah hasanah (teladan yang baik) yang mampu merangkul, memotivasi, dan menghidupkan iklim keislaman yang inklusif di tengah heterogenitas sivitas akademika UPI. Keberhasilan ini selaras dengan pengejawantahan visi universitas untuk senantiasa tampil Pelopor dan Unggul dalam melahirkan insan terdidik yang berkeadaban.

Pendekatan Pedagogis Islami dalam Pendampingan Teman Sebaya

Keberhasilan seorang mentor dalam menanamkan nilai-nilai religiositas sejatinya tidak lepas dari penguasaan strategi pedagogi yang tepat guna. Secara teoretis, efektivitas program bimbingan teman sebaya (peer mentoring) seperti Tutorial PAI memiliki landasan keilmuan yang sangat solid. Sebagaimana dieksplorasi dalam berbagai literatur pendidikan Islam dan psikologi sosial pada jurnal bereputasi internasional (terindeks Scopus maupun Sinta), pendekatan peer-to-peer tutoring terbukti secara empiris mampu mereduksi hambatan sosiologis dalam proses internalisasi nilai, sekaligus meningkatkan efikasi diri (self-efficacy) pada peserta didik karena adanya kesamaan frekuensi bahasa dan psikologis. Strategi dialogis dan empatik yang diaplikasikan oleh Indra dalam kelompok tutorialnya merupakan wujud nyata integrasi antara sains pedagogi modern dengan metode tarbiyah profetik yang mengedepankan pendekatan hati.

Dedikasi untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Lebih jauh lagi, kontribusi tenaga dan pikiran yang dicurahkan dalam program tutorial ini adalah wujud pengabdian nyata terhadap agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). Peran aktif mahasiswa sebagai mentor literasi keislaman sangat linier dengan pemenuhan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Pendidikan berkualitas tidak hanya dimaknai dari tingginya transfer ilmu eksak, tetapi juga pembentukan resiliensi moral dan kecerdasan spiritual melalui jalur non-formal. Di samping itu, nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan ukhuwah yang senantiasa ditanamkan selama sesi mentoring turut mengokohkan pilar SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang aman yang jauh dari bibit-bibit ekstremisme.

Refleksi Pengabdian dan Panggilan untuk Menginspirasi

Alhamdulillah wa Barakallahu fiik... Keberhasilan ananda Indra Riskiah adalah sebuah oase keteladanan yang patut kita syukuri dan refleksikan bersama. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa ilmu yang berkah adalah ilmu yang senantiasa dialirkan, diajarkan, dan diamalkan untuk kebaikan umat. Oleh karena itu, mari jadikan capaian luar biasa ini sebagai motor penggerak bagi seluruh mahasiswa IPAI UPI. Jangan biarkan ilmu keislaman yang kalian timba di ruang kelas hanya mengendap di dalam catatan. Ambil peran aktif kalian, daftarkan diri dalam berbagai program kerelawanan dan pendampingan, jadilah mentor, dan jadilah cahaya bagi lingkungan sekitar. Ingatlah sabda Rasulullah bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Mari bergerak bersama, perluas medan dakwah, ukir prestasi bermakna, dan harumkan terus nama IPAI dengan karya serta dedikasi nyata!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *