Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Pendidikan Sosiologi UPI Gelar Kuliah Umum Tentang Dinamika Mobilitas Tenaga Kerja Global 

Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Global Labor Mobility: The Dynamics of Sending, Accepting, and Returning Migrants” di Ruang 30 Lantai 5 Gedung FPIPS UPI, Kamis, 25 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Andi Holik Ramdani, Ph.D. dari Hashimoto Foundation Societas Research Institute, Jepang, dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi angkatan 2023, 2024, dan 2025. 

Kuliah umum tersebut membahas dinamika mobilitas tenaga kerja global, mulai dari peluang bekerja di luar negeri, tantangan yang dihadapi pekerja migran, hingga pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi persaingan global. Kegiatan berlangsung interaktif karena mahasiswa tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga aktif terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. 

Dalam pemaparannya, Andi Holik Ramdani, Ph.D. menjelaskan bahwa mobilitas tenaga kerja global merupakan fenomena yang terus berkembang di tengah perubahan sosial dan ekonomi dunia. Mahasiswa diajak memahami bahwa bekerja di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan besarnya pendapatan, tetapi juga kesiapan mental, budaya, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru. 

Salah satu peserta kuliah umum, AZ, mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena ingin mengetahui lebih jauh mengenai peluang kerja di luar negeri. Menurutnya, pembahasan mengenai tenaga kerja global sangat penting bagi mahasiswa saat ini, terutama agar tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial.

 

“Mahasiswa harus kritis dan tidak menelan mentah-mentah informasi terkait migrasi. Kita harus menyaring informasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” ujarnya.

AZ juga menuturkan bahwa materi mengenai realitas kehidupan kerja di luar negeri menjadi bagian yang paling menarik baginya. Pembahasan mengenai kondisi ekonomi dan budaya di negara tujuan dinilai memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini.

Hal serupa disampaikan oleh DN. Ia menilai kuliah umum tersebut menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk membuka wawasan mengenai peluang karier global. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda perlu terus mengembangkan kemampuan agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja internasional.

“Sangat berbobot dan membuka wawasan, karena kami mendapatkan banyak pengalaman dan insight dari narasumber yang sudah berpengalaman di bidangnya,” ungkapnya.

Selain itu, DN menambahkan bahwa mahasiswa tidak boleh takut mencoba berbagai peluang baru. Ia menekankan pentingnya terus mengasah kemampuan dan memanfaatkan kesempatan yang ada selama masih menjadi mahasiswa.

Melalui kegiatan kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami dinamika migrasi tenaga kerja global secara lebih kritis dan terbuka. Mahasiswa tidak hanya melihat peluang bekerja di luar negeri sebagai impian semata, tetapi juga memahami tantangan serta persiapan yang diperlukan agar mampu bersaing di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *