BANDUNG — Menjelang tibanya hari besar umat Islam yang penuh dengan keteladanan spiritual, Keluarga Besar Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Terintegrasi (S1, S2, S3), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan penuh ketulusan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447H kepada seluruh civitas akademika. Ungkapan kebahagiaan dan syiar keagamaan ini disertai dengan untaian doa profetik mulia: “Taqabbalallahu minna wa minkum, kullu 'amin wa antum bikhair” (Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dari kami dan dari kamu sekalian, dan semoga Anda senantiasa berada dalam kebaikan).
Penyampaian ucapan bernuansa sosioreligius ini menjadi cerminan serta komitmen berkelanjutan dari prodi IPAI UPI terhadap pencapaian target global SDG Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui perayaan hari besar Islam, institusi berupaya mengintegrasikan nilai-nilai karakter, keteladanan moral, serta keikhlasan dalam menuntut ilmu guna melahirkan output pendidik yang berakhlak mulia dan unggul.
Berikut adalah beberapa poin esensi harian dan refleksi nilai keagamaan yang diserukan prodi pada momentum Idul Adha kali ini:
- Peringatan Utama: Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
- Subjek Seruan: Ditujukan bagi segenap dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta mahasiswa aktif jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) prodi IPAI Terintegrasi UPI.
- Esensi Karakter: Menghidupkan kembali spirit kepatuhan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS sebagai fondasi utama dalam memitigasi krisis moral serta memperkuat ketahanan mental pendidik di era digital.
Pembaruan informasi mengenai libur akademik, agenda perkuliahan pasca-lebaran, serta syiar keagamaan lainnya dapat terus dipantau secara berkala melalui laman website resmi di www.ipai.upi.edu atau melalui akun Instagram resmi prodi @ipai_official.
Momentum Idul Adha 1447H ini hendaknya dimaknai secara reflektif oleh kita semua untuk senantiasa merekonstruksi keikhlasan dan membersihkan niat dalam mengabdi di dunia kependidikan Islam. Mari kita jadikan semangat berkurban sebagai pelecut energi kolektif untuk menumbuhkan kepedulian sosial yang inklusif serta jujur dalam bertindak di ruang publik. Semoga setiap peluh ikhtiar kita dalam mencerdaskan bangsa bernilai ibadah objektif di sisi-Nya. Pemuda dan pendidik IPAI adalah pelopor kemajuan yang membawa rahmat bagi semesta alam. Salam Pelopor dan Unggul!
