Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
REFLEKSI KULTUR SAIG

Penulis: Achmad Fadhilah, S.Pd., M.Sc.

Penyunting: Hilmy Nurizky (SaIG, 2400015)


Program Studi Sains Informasi Geografi merupakan salah satu prodi di lingkungan UPI yang
masih tergolong muda. Namun demikian, di usia yang ke-8 Prodi SaIG telah banyak menorehkan
prestasi baik dari lembaga maupun civitas akademikanya. Prodi SaIG telah memperoleh akreditasi
unggul dan akreditasi internasional AQAS di usia yang belum genap 5 tahun sejak pendiriannya.
Prestasi juga telah banyak diraih oleh para mahasiswanya, baik di tingkat nasional maupun
internasional. Dari sisi kultur akademik, prodi SaIG telah terbangun sistem dimana para
mahasiswa aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan keilmuan dan kompetensi bidang
geospasial. Selain itu, mahasiswa juga aktif dalam pengembangan sofskill, minat, dan bakat
melalui komunitas-komunitas dalam himpunan. Pencapaian-pencapaian tersebut merupakan
manifestasi dari kultur SaIG yang terdiri atas 5 pilar, yaitu: 1) SaIG besar karena tulisan, 2) SaIG
maju karena kolaborasi dosen, mahasiswa, tendik, alumni, universitas, masyarakat, dan dunia
kerja, 3) SaIG keren karena menjadi trendsetter follower, 4) SaIG unggul karena berlari dan the
heart of geospasial, dan 5). SaIG penting karena cinta geografi dan Indonesia.
Kiprah SaIG banyak dikenal orang karena tulisan-tulisan berbagai kegiatannya yang
terdokumentasi dan terpublikasi melalui web SaIG sehingga setiap orang dapat membacanya.
Dengan adanya dokumentasi dalam bentuk tulisan, bukan hanya civitasi akademika SaIG, tetapi
juga orang lain dapat terinspirasi dari kegiatan-kegiatan SaIG. Selain itu, dalam bidang publikasi
ilmiah, civitas akademika SaIG juga selalu terodorong untuk mempublikasikan hasil penelitiannya
ke jurnal bereputasi sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan keilmuan geospasial.
Prodi SaIG menjadi semakin maju dan berkembang bukan hanya peran satu orang atau elemen
tertentu saja. Melainkan hasil dari proses kolaborasi antara kolaborasi dosen, mahasiswa, tendik,
alumni, universitas, masyarakat, dan dunia kerja. Terlebih di era disrupsi yang penuh tantangan
ini, kolaborasi dalam suatu lembaga merupakan suatu keniscayaan untuk mencapai tujuan
bersama. Kolaborasi ini dibuktikan dalam setiap kegiatan di Prodi maupun Kemahasiswaam yang
selalu melibatkan kontirbusi berbagai pihak.
Prodi SaIG UPI juga memiliki pilar menjadi pelopor (trendsetter) dalam pengembangan ilmu
geospasial. Pilar ini dimanifestasikan dalam banyak kegiatan, baik kebijakan terkait kurikulum,
kegiatan akademik, kemahasiswaan, maupun kerjasama yang dilakukan dengan berbagai pihak.
Salah satu bukti dari pilar ini dapat terlihat dari banyaknya lembaga-lembaga luar yang mereferensi
dan studi banding kurikulum SaIG UPI ketika akan membuka program studi sejenis. Meskipun
demikian, Prodi SaIG terus berinovasi sehingga tetap memiliki jadi diri dan kekhasan tersendiri.
Dalam berbagai kegiatan, prodi SaIG juga menggaungkan semangat berlari. Hal ini dikarenakan
pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga perlu diikuti dengan pace yang
optimal agar tidak tertinggal dan selalu up-to-date dengan perkembangan zaman. Dengan
semangat berlari, Prodi SaIG semakin menuju cita-cita yaitu menjadi jantungnya ilmu geospasial
(the heart of geospasial). Terakhir, perkembangan keilmuan SaIG merupakan hasil dari rasa cinta
dan bangga terhadap ilmu geografi, utamanya dalam bidang geografi teknik dan geospasial.
Keilmuan SaIG yang terus berkembang. Keilmuan SaIG menjadi semakin penting karena dalam
perkembangan turut ikut serta dalam percepatan dan pembangunan Indonesia. Dengan demikian,
semakin berkembang keilmuan SaIG, maka semakin berkontribusi dan penting pula terhadap
pembangunan nasional. Semakin berkontribusi terhadap pembangunan, menunjukkan rasa cinta
terhadap tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content