Dieng, 1 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan kunjungan ke rumah tokoh adat Dieng dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tematik. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tradisi rambut gimbal yang menjadi salah satu warisan budaya khas masyarakat Dieng.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Kelompok 4 berkesempatan berdialog langsung dengan Ketua Adat Dieng untuk memperoleh informasi mengenai asal-usul, makna, serta proses pelaksanaan tradisi rambut gimbal yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat hingga saat ini.
Berdasarkan penjelasan yang diberikan, rambut gimbal pada anak-anak Dieng dipercaya sebagai fenomena yang memiliki nilai budaya dan spiritual tersendiri. Masyarakat setempat meyakini bahwa rambut gimbal tidak muncul secara sengaja, melainkan sebagai titipan yang harus dirawat hingga anak tersebut mengajukan permintaan tertentu untuk proses pemotongannya.
Prosesi pemotongan rambut gimbal biasanya dilaksanakan melalui ritual adat yang melibatkan keluarga, tokoh adat, serta masyarakat sekitar. Sebelum rambut dipotong, permintaan atau keinginan anak yang memiliki rambut gimbal harus dipenuhi terlebih dahulu sebagai bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain memperoleh informasi mengenai tradisi rambut gimbal, mahasiswa juga mengamati bagaimana nilai-nilai budaya lokal tetap dipertahankan di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan Dieng. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami hubungan antara budaya, kepercayaan masyarakat, dan identitas sosial yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan akan menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi dalam kajian sosiologi budaya.
