Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mengembangkan Ide Bisnis dan Inovasi Produk: Perjalanan Susan Agustina Putri Bersama Boxsmile di Rise Up Fest 2026

Kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dapat diperoleh melalui berbagai kegiatan, salah satunya dengan mengikuti kompetisi kewirausahaan. pengalaman tersebut dirasakan oleh Susan Agustina Putri, mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2023, yang berpartisipasi dalam Business Competition 2026 melalui program Rise Up Fest yang diselenggarakan oleh Rumah Prestasi UPI. Bersama timnya, Susan mencoba mengembangkan sebuah gagasan bisnis menjadi produk yang memiliki nilai manfaat sekaligus berpeluang untuk dikembangkan sebagai usaha.

Dalam mengembangkan Boxsmile, Susan tergabung dalam sebuah tim yang terdiri atas lima mahasiswa dengan pembagian tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. Tim tersebut dipimpin oleh Rahmadi Fauzan Alwi sebagai Chief Executive Officer (CEO), Susan Agustina Putri sebagai Chief Operating Officer (COO), Juan Alkausar sebagai Chief Financial Officer (CFO), Annisa Rahmadhani sebagai Chief Marketing Officer (CMO), dan Deni Komarudin sebagai Chief Technology Officer (CTO). Setiap anggota memiliki peran dalam mengelola dan mengembangkan bisnis, mulai dari aspek operasional, keuangan, pemasaran, hingga teknologi. Pembagian peran ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan setiap bagian dapat saling mendukung dalam menjalankan usaha.

Keikutsertaan tim Boxsmile dalam Rise Up Fest 2026 berlangsung melalui beberapa tahapan yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Prosesnya diawali dengan pendaftaran pada 1 Juli hingga 7 Agustus 2026, dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 7–10 Agustus 2026. Setelah pengumuman hasil seleksi pada 11 Agustus 2026, peserta mengikuti technical meeting sebagai persiapan pitching pada 12 Agustus 2026. Selanjutnya, business pitching dilaksanakan pada 13–14 Agustus 2026. Perjalanan tim kemudian berlanjut ke tahap pendanaan dan pengembangan usaha pada 8 September 2026. Setelah menjalankan dan mengembangkan bisnis, setiap tim diwajibkan menyusun laporan perkembangan usaha pada 14 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan tersebut kemudian berlanjut hingga tahap expo dan business pitching sebagai bagian dari penutup Rise Up Fest 2026.

Salah satu hal yang menjadi perhatian tim Boxsmile dalam kompetisi ini adalah pengembangan produk sensory play yang ditujukan bagi anak-anak. Produk tersebut menghadirkan berbagai jenis aktivitas sensorik dalam satu paket, sehingga orang tua tidak perlu mencari berbagai perlengkapan secara terpisah untuk memberikan pengalaman bermain yang beragam kepada anak. Menariknya, Boxsmile tidak hanya menghadirkan produk sebagai sarana bermain, tetapi juga mencoba menggabungkan aktivitas tersebut dengan kegiatan bercerita bersama keluarga. Hal ini diwujudkan melalui buku cerita yang tersedia dalam paket produk dan dapat dibacakan oleh orang tua ketika mendampingi anak bermain. Dengan demikian, produk ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bermain, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan keharmonisan hubungan antara orang tua dan anak. Bahan yang digunakan pun telah memperhatikan aspek keamanan dengan menggunakan bahan food grade.

Meskipun memiliki gagasan produk yang ingin dikembangkan, perjalanan menjalankan usaha bersama tim tidak selalu berjalan sesuai harapan. Susan mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi justru berasal dari kondisi internal tim, terutama dalam menyesuaikan waktu di tengah kesibukan masing-masing anggota. Dua anggota tim memiliki tanggung jawab dalam kegiatan mengajar melalui program P3K/PPL, satu anggota menjalankan tugas sebagai duta di program studinya, sementara dua anggota lainnya juga disibukkan dengan kegiatan organisasi. Keadaan tersebut membuat proses koordinasi dan pembagian pekerjaan menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Bahkan, Susan sendiri belum dapat mengikuti beberapa kegiatan secara langsung karena sedang menjalankan P3K Gema Jabar yang lokasinya cukup jauh dari Bandung.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Susan bersama anggota tim lainnya berusaha menemukan solusi melalui komunikasi dan kesepakatan bersama. Mereka mencoba memahami kesibukan satu sama lain, mencari waktu yang memungkinkan untuk berkoordinasi, serta saling membantu dalam menyelesaikan tanggung jawab yang ada. Komitmen untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha juga menjadi hal yang terus diupayakan oleh setiap anggota. Baginya, kesibukan masing-masing bukan menjadi alasan untuk menghentikan usaha yang telah dibangun, melainkan menjadi tantangan untuk belajar bekerja sama dan mengelola tanggung jawab dengan lebih baik.

Melalui pengalaman mengikuti Rise Up Fest 2026, Susan memperoleh pembelajaran mengenai pentingnya memahami kondisi setiap anggota dalam sebuah tim. Menjalankan usaha bersama membutuhkan kemampuan untuk saling mengerti, menghargai kesibukan, dan menjaga komunikasi agar tujuan bersama tetap dapat tercapai. Pengalaman tersebut juga mendorong Susan dan tim untuk terus melakukan evaluasi terhadap usaha yang dijalankan, terutama dalam mengembangkan inovasi produk dan memperbaiki strategi pemasaran agar Boxsmile dapat berkembang secara berkelanjutan.

Bagi Susan, pengalaman bersama Boxsmile bukan sekadar kesempatan untuk mengikuti kompetisi bisnis, tetapi juga menjadi proses belajar dalam membangun sebuah usaha dari berbagai aspek. Mulai dari mengembangkan ide produk, membagi tanggung jawab, menghadapi kendala internal, hingga mempertahankan komitmen di tengah kesibukan masing-masing. Produk sensory play yang dikembangkan menjadi salah satu bentuk upaya untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan bermain anak, tetapi juga memiliki nilai dalam membangun interaksi keluarga. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Susan untuk terus mengembangkan kemampuan kewirausahaan, memperluas wawasan, dan memperbaiki kualitas usaha yang telah dirintis bersama tim.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *