Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UPI Pimpin Tim Lolos PPK Ormawa 2025, Angkat EcoTourism Desa Cimenyan ke Panggung Nasional

Bandung, 14 Juli 2025 — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tim yang diketuai oleh Indra Abdul Majid dari Program Studi Pendidikan Sosiologi berhasil lolos sebagai penerima pendanaan dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025, mengalahkan ratusan subproposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dengan mengusung judul: “Pengembangan Wisata Puncak Bintang dan Daya Tarik Kopi Lokal Berbasis EcoTourism Guna Mewujudkan Sustainable Tourism di Desa Cimenyan,” tim ini menonjol berkat pendekatan kontekstual yang memadukan sosiologi, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Sebagai mahasiswa sosiologi, Indra melihat potensi wisata bukan hanya dari sisi ekonomi, tapi juga dari relasi sosial, budaya lokal, serta struktur masyarakat desa yang perlu dilibatkan secara aktif dalam pembangunan pariwisata. Ia menyampaikan:

“Senang banget akhirnya bisa ngerasain langsung gimana teori-teori yang biasa dipelajari di kelas seperti pemberdayaan masyarakat, perubahan sosial, hingga pembangunan berbasis komunitas, benar-benar ‘hidup’ di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar proyek, tapi pengalaman belajar sosiologi yang nyata.”

Tim terdiri dari 14 mahasiswa dari berbagai program studi: Teknologi Pendidikan, PGSD, Gizi, Teknik Logistik, Pendidikan Fisika, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Ekonomi, hingga Sastra Indonesia. Perpaduan keilmuan ini menjadi kekuatan dalam merancang program pemberdayaan yang menyeluruh—dari perencanaan berbasis data sosial, edukasi pariwisata, promosi digital, hingga pemetaan potensi ekonomi lokal seperti kopi khas Cimenyan.

Berikut susunan Tim PPK Ormawa dengan judul: Pengembangan Wisata Puncak Bintang dan Daya Tarik Kopi Lokal Berbasis EcoTourism Guna Mewujudkan Sustainable Tourism di Desa Cimenyan”:

  • Indra Abdul Majid (Ketua - Pendidikan Sosiologi)
  • Naila Hanifah (Anggota - Teknologi Pendidikan)
  • Ardan Zaidani (Anggota - Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
  • Anita Susanti (Anggota - Pendidikan Ekonomi)
  • Fathin Mufid Akram (Anggota - Pendidikan Ekonomi)
  • Hilwa Dhiyya Haibah Dzakiyyah (Anggota - Manajemen Resort dan Leisure)
  • Muhammad Ariq Musthofa (Anggota - Bimbingan dan Konseling)
  • Laras Dwi Lestari (Anggota - Teknik Logistik)
  • Yudhistira Wicaksono (Anggota - Pendidikan Fisika)
  • Rasya Azlina Hastarini (Anggota - Administrasi Pendidikan)
  • Syammaz Az Zaydarach Yusra (Anggota - Pendidikan Bahasa Arab)
  • Fitria Friska Novianti (Anggota - Bahasa dan Sastra Indonesia)
  • Muhammad Farhan Fadil H. (Anggota - Pendidikan Sejarah)
  • Muhammad Rihdjo Al Firdausi (Anggota - Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam)
  • Annisa Tazkiya Muenchenia Moelyadi (Anggota - Gizi)

Proposal mereka menjadi salah satu dari 295 subproposal terpilih dari 365 proposal yang diseleksi oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdikbudristek. UPI menjadi satu dari 145 perguruan tinggi yang berhasil menempatkan timnya dalam program prestisius ini.

Program ini dibimbing oleh Fajar Nugraha Asyahidda, S.Pd., M.Pd., dari Prodi Pendidikan Sosiologi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan ilmu sosial, khususnya sosiologi, memiliki kontribusi dalam merancang solusi nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *