Senin, 1 Juli 2025, Program Studi Pendidikan Sosiologi telah melaksanakan agenda akademik tahunan berupa kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tematik 2025. Dalam kegiatan ini, mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKL 'Socioquest' berkesempatan untuk mengunjungi keluarga Sedulur Sikep di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa tengah.
Kegiatan yang secara keseluruhan berlangsung selama empat hari ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap prinsip dan nilai-nilai sosial yang dianut oleh masyarakat Sedulur Sikep. Selain itu, kegiatan ini turut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan secara langsung teori-teori yang sebelumnya telah dipelajari pada mata kuliah.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk berbincang langsung dengan masyarakat Desa Gondel serta tokoh penerus ajaran Sedulur Sikep, salah satunya adalah Bapak Komari. Beliau menjelaskan bahwa keluarga besar Sedulur Sikep masih menerapkan landasan hidup berupa nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, serta perlawanan terhadap penindasan hingga saat ini.
“Sampai saat ini, keluarga besar Sedulur Sikep masih menjaga ikatan kekeluargaannya. Dengan nilai-nilai yang berasal dari hati, kami menerapkan bagaimana kehidupan berjalan. Intinya, mas, mbak, kita hanya ingin terus berbuat baik dalam hidup ini. Supaya seperti prinsip hidup kita, Sedulur itu saudara dan sikep artinya kawin atau mengikat. Jadi, ikatan saudara yang saling mengikat kepada sesamanya.” Ujar Bapak Komari

Mahasiswa juga diajak untuk mengamati langsung kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari pengrajin kayu jati untuk membuat rumah, Adat Kenduri untuk berdo’a mengucap syukur sebelum makan bersama, hingga mengikuti acara tradisi tahunan seperti Kirab Cemani. Masyarakat Desa Gondel cenderung terbuka dan sangat antusias menerima kedatangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi. Interaksi yang hangat ini menjadi pengalaman lapangan yang membuka wawasan mahasiswa dalam memahami konsep local wisdom dan dinamika sosial pada masyarakat budaya dari perspektif sosiologis.

Dosen pendamping kegiatan, Dr. Mirna Nur Alia Abdullah, S.Sos., M.Si, menyatakan bahwa KKL ini Adapun melalui kegiatan KKL ini, diharapkan mahasiswa dapat merefleksikan teori-teori sosiologi pada pengalaman lapangan tersebut dan ditindaklanjuti hingga menghasilkan bentuk berupa bookchapter.
“Dari Perjalanan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini, kita semua banyak belajar mengenai hal-hal baru dari masyarakat adat yang ada di Indonesia. Menjadi salah satu Fenomena yang unik dan harus terus dilestarikan.”
Andiny Mesopiana Distika, selaku ketua pelaksana dalam program KKL Tematik 'Socioquest, turut menyampaikan kesan mendalam terhadap kunjungan ini.
“Kalau diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dan berbincang lebih lama, saya dan tema-teman tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena, dari Masyarakat Desa Gondel dan Keluarga Sedulur Sikep, kami belajar tentang memaknai hal-hal sederhana agar lebih terasa hangat dan tulusnya.”
Melalui KKL Tematik ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapat rehat melalui kelas lapangan, namun juga nilai-nilai teoritis serta pemahaman yang lebih maju terkait realitas sosial masyarakat adat. Rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan penyusunan laporan kegiatan dan output berupa buku Unsur Kebudayaan Masyarakat Sedulur Sikep.
