Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UPI Gali Kearifan Lokal di Desa Kuripan, Lampung Selatan

Lampung Selatan, 14 Juli 2025 — Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini bertujuan menggali dan mengkaji tujuh unsur kebudayaan masyarakat adat Lampung Saibatin, dengan pendekatan observasi lapangan, wawancara, dan diskusi bersama tokoh adat serta aparatur desa.

Salah satu temuan utama adalah sinergi antara sistem pemerintahan desa dan struktur adat Keratuan Darah Putih. Tokoh adat seperti Saibatin dan Kakhya terlibat aktif dalam forum Musrenbang dan pembangunan desa, termasuk proyek irigasi dan pengelolaan koperasi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal seperti sakai sambayan (gotong royong) tetap menjadi dasar dalam pembangunan masyarakat.

Mahasiswa juga mendalami pelestarian kesenian tradisional Tuping, seni topeng yang memiliki nilai sejarah dan spiritual. Dahulu dikenal sebagai simbol pasukan rahasia Keratuan, Tuping kini dikembangkan menjadi Tari Tuping yang rutin dipentaskan dalam acara budaya. Generasi muda dilibatkan melalui sanggar seni dan edukasi sejarah lokal.

Dalam aspek pendidikan dan bahasa, masyarakat Desa Kuripan memadukan pendidikan formal dengan penguatan nilai-nilai adat melalui sanggar budaya. Bahasa Lampung dialek A digunakan dalam konteks adat dan keluarga, sementara bahasa Indonesia dan Jawa digunakan dalam interaksi sosial lintas etnis. Sekolah setempat juga mengajarkan bahasa dan aksara Lampung sebagai bagian dari muatan lokal.

Selain itu, mahasiswa mencatat praktik keagamaan dan spiritual yang hidup berdampingan, seperti ziarah ke makam leluhur, tahlilan tahunan, serta ritual Tuping yang mencerminkan kedalaman nilai religius masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika masyarakat lokal, pelestarian budaya, serta integrasi nilai-nilai tradisional dalam kehidupan modern. Kegiatan ini diharapkan memperkaya pandangan mahasiswa terhadap keragaman budaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *