Bandung — Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berperan aktif dalam pelaksanaan Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) di SMA YWKA Bandung. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran sekaligus pembinaan karakter siswa melalui pendekatan pendidikan agama yang kontekstual dan aplikatif.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Aulia Tegar Wicaksono, M. Ridho Ramadhan, dan Fachri Ahmad Yasin. Mereka diberi kepercayaan untuk mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di berbagai kelas. Aulia mengajar di kelas X-3 dan XI-3, Ridho di kelas X-2 dan XI-2, sementara Fachri di kelas X-1 dan XI-1.
Selain menjalankan tugas pembelajaran di kelas, ketiganya juga terlibat dalam berbagai kegiatan penunjang sekolah, seperti piket gerbang, piket lobby, dan piket perpustakaan. Mereka turut mengajar kegiatan ekstrakurikuler, membantu pelaksanaan SMARTTREN (Pesantren Ramadan), serta berperan sebagai pengawas ujian.
Kepala sekolah dan warga SMA YWKA menyambut baik kehadiran para mahasiswa IPAI UPI. Partisipasi aktif mereka dinilai memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan siswa dan atmosfer pembelajaran yang lebih religius dan reflektif. Program ini juga menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa sebagai calon pendidik yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika sekolah.
Kegiatan P3K ini sejalan dengan komitmen Prodi IPAI FPIPS UPI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 16: Kelembagaan yang Efektif dan Inklusif. Melalui kolaborasi dengan sekolah mitra, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga membangun relasi sosial, kepemimpinan, dan nilai-nilai keislaman yang berdampak langsung pada komunitas pendidikan.
Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran lapangan yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari penguatan profesionalisme calon guru Pendidikan Agama Islam.
