Bandung β Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dinyatakan lolos sebagai peserta Program Fasttrack S2 PAI UPI Tahun 2025. Program ini merupakan jalur percepatan akademik yang memungkinkan mahasiswa unggulan melanjutkan studi ke jenjang magister tanpa menunggu kelulusan formal dari program sarjana.
Program Fasttrack ini menjadi bagian dari strategi integrasi akademik antara jenjang S1 dan S2 di lingkungan FPIPS UPI, sekaligus mendukung regenerasi ilmuwan muda di bidang Pendidikan Agama Islam. Para peserta dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan capaian akademik, komitmen riset, dan kesiapan mengikuti perkuliahan pascasarjana.
Berikut nama-nama mahasiswa yang lolos:
- Abu Warasy Batula
- Ariq Muammar
- Aulia Tegar Wicaksono
- Delia Putri Aprilliani
- Helmy Abdullah Helmy
- Mhd. Aksaril Huda Ritonga
- Muhammad Aldam Shaka Pratama
- Nursani Awal Artha Nugraha
- Puput Ramadhani
- Raden Muhammad Faris Rizky Rabbani
- Syifa Fatihatul Mubarakoh
- Ziden Hikmat
Ketua Prodi IPAI FPIPS UPI, Prof. Dr. Aceng Kosasih, M.Ag., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti bahwa mahasiswa IPAI tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di tingkat lanjut. βProgram Fasttrack ini bukan hanya soal percepatan studi, tetapi tentang membentuk generasi akademik yang visioner, produktif, dan berdaya saing,β ujarnya.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- π SDG 4 β Pendidikan Berkualitas: melalui penguatan akses dan mutu pendidikan tinggi
- π§ SDG 8 β Pertumbuhan Ekonomi: dengan mendorong produktivitas akademik dan profesional
- π«±π½βπ«²πΏ SDG 17 β Kemitraan untuk Tujuan: melalui sinergi antar jenjang dan antar institusi
Dengan lolosnya 12 mahasiswa dalam jalur Fasttrack, Prodi IPAI FPIPS UPI menegaskan komitmennya dalam membina kader-kader akademik yang siap menjawab tantangan zaman dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkemajuan.
