
Bandung — Sabtu, 23 Agustus 2025, tim dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan studi pendahuluan ke Kampung Adat Miduana, Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur Selatan.
Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed., Iing Yulianti, M.Pd., dan Retno Ayu Hardiyanti, M.Pd. ini menaruh perhatian khusus pada potensi Kampung Adat Miduana untuk dikembangkan sebagai salah satu Blue Zone di Indonesia. Blue Zone sendiri dikenal sebagai wilayah dengan kualitas hidup sehat, masyarakat yang panjang umur, serta tradisi yang berpadu dengan kelestarian alam.
Prof. Nana Supriatna menyebutkan bahwa masyarakat adat Miduana punya pola hidup yang bisa jadi contoh bagi dunia modern. “Kehidupan di sini masih sangat alami dan selaras dengan lingkungan. Tradisi dan pola makan mereka sederhana namun menyehatkan, dan itu ciri khas kawasan Blue Zone,” jelasnya.
Selain itu, tim ini juga menginginkan apa yang didapatkan dari Miduana dapat menjadi salah satu unsur pedagogik, yaitu sumber belajar dalam muatan pembelajaran IPS.
Iing Yulianti menambahkan, Kampung Adat Miduana menyimpan kekayaan nilai sosial-budaya yang sangat berharga untuk pendidikan. “Ini bisa jadi laboratorium sosial yang hidup. Anak-anak bisa belajar tentang pentingnya menjaga alam, budaya, sekaligus kebersamaan,” katanya.


Sementara itu, Retno Ayu Hardiyanti melihat Miduana sebagai peluang kolaborasi. “Kami ingin penelitian ini bukan hanya berhenti di kampus, tapi juga bermanfaat nyata bagi masyarakat adat dan pemerintah daerah. Bahkan, Miduana bisa menjadi inspirasi global,” ujarnya.
Kampung Adat Miduana sendiri masih mempertahankan kearifan lokal, mulai dari rumah bilik khas Sunda, tradisi adat yang kuat, hingga pola hidup yang sederhana. Semua itu menjadikan Miduana berpotensi besar dikenal sebagai Blue Zone lokal Indonesia.
Kunjungan ini juga sejalan dengan komitmen UPI untuk mengembangkan riset berbasis kearifan lokal dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kelestarian lingkungan.