Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Kluster Geografi UPI Sambut Kunjungan Tim Ahli Zentrale Evaluations- und Akkreditierungsagentur (ZEvA)

Bandung, 23 September 2026 — Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menerima kunjungan lapangan (site visit) dari Tim Ahli Zentrale Evaluations- und Akkreditierungsagentur (ZEvA), lembaga akreditasi asal Jerman, dalam rangka proses akreditasi internasional untuk Klaster Program Studi Geografi dan Informasi Geografis (GI). Kunjungan berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2026, dan menjadi salah satu tahapan penting menuju pengakuan mutu internasional bagi program studi.

Tim panel yang hadir terdiri atas enam pakar dengan latar belakang akademik dan profesional yang beragam:

  • Prof. Dr. Djati Mardiatno – Universitas Gadjah Mada, Fakultas Geografi, Departemen Geografi Lingkungan
  • Prof. Dr. Peter Bagoly-Simó – Humboldt University of Berlin, Institute of Geography, Geography Education
  • Prof. Dr. Alexander Zipf – Heidelberg University, Chair for GIScience, Institute of Geography, sekaligus Managing Director & Scientific Head HeiGIT gGmbH
  • Ade Komara Mulyana, Ph.D. – Badan Informasi Geospasial (BIG), Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponimi
  • Rahel Schüssler – mahasiswa Geografi (B.Sc.), University of Bonn, mewakili unsur perspektif mahasiswa dalam panel
  • Henning Schäfer – Managing Director and Head of International Affairs ZEvA, selaku Programme Officer yang mendampingi jalannya kunjungan

Kunjungan diawali pada Selasa, 22 September, dengan kedatangan panel di Bandung dan pertemuan internal tim ahli untuk menyelaraskan agenda evaluasi. Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu, 23 September, dimulai dengan audiensi bersama jajaran pimpinan universitas, meliputi Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., beserta para Wakil Rektor bidang pendidikan dan penjaminan mutu, sumber daya dan sistem informasi, perencanaan dan keuangan, penelitian dan kemitraan, hingga kemahasiswaan dan alumni.

Agenda berlanjut dengan pertemuan bersama pimpinan FPIPS, termasuk Dekan FPIPS Prof. Cecep Darmawan beserta jajaran wakil dekan dan tim penjaminan mutu fakultas, dilanjutkan dialog dengan pengelola program studi dan dosen pengampu mata kuliah. Tim panel juga menyempatkan berdialog langsung dengan mahasiswa dan alumni program studi untuk menggali pengalaman belajar dan relevansi kurikulum dengan dunia kerja.

Sebagai bagian dari observasi lapangan, tim panel mengikuti tur kampus yang membawa mereka berkeliling sejumlah fasilitas UPI, mulai dari Museum Pendidikan Nasional, Gedung Isola Partere, Islamic Tutorial Center, poliklinik, Labschool, perpustakaan dan gedung DSTI, kompleks Gymnasium dan Gelanggang Olahraga, hingga asrama mahasiswa. Kunjungan kemudian berlanjut ke Gedung FPIPS, mencakup laboratorium Geografi di Gedung Garnadi, ruang smart class dan auditorium, ruang kuliah S1 dan S2, laboratorium Geografi Manusia, Teknik, serta Penginderaan Jauh dan SIG, laboratorium mikroteaching, hingga ruang baca dan ruang kelas terintegrasi program doktor (S3). Rangkaian hari kedua ditutup dengan diskusi internal panel dan audiensi akhir bersama pimpinan universitas sebelum tim bertolak kembali.

Berdasarkan hasil evaluasi awal Tim Ahli, Klaster Program Studi Geografi dan Informasi Geografis dinilai memiliki fondasi akademik yang kuat. Dua capaian utama yang mendapat apresiasi adalah rencana pembukaan Program Magister Informasi Geografis (S2 GI) sebagai kelanjutan rekam jejak program Sarjana, serta integrasi nyata antara riset dosen dan praktik pengajaran sehari-hari, yang mencerminkan budaya akademik berbasis riset terapan.

Di samping capaian tersebut, tim ahli turut menyampaikan sejumlah area yang direkomendasikan untuk terus dikembangkan, di antaranya penguatan pemikiran kritis mahasiswa dalam pemanfaatan GeoAI secara etis, penyusunan rencana pengembangan sumber daya dosen (staff development plan), strategi internasionalisasi di tingkat klaster, penguatan keterampilan pemrograman dasar untuk mendukung pemodelan GIS, penambahan porsi mata kuliah pilihan agar kurikulum lebih fleksibel, penyelarasan sistem konversi nilai SKS/SPS dengan ECTS, serta pertimbangan atas aspirasi pembentukan Fakultas Geografi yang mandiri.

Hasil evaluasi ini selanjutnya akan dituangkan dalam laporan resmi Tim Ahli, yang akan disampaikan kepada program studi untuk memperoleh tanggapan resmi sebelum diputuskan dalam Sidang Komisi Akreditasi ZEvA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.

Pihak program studi menyampaikan apresiasi atas kesediaan Tim Ahli ZEvA meluangkan waktu untuk meninjau langsung penyelenggaraan Tri Dharma di lingkungan Program Studi Pendidikan Geografi UPI. Dengan hasil evaluasi awal yang positif, program studi optimistis dapat menindaklanjuti seluruh masukan tim ahli secara konstruktif, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat mutu akademik dan memperluas jejaring kerja sama internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *