Bandung, Suasana penuh semangat dan intelektualitas mewarnai pelaksanaan Student Piloting Class: Case Study of Business and Human Rights (BHR) yang bertempat di Fakultas Hukum Universitas Padjadjadaran, kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi para mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan analisis mereka dalam mengurai kasus-kasus nyata yang berkaitan dengan isu bisnis dan hak asasi manusia. Puluhan peserta dari berbagai angkatan tampak antusias mengikuti setiap sesi, membuktikan bahwa generasi muda hukum tidak hanya melek teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis dunia hukum modern.
Rangkaian kegiatan dalam Student Piloting Class ini dirancang secara sistematis untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai kerangka hukum BHR, termasuk prinsip-prinsip United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs). Para peserta diajak untuk membedah studi kasus aktual yang melibatkan perusahaan multinasional, pekerja, dan komunitas terdampak, dipandu oleh fasilitator berpengalaman dari kalangan akademisi dan praktisi hukum. Metodologi case study yang diterapkan mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menghafal pasal, melainkan benar-benar berpikir kritis, berargumentasi secara terstruktur, dan menemukan solusi hukum yang berkeadilan.

Kegiatan Student Piloting Class: Case Study of BHR ini ditutup dengan sesi presentasi kelompok di mana setiap tim memaparkan analisis dan rekomendasi hukum mereka di hadapan panel juri yang terdiri dari para ahli. Antusiasme peserta, kualitas argumentasi yang ditampilkan, serta diskusi yang berlangsung hidup menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa hukum masa kini telah siap menjadi aktor perubahan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga peka terhadap dimensi kemanusiaan dalam setiap perkara hukum. Ke depannya, panitia berencana untuk memperluas cakupan kegiatan serupa dengan menghadirkan lebih banyak kasus dari konteks hukum nasional maupun internasional.
