Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa MRL Angkatan 2026 Ikuti Table Manner Course di voco Hotel Bandung, Perkuat Kompetensi Profesional di Bidang Pariwisata

BANDUNG — Mahasiswa Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) angkatan 2026 mengikuti kegiatan Table Manner Course di voco Hotel Bandung, sebagai bagian dari rangkaian praktikum perkuliahan lapangan. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00–13.00 WIB ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung mengenai etika makan formal, tata cara pelayanan, serta standar profesionalisme dalam industri perhotelan dan pariwisata.

Kegiatan ini didampingi oleh empat dosen Program Studi MRL, yaitu Ketua Program Studi Dr. Ghoitsa Rohman Nur Azizah, Dr. Sri Marhanah, S.S., M.M., Widyastuti, S.Sos., M.P.Par., dan Reza Miftah, S.ST.Par., M.M. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan teoretis yang dipelajari di ruang kelas dengan praktik dan standar pelayanan yang diterapkan dalam industri perhotelan.

Foto 1. Tim Dosen Pendamping Praktikum Table Manner Course

(sumber : Dokumentasi, 2026)

Pelaksanaan Table Manner Course menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang menekankan penguasaan keterampilan praktis, sikap profesional, komunikasi, serta pemahaman terhadap etika dalam situasi formal. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa MRL yang dipersiapkan untuk berkiprah dalam pengelolaan resort, destinasi wisata, industri perhotelan, serta berbagai sektor jasa pariwisata lainnya.

Pembelajaran Lapangan untuk Membangun Profesionalisme Mahasiswa

Dr. Sri Marhanah, S.S., M.M., selaku dosen koordinator field trip, menyampaikan bahwa pembelajaran lapangan merupakan bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa pariwisata. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari tata cara makan formal, tetapi juga memahami pentingnya etika, kedisiplinan, sikap, dan kemampuan beradaptasi dengan standar profesional di lingkungan kerja.

“Melalui Table Manner Course ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa profesionalisme dalam industri pariwisata tidak hanya ditentukan oleh penguasaan pengetahuan teknis, tetapi juga oleh sikap, etika, komunikasi, dan kemampuan menempatkan diri dalam berbagai situasi profesional. Pengalaman belajar secara langsung seperti ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dinamika dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkap Dr. Sri Marhanah.

Ia juga menekankan bahwa praktikum lapangan diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter profesional dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dalam industri pariwisata.

Foto 2. Sambutan Dosen Koordinator Field Trip

Penguatan Kompetensi Lulusan Program Studi MRL

Ketua Program Studi Manajemen Resort dan Leisure, Dr. Ghoitsa Rohman Nur Azizah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata dan perhotelan.

“Program Studi Manajemen Resort dan Leisure berupaya membekali mahasiswa dengan kompetensi yang menyeluruh, mencakup pengetahuan, keterampilan praktis, serta sikap profesional. Melalui kegiatan Table Manner Course, mahasiswa angkatan 2026 memperoleh pengalaman untuk memahami dan menerapkan etika profesional dalam lingkungan formal. Kami berharap pengalaman ini menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri sebagai calon profesional pariwisata yang kompeten, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan standar industri,” tutur Dr. Ghoitsa.

Menurutnya, pembelajaran lapangan memiliki peran strategis dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik industri sekaligus menumbuhkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Sinergi antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktis diharapkan dapat mendukung terciptanya lulusan yang sesuai dengan kebutuhan sektor pariwisata yang terus berkembang.

Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)

Kegiatan Table Manner Course juga relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth).

Foto 3. Kegiatan Pematerian Table Manner

Foto 4. Mahasiswa Berlatih Table Manner (sumber : Dokumentasi, 2026)

Foto 5. Narasumber Voco Hotel Memberikan Materi Table Manner (sumber : Dokumentasi, 2026)

Dalam konteks SDG 4, kegiatan ini mendukung pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi melalui pengalaman langsung, penguatan keterampilan praktis, serta penerapan pengetahuan dalam konteks profesional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga berkesempatan mengembangkan keterampilan dan sikap yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, keterkaitan dengan SDG 8 tercermin dalam upaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan, etika, dan profesionalisme yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja, khususnya pada sektor perhotelan dan pariwisata. Pengembangan sumber daya manusia yang kompeten menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan industri pariwisata yang berkelanjutan.

Foto 6. Foto Bersama Mahasiswa 2026, Tim Dosen dan Tim VOCO (sumber : Dokumentasi, 2026)

Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen Resort dan Leisure menegaskan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik, praktik industri, dan pembentukan karakter profesional. Pengalaman yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat menjadi bekal awal untuk mengembangkan kompetensi diri sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata Indonesia.

Tentang Program Studi Manajemen Resort dan Leisure

Program Studi Manajemen Resort dan Leisure berfokus pada pengembangan pengetahuan dan kompetensi dalam pengelolaan resort, rekreasi, serta berbagai bidang yang berkaitan dengan industri pariwisata. Melalui pembelajaran akademik dan praktikum lapangan, program studi mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan manajerial, keterampilan praktis, dan profesionalisme agar siap menghadapi kebutuhan industri pariwisata yang dinamis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *