Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
[MRL News] Prodi Manajemen Resort dan Leisure UPI Gelar Guest Lecture tentang Pendekatan dan Tools Kualitatif dalam Riset Kepariwisataan

Bandung, 1 Oktober 2026 — Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL), Universitas Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertema “Pendekatan dan Tools Kualitatif dalam Riset Kepariwisataan” pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung secara daring pada pukul 09.00 – 11.00 WIB dan diikuti oleh 91 partisipan, terdiri atas 3 dosen dan 88 mahasiswa. Para peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, serta pengenalan penggunaan NVivo, MICMAC, dan MACTOR dalam konteks penelitian kepariwisataan.

Foto 1. Pelaksanaan Guest Lecture Mata Kuliah Metode Penelitian

Guest lecture menghadirkan Dr. Ir. Septa Riadi, S.TP., M.M., M.Si., dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Lampung. Dalam sesi ini, narasumber membahas penggunaan pendekatan kualitatif dalam penelitian kepariwisataan, khususnya melalui pemanfaatan NVivo, MICMAC, dan MACTOR. Materi dikembangkan dalam konteks riset ekowisata bahari sehingga mahasiswa dapat melihat bagaimana data wawancara, variabel sistem, serta posisi dan kepentingan aktor dapat dianalisis secara lebih sistematis.

Foto 2. Mahasiswa Angkatan 2024 Mengikuti Kegiatan Guest Lecture (Dokumentasi, 2026)

Melalui NVivo, mahasiswa diperkenalkan pada proses pengorganisasian data, coding, penyusunan tema, hingga penelusuran kembali bukti dari data kualitatif. Sementara itu, MICMAC digunakan untuk memahami hubungan pengaruh dan ketergantungan antarvariabel, sedangkan MACTOR memperkenalkan analisis kekuatan, posisi, serta peluang kerja sama antarpemangku kepentingan.

Foto 3. Pemberian Sertifikat Kepada Guest Lecture dari Prodi MRL

Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai pilihan metode penelitian, khususnya dalam mengkaji fenomena pariwisata yang melibatkan pengalaman wisatawan, masyarakat, pengelola, serta berbagai pemangku kepentingan. Selain memperkuat pemahaman metodologis, guest lecture juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat penerapan berbagai tools analisis dalam menjawab persoalan nyata di bidang pariwisata.