Hong Kong, 26 September 2026 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Terintegrasi jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil mempresentasikan tiga kajian Pendidikan Kewarganegaraan dalam forum internasional SIBR 2026 Conference on Interdisciplinary Business and Economics Research yang diselenggarakan oleh Society of Interdisciplinary Business Research (SIBR) di Hong Kong, China.
Kegiatan internasional yang berlangsung pada 26–27 September 2026 ini menjadi ruang akademik bagi para peneliti dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian dengan pendekatan interdisipliner. Konferensi ini diikuti oleh peserta dan presenter dari berbagai perguruan tinggi internasional, di antaranya Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, China, Amerika serta negara lainnya. Berbagai kajian yang dipresentasikan mencakup bidang pendidikan, pembangunan, keberlanjutan, manajemen, dan ilmu sosial.


Dalam forum tersebut, tiga mahasiswa PKn FPIPS UPI menghadirkan perspektif Pendidikan Kewarganegaraan yang beragam melalui kajian mengenai transformasi digital, keberlanjutan, serta pendidikan berbasis komunitas. Mahasiswa Program Doktor (S3) Suriaman menjadi presenter pertama dengan memaparkan penelitian berjudul:
“Bridging Values and Virtual Worlds: Augmented Reality-Based Civic Education for Fostering Digital Etiquette Among Indonesian High School Students”
(Paper ID: h26-137). Penelitian ini mengangkat hubungan antara Pendidikan Kewarganegaraan dan perkembangan teknologi digital. Melalui pendekatan Augmented Reality (AR), kajian tersebut mengeksplorasi pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran PKn dalam memperkuat etika digital serta membangun karakter warga negara muda Indonesia di ruang virtual. Suriaman tercatat sebagai presenter dari Universitas Pendidikan Indonesia pada sesi Education & Development dalam konferensi tersebut. Selanjutnya, mahasiswa Program Doktor (S3) Mariyani mempresentasikan penelitian berjudul: “Community Partnership and Sustainable Civic Education: The Role of Education in Building an Environmentally Conscious Society”(Paper ID: h26-145). Melalui penelitian ini, Mariyani menghadirkan perspektif Pendidikan Kewarganegaraan yang berkaitan dengan keberlanjutan dan keterlibatan masyarakat. Kajian tersebut menyoroti bagaimana pendidikan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran warga negara terhadap lingkungan serta mendorong kemitraan komunitas dalam menciptakan kehidupan sosial yang berkelanjutan.

Sementara itu, mahasiswa Program Magister (S2) Rahmawati mempresentasikan penelitian berjudul: “The Effectiveness of Filial Primary Schooling: A Case Study on Kelapan Island, South Bangka Regency, Indonesia” (Paper ID: h26-131) Penelitian ini menghadirkan perspektif Pendidikan Kewarganegaraan dari konteks masyarakat kepulauan. Kajian Rahmawati melihat bagaimana keterlibatan keluarga dan lingkungan sosial memiliki peran dalam mendukung keberlangsungan pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di wilayah lokal. Rahmawati tercatat sebagai presenter pada sesi Education, Development & Sustainability dalam agenda konferensi SIBR 2026.
Kehadiran mahasiswa PKn FPIPS UPI dalam forum internasional ini menunjukkan perkembangan kajian Pendidikan Kewarganegaraan yang semakin luas dan adaptif terhadap berbagai tantangan masyarakat global. Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya membahas nilai dan identitas kebangsaan, tetapi juga berkontribusi dalam menjawab isu kontemporer seperti literasi digital, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan peran masyarakat. Partisipasi dalam SIBR 2026 Conference menjadi ruang bagi mahasiswa PKn Terintegrasi UPI untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkenalkan hasil penelitian Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia di tingkat global. Melalui capaian ini, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Terintegrasi FPIPS UPI terus memperkuat tradisi akademik berbasis penelitian serta mendorong mahasiswa lintas jenjang untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu Pendidikan Kewarganegaraan yang relevan dengan perkembangan zaman.
