Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Pendidikan Geografi UPI Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat untuk Peningkatan Kompetensi Guru Geografi Se-Jawa Barat (SDGs 4 dan 17)

Bandung, 13 Agustus 2025 – Program Studi Pendidikan Geografi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru Geografi dalam Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Deep Learning Se-Provinsi Jawa Barat.” Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Geografi Fisik, Lantai 4, Gedung No’man Somantri FPIPS UPI, bekerja sama dengan MGMP Geografi Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini menghadirkan guru-guru perwakilan dari setiap kabupaten/kota di Jawa Barat, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis deep learning, guna mendukung pembelajaran yang lebih kritis, mendalam, dan kontekstual.

Acara diisi oleh lima sesi pemaparan dari para pakar di bidangnya. Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si membuka sesi pertama dengan pembahasan mengenai konsep deep learning, penerapannya melalui flipped classroom, serta strategi dan tantangan implementasinya.

Sesi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Epon Ningrum, M.Pd yang membahas perencanaan pembelajaran berbasis deep learning, termasuk strategi dalam merumuskan RPP.

Sesi ketiga menghadirkan Prof. Dr. Enok Maryani, M.S dan Zahara Sitta Iskandar, S.T, M.P.W.K yang membahas implementasi pada materi konsep wilayah dan pembangunan.

Selanjutnya, Dr. Iwan Setiawan, M.Si dan Hendro Murtianto, M.Sc mengupas isu perubahan iklim serta dampaknya terhadap pertanian dan ketahanan pangan.

Penutup disampaikan oleh Dr. Bagja Waluya, M.Pd dan Totok Doyo Pamungkas, M.Eng yang membahas penerapan proyek terintegrasi antar mata pelajaran di SMA.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan praktik langsung kepada para guru tentang bagaimana deep learning dapat diintegrasikan dalam pembelajaran geografi secara efektif. Dengan adanya kegiatan ini, guru diharapkan mampu menyusun dan menerapkan strategi pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan isu-isu aktual. Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring profesional antar guru se-Jawa Barat dalam meningkatkan mutu pendidikan geografi di tingkat sekolah menengah.