Bandung — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ega Nasrudin, mahasiswa S2 PAI, berhasil mempublikasikan artikel ilmiah sebagai penulis utama di jurnal bereputasi nasional Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education yang terakreditasi Sinta 2. Artikel tersebut terbit pada Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025, dengan judul Integration of Sustainable Development Goals in Islamic Teaching Materials in Higher Education.
Penelitian yang dilakukan bersama tim penulis lintas institusi—Saepul Anwar (dosen pembimbing), Edi Suresman (dosen pembimbing), Utami Qonita Rahmi (Mahasiswa S2 PAI FPIPS UPI), Deden Syarif Hidayatulloh dari Universitas Padjadjaran, dan Fatimah Ezzahrah binti Ahmad Lokman dari Universiti Teknologi Mara, Malaysia—mengangkat studi kasus di Telkom University. Fokus kajian menyoroti bagaimana bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs).
Hasil penelitian menunjukkan tiga dimensi utama SDGs yang terintegrasi dalam materi PAI. Dimensi inklusi sosial menjadi yang paling dominan, hadir di seluruh bab, menekankan pembentukan karakter, penghormatan terhadap hak asasi manusia, toleransi, keadilan, dan harmoni sosial. Dimensi pertumbuhan ekonomi tercermin pada sembilan bab melalui ajaran etos kerja, kewirausahaan Islami, ekonomi syariah, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan. Sementara itu, dimensi perlindungan lingkungan juga muncul pada sembilan bab, mengajarkan kesadaran ekologis, pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga kelestarian bumi.
Proses dan Tantangan Publikasi
Ega memulai riset ini dengan mengumpulkan data bahan ajar PAI, menganalisis konten berdasarkan indikator SDGs, dan menyusun kerangka artikel. Draft awal disusun olehnya, kemudian direview oleh para co-author dan dosen pembimbing. Proses revisi dilakukan beberapa kali untuk memperkuat argumentasi, memperjelas metodologi, dan menyesuaikan format sesuai panduan jurnal.
Tantangan terbesar yang dihadapi adalah menyelaraskan perspektif antar-penulis dari berbagai institusi dan negara, serta menemukan literatur yang menghubungkan PAI dengan SDGs secara komprehensif. Strategi yang ditempuh adalah mengadakan diskusi daring rutin, membagi tugas penulisan sesuai keahlian, dan melakukan proofreading bersama sebelum pengiriman naskah.
Kontribusi Ilmiah dan Dampak
Artikel ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu pendidikan Islam, khususnya dalam pengayaan kurikulum PAI yang relevan dengan isu global. Model integrasi SDGs yang ditawarkan dapat diadaptasi oleh perguruan tinggi lain, sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah dan pengembang kurikulum nasional. Publikasi ini juga meningkatkan reputasi akademik mahasiswa dan memperkuat citra Prodi S2 PAI UPI sebagai program studi yang responsif terhadap perkembangan zaman.
Refleksi Mahasiswa
“Menulis artikel ini membuka wawasan saya bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan global. Integrasi nilai-nilai SDGs ke dalam bahan ajar bukan hanya memperkaya materi, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi agen perubahan yang peduli pada keberlanjutan,” ungkap Ega.
Ia berharap penelitian ini menjadi pijakan bagi riset lanjutan yang mengkaji implementasi integrasi SDGs dalam PAI di berbagai level pendidikan. “Harapan saya, nilai-nilai Islam dan tujuan pembangunan berkelanjutan dapat berjalan seiring untuk kemaslahatan umat dan dunia,” tambahnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI UPI tidak hanya berkiprah di ranah akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata pada isu-isu strategis global, menjadikan pendidikan Islam semakin relevan, moderat, dan adaptif di era modern.
