Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
JMPS Perdalam Wawasan Kode Etik Jurnalistik bersama Isolapos dalam kegiatan DIKLATJUR

JMPS (Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi) menggelar Diklat Jurnalistik (Diklatjur) pertama bertema “Berita Tanpa Bias: Membangun Integritas Jurnalis Mahasiswa” pada Minggu, 14 September 2025. Kegiatan berlangsung di Ekara Coffee and Eatery, Jalan Bukit Jarian No.17, Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Bandung, sejak pukul 08.30 hingga 13.00 WIB.

Diklatjur JMPS periode 2025 sendiri merupakan serangkaian kegiatan kepelatihan dan Pendidikan di bidang jurnalistik yang dilakukan oleh mahasiswa/i Pendidikan Sosiologi. Kegiatan ini menjadi agenda penting yang dilaksanakan oleh JMPS sebagai bentuk pembekalan dan edukasi bersama untuk memperdalam pengetahuan mengenai jurnalistik secara lebih luas. Sebagai organisasi yang menjadi ujung tombak penyediaan informasi secara akurat, kredibel dan dapat dipertanggung jawabkan, Kegiatan diklatjur menjadi wadah pembekalan dan persiapan bagi mahasiswa/i Pendidikan sosiologi yang nantinya akan berhubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan jurnalistik seperti penulisan berita, pencarian sumber informasi, peliputan, wawancara, Dll.

“Diklatjur ini penting dilaksanakan karena tujuannya untuk menambah wawasan dalam konteks jurnalistik kepada para anggota JMPS. Mau bagaimanapun juga, kita seorang jurnalis yang sayangnya tidak dilindungi oleh UUD 1945. Tetapi, kita harus tetap menjunjung tinggi etika jurnalis yang merupakan fondasi utama kita,” ujar Fadhil, salah satu staf JMPS. Ia menambahkan, pembahasan terkait etika diharapkan dapat menjadi bekal anggota saat melakukan peliputan di lapangan. Kegiatan Diklatjur JMPS 2025 diikuti oleh semua anggota/staff yang tergabung ke dalam JMPS.  Dan tentunya berdampak  positif dan memiliki manfaat yang sangat besar baik dilihat dari sisi pengetahuan, penguatan ikatan antar anggota, maupun relasi dengan pihak jurnalis lain. Juga menjadi tempat perkenalan dan adaptasi untuk anggota staff yang baru  bergabung ke JMPS

Selain itu, kegiatan ini membuka kesempatan emas bagi JMPS untuk belajar dan berdiskusi bersama dengan pihak Isolapos—Sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Pendidikan Indonesia yang bergerak di lintasan yang sama. Dengan besar harapan dari hasil diskusi ini, Kedua media pers mahasiswa bisa menjalin kolaborasi dan saling bertukar pikir mengenai aspek dasar, kode etik, maupun keberlanjutan dari jurnalistik itu sendiri.

Topik utama yang diangkat dalam kegiatan adalah kode etik jurnalistik. Mengambil pemateri dari pihak Isolapos, kegiatan diskusi berjalan cukup lancar. Dengan sesekali lontaran pertanyaan diberikan oleh pemateri kepada peserta yang ada sehingga menciptakan alur suasana diskusi dua arah dari masing-masing pihak yang secara tidak langsung mencerminkan antusiasme dari seluruh staff yang hadir. 

Agar peserta tidak jenuh, setelah sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Di sesi diskusi ini, pihak JMPS sendiri yang merancang konsep acara diskusi dengan membagi peserta menjadi beberapa kelompok sesuai dengan simbol dan elemen yang diambil dari film animasi Avatar Aang. Ada kelompok api, bumi, air, dan angin. Yang dimana masing-masing kelompok diharuskan mencari suatu berita atapun isu yang nantinya dipresentasikan di depan kelompok lain. 

Dari semua rangkaian yang telah dilewati di kegiatan diklatjur ini, bisa disimpulkan bahwa diklatjur bukan hanya sebatas seminar jurnalistik biasa, tapi dari itu, diklatjur adalah momen untuk belajar bersama, berdiskusi secara harmoni, bahkan melihat mengenai seluk beluk jurnalistik dari perspektif pihak pers lain. Membuka pikiran bahwa sebagai seorang jurnalis sejati, kita mempunyai standar operasional dan kode etik yang tidak boleh kita langgar sebagai penyampai informasi aktual kepada publik. Agar meminimalisir kesalahan informasi serta menjaga privasi identitas seseorang yang dituliskan di berita.

Bagi para peserta, rangkaian kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia jurnalistik. Siti Aisyah, salah satu staf JMPS, mengaku mendapatkan manfaat besar dari kegiatan ini. “Materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama untuk manajemen waktu di tengah padatnya kegiatan, baik kuliah maupun organisasi,” ujarnya antusias.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *