Oleh: Dzulfalah
Sejarah awal mula Betawi yaitu saat pada zaman Belanda,agar tebentuknya indentitas kelompok masyarakat yang homogen dengan itu nama Betawi pun muncul, dan merupakan pemberian dari pihak
Belanda. Usut punya usut, Betawi diambil dari nama Jakarta pada masa itu, yaitu Batavia. Dilansir laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Suku Betawi terbentuk pada abad ke-
17, merupakan hasil dari campuran beberapa suku bangsa seperti Bali, Sumatera, China, Arab, dan
Portugis. Jakarta, yang terletak di pinggir pantai atau pesisir, dalam proses perjalanan waktu menjadi kota dagang, pusat administrasi, pusat kegiatan politik, pusat pendidikan, dan disebut kota budaya. Anggota suku atau pendatang asing yang datang mulai berdiam di Jakarta untuk waktu yang cukup
lama. Etnis pendatang yang pertama kali mendiami kota ini adalah orang Melayu, Jawa,
Bali, Bugis, dan Sunda. Sedangkan, orang asing yang pertama kali tinggal di kota ini adalah Portugis, Cina, Belanda, Arab, India, Inggris, dan Jerman. Unsur-unsur budaya kelompok etnik atau bangsa itu berasimilasi dan melahirkan budaya baru yang tampak dalam bahasa, kesenian, kepercayaan, cara berpakaian, makan, dan lain- lain. Sebutan suku, orang, dan kaum Betawi mulai populer pada 1918, saat Mohammad Husni Tamrin membentuk ‘Kaum Betawi’.