Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
PRODI SaIG: PROSES, PERAN DAN PEMBELAJARAN: CATATAN AKHIR MAGANG DI DIREKTORAT PERENCANAAN KONSERVASI

Penulis: Aulia Putri Sukmawan (SaIG, 2207867)

Penyunting: Reva Laelatul Zahra

Kegiatan magang menjadi ruang belajar yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas kerja di lapangan. Di dalamnya, kami tidak hanya menyaksikan bagaimana sebuah perencanaan dirumuskan, tetapi juga memahami proses panjang yang melibatkan data, diskusi, serta pertimbangan kebijakan dalam menjaga keberlanjutan kawasan konservasi.

Sepanjang perjalanan magang, setiap tahapan menghadirkan pengalaman yang saling berkaitan. Pada fase pertengahan magang, kami telah dilibatkan dalam kegiatan Lokakarya Penyusunan Rancangan Dokumen Penataan Ruang Kelola dan Dokumen Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB). Lokakarya ini menjadi sarana awal bagi kami untuk memahami proses penataan ruang kelola, penetapan arah pengelolaan kawasan, serta perencanaan jangka panjang dalam kawasan konservasi.

Memasuki fase akhir magang, keterlibatan kami dalam kegiatan instansi semakin meningkat, baik dari segi tanggung jawab maupun substansi pekerjaan. Kami berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Penyusunan Peta Indikatif Tipe Ekosistem di Luar Kawasan Konservasi Pada Region Sulawesi, Maluku, dan Papua. Pada tahap persiapan FGD, kami terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung yang menjadi fondasi pelaksanaan diskusi. Kegiatan tersebut meliputi pengumpulan data yang dibutuhkan serta dukungan dalam koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan FGD menghadirkan beragam pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan unit teknis, akademisi, hingga pihak-pihak terkait yang memiliki keahlian di bidang ekologi dan konservasi. Dalam forum ini, kami berperan sebagai pendukung teknis dengan mencatat setiap masukan penting yang disampaikan, serta membantu penyusunan notulensi sebagai rangkuman hasil pembahasan.

FGD Penyusunan Peta Indikatif Tipe Ekosistem. Jakarta, 27 November 2025

Melalui FGD tersebut, terhimpun berbagai masukan strategis mengenai karakteristik dan klasifikasi tipe ekosistem di Region Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada kami bagaimana keragaman ekosistem dibahas secara mendalam melalui dialog lintas keahlian dan perspektif, pentingnya proses partisipatif dalam penyusunan kebijakan konservasi, serta bagaimana data ilmiah dan pengalaman lapangan dirangkai menjadi dasar perencanaan yang komprehensif.

Menjelang pekan akhir magang, kami memperoleh kesempatan untuk memaparkan hasil kegiatan magang kepada staf Subdirektorat Perencanaan dan Evaluasi Fungsi KSA, KPA, dan TB. Pemaparan ini merangkum seluruh rangkaian aktivitas yang telah dilalui, serta berbagai pembelajaran yang diperoleh sepanjang proses magang berlangsung. Dalam sesi pemaparan tersebut, kami menyampaikan peran yang telah dijalankan selama magang, yang mencakup persiapan dan pengolahan data, dukungan teknis pada pelaksanaan kegiatan, serta kontribusi dalam penyusunan peta hasil kegiatan.

Pemaparan Hasil Magang kepada Staf SubDirektorat. Bogor, 19 Desember 2025

Pemaparan ini juga menjadi ruang bagi kami untuk merefleksikan pengalaman magang yang telah dilalui, yang secara bertahap memperkaya pemahaman mengenai perencanaan konservasi. Kegiatan pemaparan hasil magang berlangsung sebagai ruang evaluasi sekaligus forum diskusi yang konstruktif antara kami dan staf SubDirektorat. Melalui masukan, arahan, dan tanggapan yang diberikan, kami memperoleh gambaran yang semakin jelas mengenai standar kerja profesional serta ekspektasi yang diterapkan dalam lingkungan kerja instansi pemerintah.

Sebagai penutup, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Perencanaan Konservasi atas kesempatan, bimbingan, serta dukungan yang telah diberikan selama pelaksanaan magang. Pengalaman yang kami peroleh tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai proses perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi. Segala pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi kami dalam pengembangan akademik maupun profesional di masa mendatang.

Dokumentasi bersama Staf SubDirektorat 1, Direktorat Perencanaan Konservasi. Bogor, 19 Desember 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *