Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Prodi SaIG: 16 MINGGU PERJALANAN MAGANG DI DINAS SUMBER DAYA AIR PROVINSI JAWA BARAT

Penulis : Pasya Suranata (SaIG, 1909175) dan Fakhri Ibrahim (SaIG, 1905408)

Penyunting: Reva Laelatul Zahra

Minggu kesepuluh menjadi awal dari fase terakhir Program Penguatan Pengalaman Profesional Non Kependidikan (P3NK) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 di Dinas Sumber Daya Air Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung. Kami terus melanjutkan pekerjaan digitasi hak jenis lahan di sekitar objek situ di Jawa Barat menggunakan QGIS dengan mengacu pada peta Web Bhumi ATR BPN sebagai bagian dari pengumpulan dan pemanfaatan data kadaster. Konsistensi kami dalam menjalankan tugas ini semakin membuahkan hasil dengan peningkatan kecepatan dan akurasi dalam proses digitasi. Seperti rutinitas yang telah terbentuk, setiap hari Jumat kami tetap mengumpulkan data hasil pengolahan digitasi kepada mentor kami, Kang Enggar, untuk mendapatkan evaluasi dan masukan perbaikan.

Memasuki minggu kesebelas, kami mendapatkan tambahan tugas baru yang semakin memperkaya pengalaman kerja di instansi ini. Selain melanjutkan digitasi lahan yang telah menjadi tanggung jawab utama kami, kami dipercaya untuk melayout Peta Foto Udara Taman Kehati Kota Bandung. Salah satu pengalaman berkesan di minggu ini adalah kesempatan mengikuti pelatihan bersama Bidang Situ mengenai pembuatan Digital Elevation Model (DEM) dari data LiDAR. Kami juga mempelajari teknik visualisasi 3D menggunakan software Cloud Compare yang membuka wawasan baru tentang teknologi pemetaan modern dan aplikasinya dalam pengelolaan sumber daya air.

Gambar 1. Peta Foto Udara Taman Kehati Kota BandungGambar 2. Pelatihan Pembuatan (DEM) Dari Data Lidar, dan Visualisasi 3D menggunakan software Cloud Compare

Minggu kedua belas dan ketiga belas berlangsung dengan fokus penuh pada penyelesaian digitasi hak jenis lahan yang semakin mendekati target akhir. Kami memanfaatkan waktu ini untuk memaksimalkan kualitas hasil pekerjaan dan memastikan tidak ada area yang terlewatkan dalam proses digitasi. Pengalaman berbulan-bulan menggunakan QGIS telah membuat kami semakin mahir dalam mengidentifikasi jenis lahan dan mendigitasi dengan lebih efisien. Di minggu ketiga belas, kami berkesempatan mengikuti pelatihan yang sangat menarik tentang simulasi hidrologi menggunakan software HEC-HMS dan HEC-RAS untuk menentukan proses Rainfall-Runoff, besar debit aliran sungai sebagai keluaran dari sistem DAS, serta hidrograf banjir model yang mendekati nilai hidrologis dari sistem DAS sebenarnya. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memprediksi dan mengelola potensi banjir di berbagai wilayah.

Ga,bar 3. Pelatihan melakukan Simulasi Hidrologi menggunakan software HEC-HMS dan HEC-RAS

Minggu keempat belas menjadi waktu istirahat dari rutinitas kantor karena kami mendapatkan izin untuk kegiatan ke lapangan. Meskipun tidak berada di kantor DSDA Kota Bandung, momen ini memberikan kami kesempatan untuk merefleksikan semua pembelajaran yang telah kami dapatkan selama hampir empat bulan magang. Kami menyadari betapa banyak keterampilan teknis dan soft skill yang telah kami peroleh dari lingkungan kerja profesional ini. Waktu ini juga kami manfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi minggu-minggu terakhir magang dengan semangat yang lebih baik.

Kembali ke kantor pada minggu kelima belas, kami disambut dengan pelatihan intensif yang sangat berharga yaitu Practical Workshop Geotechnical: Water Modeling Structures. Pelatihan ini mengajarkan kami untuk mempraktikkan geoteknik bangunan air menggunakan software PLAXIS 2D yang merupakan tools penting dalam perencanaan struktur hidrolik. Kami berkesempatan mempraktikkan pemodelan menggunakan Finite Element Analysis melalui dua latihan utama: evaluasi stabilitas bendungan dan evaluasi konstruksi sheetpile pada tepi sungai. Pengetahuan tentang analisis kestabilan struktur bangunan air ini memberikan kami perspektif yang lebih komprehensif tentang kompleksitas pekerjaan di bidang sumber daya air. Tentu saja, di sela-sela pelatihan intensif ini, kami tetap melanjutkan pekerjaan digitasi lahan yang telah menjadi komitmen kami hingga akhir program magang.

Gambar 4. Pelatihan Practical Workshop Geotechnical: Water Modeling Structures.

Minggu keenam belas menandai fase akhir dari perjalanan magang kami di Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat. Kami melanjutkan digitasi hak jenis lahan dengan perasaan bersyukur atas pencapaian yang telah diraih dan pengalaman lingkungan kerja yang telah memberikan begitu banyak pembelajaran. Melihat kembali perjalanan dari minggu kesepuluh hingga minggu keenam belas, kami menyadari bahwa sangat banyak ilmu dan kompetensi yang sudah diberikan, mulai dari penguasaan QGIS, AutoCAD, Cloud Compare, HEC-HMS, HEC-RAS, hingga PLAXIS 2D. Program P3NK ini telah membekali kami dengan pengalaman profesional yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri, serta mempersiapkan kami untuk terjun ke dunia kerja dengan lebih percaya diri dan kompeten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *