Oleh Tim Publikasi Prodi SPIG – 2026
Bandung, 2026 – Program Studi D4 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan Expose Proyek Konsultansi sebagai puncak dari rangkaian pembelajaran berbasis proyek/Project Based Learning (PBL) yang melibatkan mahasiswa Angkatan 2023. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 di Auditorium Lantai 6 Gedung Nu’man Soemantri dan menjadi forum resmi bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil kerja konsultansi yang telah dilakukan bersama berbagai instansi pemerintah dan mitra profesional. Proyek Konsultansi merupakan salah satu mata kuliah pada Program Studi SPIG yang berfokus pada pendayagunaaan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan untuk memberikan sumbangsih manfaat kepada masyarakat maupun mitra. Hal ini sesuai dengan tujuan SDGs 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Expose Proyek Konsultansi menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan dunia kerja, di mana mahasiswa tidak hanya memaparkan hasil teknis, tetapi juga mempertanggungjawabkan proses analisis, metodologi, serta relevansi solusi yang ditawarkan kepada mitra secara akademis. Hal ini menjadikan kegiatan expose sebagai tahap akhir dalam pelaksanaan perkuliahan proyek konsultansi.
sumber: Dokumentasi Kegiatan
Proyek Konsultansi sebagai Model Pembelajaran Berbasis Masalah Nyata
Proyek konsultansi dirancang untuk melatih mahasiswa menghadapi permasalahan nyata yang dihadapi instansi mitra. Beragam isu strategis diangkat dalam kegiatan ini, mulai dari pengelolaan data kependudukan, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya air, pemetaan aset negara, pengawasan lingkungan, hingga perencanaan tata ruang dan infrastruktur. Setiap kelompok mahasiswa bekerja secara intensif dengan mitra untuk mengidentifikasi permasalahan, menyusun kebutuhan data, memilih metode pemetaan yang tepat, serta menghasilkan output geospasial yang aplikatif. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai analis yang dituntut memahami konteks kebijakan dan kebutuhan kelembagaan mitra serta sesuai dengan kaidah akademis, sehingga solusi yang dihasilkan merupakan hasil terbaik berdasarkan pertimbangan dari segi teknis, kebijakan dan akademis
Forum Presentasi dan Evaluasi Akademik
Expose proyek konsultansi menjadi forum akademik yang menekankan evaluasi menyeluruh terhadap hasil kerja mahasiswa. Dalam setiap pemaparan, mahasiswa menyampaikan latar belakang permasalahan instansi, pendekatan metodologis yang digunakan, serta hasil analisis yang diperoleh. Diskusi bersama dosen penguji berlangsung secara kritis dan konstruktif, menyoroti ketepatan metode, keakuratan data, serta potensi pemanfaatan output proyek oleh instansi mitra. Proses ini melatih mahasiswa untuk menyampaikan gagasan secara sistematis, mempertahankan argumen ilmiah, serta menyesuaikan solusi teknis dengan kebutuhan pengguna data. Expose tidak hanya menjadi ajang presentasi, tetapi juga ruang pembelajaran lanjutan yang memperdalam pemahaman mahasiswa SPIG terhadap praktik profesional di bidang geospasial.
Sumber: Dokumentasi Kegiatan
Kolaborasi dengan Instansi: Ragam Isu, Satu Pendekatan Ilmiah
Berbagai instansi terlibat dalam kegiatan expose ini, mulai dari perangkat daerah hingga BUMN dan sektor swasta. Setiap proyek menghadirkan karakter permasalahan yang berbeda, namun disatukan oleh pendekatan keilmuan survei dan pemetaan. Mahasiswa memanfaatkan teknik digitasi, analisis spasial, pemetaan tematik, serta pengembangan sistem informasi geografis sebagai dasar penyusunan solusi.
Kehadiran mitra dalam kegiatan expose memperkuat relevansi proyek konsultansi sebagai kegiatan yang tidak berhenti di ruang kelas. Output yang dipresentasikan dirancang agar dapat menjadi rujukan awal bagi instansi dalam pengambilan keputusan, perencanaan lanjutan, maupun pengembangan sistem data spasial. Adapun mitra dan instansi yang bekerja sama dalam proyek konsultansi ini antara lain:
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat
- Balai Besar Wilayah Sungai Citarum
- Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Kota Bandung
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandung
- Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan
- Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat
- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat
- PT Perkebunan Nusantara Regional 2
- PT Kereta Api Indonesia
Sumber: Dokumentasi Daftar Instansi Proyek Konsultansi
Apresiasi dan Penegasan Capaian Mahasiswa
Rangkaian Expose Proyek Konsultansi ditutup dengan sesi apresiasi dan awarding sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras mahasiswa dan kualitas proyek yang dihasilkan. Penghargaan ini tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga mencerminkan proses kolaborasi, kedalaman analisis, dan kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan kebutuhan instansi ke dalam solusi geospasial yang tepat. Kegiatan ini menegaskan bahwa mahasiswa SPIG tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga kepekaan terhadap permasalahan nyata dan tanggung jawab profesional dalam menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber: Dokumentasi Kegiatan
Meneguhkan Peran SPIG dalam Dunia Profesional
Expose Proyek Konsultansi SPIG menjadi bukti nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek yang berdampak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa pemetaan bukan sekadar proses teknis, melainkan bagian penting dari pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan. Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan mitra instansi mencerminkan komitmen SPIG dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja dengan bekal keilmuan, etika, dan profesionalisme.Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa pendidikan vokasi geospasial memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berbasis data dan informasi spasial yang berkualitas.